Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jangkau 89,7 Persen Wilayah Jakarta, Tarif TransJakarta Akan Naik?

Tarif baru merupakan tarif integrasi
Berita
Sabtu, 22 Juni 2024 06:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Sejak beroperasi perdana di tahun 2004, layanan Transjakarta sudah mengalami perkembangan signifikan. Meski sempat diiringi banyak pangan skeptis soal moda transportasi Bus Rapid Transit itu kini sudah menjangaku 89,7 persen dari wilayah Jakarta.

"Transportasi umum kan TransJakarta, sudah 89,7 persen melayani Jakarta. Di sisi lain kan kita menuju pembayaran integrasi yang Rp10 ribu maksimum," sebut Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Jakarta, pekan ini (21/6). Seperti dikutip dari Antara.

Tarif integrasi itu merupakan biaya yang dikeluarkan ketika penumpang naik lebih dari satu transportasi umum yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan TransJakarta, dengan ongkos maksimal sebesar Rp10 ribu.

Tarif Integrasi akan terhitung ketika penumpang berpindah moda kendaraan dengan biaya tetap awal Rp2.500 dan tarif per kilometer adalah Rp250. Heru kemudian mengatakan terkait penambahan bus listrik TransJakarta yang ditargetkan sebanyak 200 hingga 250 unit pada tahun ini.

BACA JUGA

Lebih lanjut diterangkan oleh mantan Walikota Jakarta Utara itu bahwa cakupan layanan TransJakarta saat ini bertambah sekitar 7,4 persen dibandingkan data pada November 2023 yang menunjukkan angka 82,3 persen luas wilayah Jakarta.

Sementara itu, dengan penambahan bus listrik sebanyak 200 -250 unit, maka nantinya PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) memiliki total bus listrik sebanyak 300 -350 unit bus. Sebelumnya, perusahaan itu meluncurkan sebanyak 26 bus listrik untuk melengkapi 100 unit bus pada tahun 2023.

Sebelumnya, PT TransJakarta melakukan sejumlah upaya terkait peningkatan layanan bus guna menghadirkan layanan yang nyaman salah satunya memperpanjang waktu rute SH1 yang melayani Kalideres-Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mulai Rabu (19/6).

Waktu operasional TransJakarta rute Kalideres-Bandara yang semula pukul 05.00 WIB- 22.00 WIB diperpanjang menjadi pukul 05.00 WIB sampai 24.00 WIB.

Upaya lainnya memodifikasi rute Stasiun Palmerah-Tosari (1B) dan Senen-Gondangdia (2P) menjadi Stasiun Palmerah-Transport Hub Dukuh Atas(1B) dan Senen-Transport Hub Dukuh Atas (2P) mulai Senin (3/6).

Perpanjangan waktu operasi rute ke Bandara Soekarno-Hatta

Sementara itu, terhitung sejak pekan ini juga (18/6) ada perpanjangan waktu rute SH1 yang melayani  Kalideres-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

Waktu operasional TransJakarta rute Kalideres-Bandara yang semula pukul 05.00 WIB- 22.00 WIB diperpanjang menjadi pukul 05.00 WIB sampai 24.00 WIB.

  Adapun rute SH1 (Kalideres-Perkantoran Soekarno Hatta) sebagai berikut:

Sampai ada penetapan tariff baru, hingga kini rute SH1 di harga Rp3.500 sekali jalan. Pihak pemprov Jakarta pernah mengusulkan tarifd dari dan menuju Bandara Soetta adalah Rp5.000.

Baca juga: Ternyata Tarif TransJakarta Hanya Rp2.000 Untuk Keberangkatan Pagi Hari

Baca juga: TransJakarta: Tarif Rp1 Pada Tanggal 23 Dan 24 Juni 2024


Tags Terkait :
Transjakarta Jakarta Ulangtahun 479 Prj Saturupiah Rp1 Dishub Bumd Mtr Lrt Integrasi Soetta
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Ini Daftar 13 Rute Bus Listrik Transjakarta Tahun 2025

Cek lokasi dan rutenya

1 tahun yang lalu

Bus
Transjakarta Rilis 200 Bus Listrik

Bisa penghematan subsidi BBM secara signfikan

1 tahun yang lalu


Bus
Dua Puluh Tahun Transjakarta: Arena Uji Kuat Sasis Tronton

Sempet dicibir kini malah butuh lebih banyak armada

2 tahun yang lalu


Bus
Ini Perbedaan Bus Listrik Skywell Dan BYD Transjakarta

Masih asing dengan brand Skywell? Ya memang tak seperti BYD yang produk bus listriknya dipakai di Amerika Selatan hingga Eropa, Skywell sendiri lebih dulu dipakai di pasar domestik Tiongkok.

5 tahun yang lalu


Berita
Sukses Tiga Minggu Ujicoba di Bali, Bakrie Autoparts Tawarkan Bus Listrik dalam Varian 7,5 dan 12 Meter

"Dengan kapasitas angkutnya yang cukup besar, bus ini cocok dioperasikan sebagai armada busway," ungkap Presiden Direktur dan CEO PT Bakrie Autoparts Dino Ryandi

7 tahun yang lalu


Bus
Kemacetan Jakarta Menurun, Ini Yang Dilakukan Pemerintah

Gubernur Jakarta Targetkan 31 Persen Penumpang Kendaraan Umum Di Jakarta.

10 bulan yang lalu


Bus
Tarif Transjakarta Sepertinya Akan Naik, Ini Tanggapan Gubernur

Subsidi sudah dianggarkan untuk tahun 2025 sebesar Rp 4,2 tirliun.

1 tahun yang lalu


Bus
Serbu! Ada Takjil Gratis Buat Penumpang Transjakarta Selama Bulan Puasa

Sebanyak 14 koridor Bus Transjakarta akan menyediakan takjil secara gratis.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

5 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

7 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

11 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

12 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

15 jam yang lalu