Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Gaikindo Berharap Mobil Hybrid Segera Kecipratan Insentif

Mobil hybrid juga turut memberikan kontribusi menekan emisi karbon
Berita
Minggu, 7 Juli 2024 15:16 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memberikan masukan pada pemerintah untuk mengucurkan insentif bagi mobil hybrid, walau tak sebesar insentif yang diterima oleh Battery Electric Vehicle (BEV) alias mobil listrik murni.


Ketua 1 Gaikindo, Jongkie Sugiarto membeberkan bahwa insentif yang dikenakan pada mobil hybrid tak harus sebesar BEV. “Insentifnya (mobil hybrid) tidak perlu disamakan seperti BEV, jika BEV itu subsidi PPnBM-nya 10 persen hanya bayar 1 persen, maka untuk hybrid cukup 5 pesen saja,” ungkap Jongkie Sugiarto dikutip dari Antara. 


Saat ini mobil hybrid dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 6-12 persen. Hal ini berbeda dengan BEV yang mendapatkan beragam fasilitas, mulai dari PPnBM 0 persen hingga PPN ditanggung pemerintah (DTP).


Adapun fasilitas PPN DTP dikenakan khusus pada BEV dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal sebesar 40 persen.  Sedangkan besaran PPN DTP yang diberikan sebesar 10 persen.

BACA JUGA


Dengan demikian maka PPN yang dikenakan pada mobil listrik murni dengan TKDN 40 persen adalah sebesar 1 persen. Sedangkan masa permberian insentif ini berlaku mulai Januari hingga Desember 2024.
Selain itu Jongkie juga memberikan opsi selain hitung-hitungan insentif. “Semisal mobil listrik boleh bebas melintas area ganjil-genap juga bisa dianggap sebagai insentif. Dengan demikian, maka industry mobil ini bisa berkembang,” lanjutnya.


Yongkie mengatakan bahwa mobil hybrid punya posisi penting juga dalam menekan emisi karbon, walau tentu tidak sebersih mobil listrik murni. Lebih lanjut lagi mobil hybrid dianggap lebih cocok dengan kondisi saat ini di mana secara infrastuktur BEV seperti ketersediaan stasiun pengecasan daya masih terbatas. 


“Mobil hybrid jelas sudah mengurangi pemakaian bahan bakar, menurunkan polusi, dan tidak memerlukan infrastruktur berupa charging station, bisa membantu percepatan yang Indonesia sudah tanda tangani, Paris Agreement, bisa membantu juga subsidi BBM yang 500 triliun itu, dengan pemakaian BBM-nya menurun dari penggunaan hybrid, kan ini menguntungkan untuk pemerintah,” tutup Jongkie. (SS)


Tags Terkait :
HEV BEV Emisi Karbon
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Lexus Boyong Dua Flagship Ramah Lingkungan, LX700h dan LC500h

Lexus hadirkan LX700h & LC500h full hybrid di GIIAS 2025, bukti komitmen elektrifikasi mewah plus layanan eksklusif untuk gaya hidup premium.

4 bulan yang lalu


Berita
Toyota Tekankan Netralitas Karbon Dapat Dilakukan Dengan Berbagai Teknologi

Toyota menerapkan multi-pathway yang artinya menghadirkan solusi ramah lingkungan bukan dari satu sumber saja, melainkan dengan beragam cara.

9 bulan yang lalu

Berita
Toyota Sajikan Kendaraan Netral Karbon Terlengkap Yang Pernah Ada

Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota Astra Motor (TAM)) mempersembahkan ‘Beyond Zero: Mobilitas untuk Netralitas Karbon’

9 bulan yang lalu


Berita
Gaikindo: Pajak 12 Persen Tidak Punya Pengaruh Bagi Industri Otomotif

Peningkatan tarif pajak sudah terjadi sebelumnya

10 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

7 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

9 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

10 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

12 jam yang lalu