Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Waduh! Proyek Baterai Mobil Listrik Lokal Terancam Gagal

Adapun ekosistem baterai mobil listrik itu akan dibangun oleh LG yang mulai membangun pabriknya di Karawang, Jawa Barat. Namun, proyek itu terancam berhenti.
Berita
Selasa, 7 Februari 2023 12:30 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dengan adanya subsdi dan produksi baterai lokal untuk kendaraan listrik di Indonesia akan membuat biaya membeli mobil listrik menjadi murah. Pemerintah sendiri memproyeksikan pembangunan ekosistem baterai mobil listrik bisa rampung pada 2024.

Adapun ekosistem baterai mobil listrik itu akan dibangun oleh LG yang mulai membangun pabriknya di Karawang, Jawa Barat. Namun, proyek itu terancam berhenti.

Hal itu disampaikan Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso dalam presentasinya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI yang disiarkan secara online, Senin (6/2).

"Kami dapat informasi dari Aneka Tambang (Antam) bahwa LG itu masih belum jelas statusnya. Namun LG mendorong anggota konsorsiumnya, Huayou untuk melanjutkan diskusi dan degosiasi," papar Hendi.

BACA JUGA

Alasan dia, mitra konsorsium perusahaan teknologi dari Korea Selatan tersebut tidak memiliki keahlian serta pengalaman untuk baterai kendaraan listrik. Portfolio Huayou, lebih banyak pada pengembangan smelter.

"Kami menilai bahwa Huayou bukan counterpart yang seimbang dengan Antam untuk melanjutkan proses negosiasi. Kami masih menginginkan bahwa adanya konsorsium yang lengkap sampai ke EV (electric vehicle) battery manufacture-nya," ucap Hendo.

Nantinya, pabrik akan memproduksi baterai listrik secara massal baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.

Sebelumnya, Hyundai dan LG menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Indonesia pada 2021 untuk membangun usaha patungan memproduksi baterai mobil listrik di Karawang.

LG sendri, menginvestasikan dana sebanyak US$1,1 miliar atau setara Rp15,95 triliun (Rp14.500 per dolar AS) guna mendirikan perusahaan patungan di Karawang, yang akan memproduksi sel baterai untuk mobil listrik.


Tags Terkait :
Baterai Mobil Listrik Kendaraan Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Bos Toyota Serukan Brand Jepang Bersatu Hadapi Ancaman Mobil China

Toyota ingin agar produsen mobil Jepang berbagi komponen yang tidak terlihat maupun disentuh pelanggan sebagai langkah untuk memangkas biaya dan menghadapi meningkatnya persaingan.

21 jam yang lalu


Berita
Toyota bZ4X Touring Terpantau, Kandidat Nongol di GIIAS 2026

Toyota bZ4X Touring GIIAS 2026 terpantau melalui data NJKB dengan harga Rp817 juta. Model station wagon EV ini diperkirakan akan diperkenalkan di ajang otomotif tersebut.

1 hari yang lalu


Berita
Fitur Daihatsu Rocky Hybrid Ini Bikin Nyetir Nggak Gampang Pegal

S-PDL merupakan fitur yang memungkinkan pengemudi melakukan akselerasi sekaligus deselerasi hanya melalui pedal akselerator.

1 hari yang lalu


Berita
iCar V27 Resmi Melenggang di Indonesia, Ini Spesifikasinya

iCar V27 yang bukan sebuah mobil listrik murni resmi diperkenalkan di Indonesia. Dengan desain yang sangat gagah dan beragam fitur yang dimilikinya, mobil ini patut dipertimbangkan.

1 hari yang lalu

Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

2 hari yang lalu

Berita
Perbandingan Dimensi dan Performa BAIC T1 vs BYD Atto 3, Mana Yang Lebih Baik?

Kabarnya dalam GIIAS 2026 nanti, harga BAIC T1 bakal dirilis dan diperkirakan Rp 300 jutaan. Dengan harga yang bersaing dengan BYD Atto 3, berikut perbandingan keduanya.

2 hari yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

2 hari yang lalu


Berita
GWM Ora 5 Ketambahan Varian Sporty Di Tiongkok

Sub-brand GWM, Ora, memperkenalkan dua varian baru untuk crossover Ora 5, yakni Sport dan GT.

2 hari yang lalu


Terkini

Berita
Tertangkap Kamera Dalam Pengujian, Mercedes-AMG G-Glass Cabrio Segera Dirilis

Mercedes-AMG G-Glass Cabrio merupakan SUV ikonik yang banyak disukai karena desain dan performanya.

56 menit yang lalu


Tips
Jangan Asal Ganti Ban Mobil, Perhatikan Load Index dan Speed Rating

Selain ukuran ban, pengendara perlu memahami arti load index dan speed rating. Kenali fungsi kode 105W pada ban mobil dan batas kemampuannya.

1 jam yang lalu


Berita
Perlu Perhatian Masa Berlaku SIM, Potensial Gagalkan Klaim Asuransi

Pentingnya mengingat masa berlaku SIM sangat penting dalam pengurusan polis asuransi.

2 jam yang lalu


Berita
Xpeng Recall Belasan Ribu Unit Di Cina Akibat Heatwave, Indonesia Sedang Investigasi

Xpeng resmi mengajukan program penarikan kembali (recall) kepada China State Administration for Market Regulation (SAMR) untuk mengatasi cacat pada sistem suspensi udara (air suspension).

3 jam yang lalu


Truk
Segera Dibangun SPKLU Untuk Kendaraan Niaga Di Rest Area

Salah satu tujuannya untuk meningkatkan pemakaian kendaraan niaga non fosil.

4 jam yang lalu