Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Transisi Mobil Listrik di Indonesia Butuh Waktu yang Lama

Bisa belajar dari Norwegia yang mempersiapkan diri selama 20 tahun.
Berita
Selasa, 4 Juli 2023 13:55 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Jakarta,OTODRIVER- Pemerintah terus mendorong agar transisi dari kendaraan berbahan bakar bensin ke arah elektrifikasi terealisasikan dengan cepat. Termasuk dengan memberikan insentif hingga memperbanyak charging stations

Namun demikian membutuhkan waktu yang tak sebentar untuk peralihan ke arah elektrifikasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Pengamat otomotif, Bebin Djuana. 

"Coba kita belajar dari Norwegia yang paling siap beralih ke era kendaraan listrik, mereka (Norwegia) sudah berproses mempersiapkan sarana selama 20 tahun lebih," katanya, saat dihubungi Otodriver baru-baru ini. 

Melihat data yang ada berdasarkan laporan World Economic Forum penjualan mobil listrik global, Norwegia menempati posisi teratas kategori negara dengan populasi mobil listrik terbanyak, mencapai 75 persen sampai tahun 2022.

BACA JUGA

Angka tersebut terus naik sejak tahun 2018 silam. Berdasar data dari Norwegian Road Traffic Information (NRTI), pada tahun 2018 kendaraan penumpang baru yang teregistrasi mencapai 147.929 unit, dengan presentase 31,2 persen listrik murni, dan jika digabungkan dengan penjualan plug-in Hybrid angkanya mencapai 49 persen. 

Menurut Bebin Djuana dengan 20 tahun lebih Norwegia juga masih punya pasar kendaraan berbahan bakar bensin sebesar 25 persen. 

"Norwegia sudah lebih dulu selama 20 tahun, tapi sampai saat ini pun pasar mereka 25 persen merupakan kendaraan bermesin motor bakar," tambahnya. 

Ia berpendapat perkerjaan rumah yang harus dilakukan saat ini yaitu memperluas prasarana di berbagai wilayah Indonesia, dan ini menjadi pekerjaan besar. 

"Adapun prasarana merupakan pekerjaan besar karena luasnya NKRI," paparnya. 

StrategiNorwegiapercepatankendaraanlistrik

Memang bicara Norwegia saat ini menjadi negara tersukses di Eropa. Di mana pemerintah setempat sudah menghadirkan berbagai kebijakan kendaraan listrik beberapa puluh tahun silam, tepatnya sejak tahun 1990.

Terdapat berbagai langkah strategis yang dilakukan Norwegia guna mencapai percepatan mobil listrik, salah satunya memberikan insentif. Semua kendaraan listrik dibebaskan dari semua biaya, termasuk pajak pembelian, dan PPN 25 persen untuk pembelian. Kebijakan tersebut akhirnya memicu harga jual kendaraan listrik di Norwegia mampu bersaing dengan harga jual kendaraan konvensional. 

Tak hanya itu saja, sering berjalannya waktu Norwegia juga menghadirkan berbagai langkah strategis, termasuk melakukan pengurangan untuk mobil plug-in hybrid pada tahun 2013. Langkah ini sukses hingga tahun 2015 dengan insentif tetap dipertahankan sampai 2017. 

Sebenarnya langkah tersebut juga sudah dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Per 1 April 2023, mobil listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen bisa mendapatkan insentif PPN sebesar 10 persen. Dengan begitu, mobil listrik yang memenuhi syarat tersebut hanya dikenakan PPN 1 persen.

Walau tertinggal belasan tahun dari negera Skandinavia tersebut, namun belum terlambat bagi Indonesia untuk melakukan migrasi ke mobil listrik.(AAR). 


Tags Terkait :
Mobil Listrik Transisi Elektrifikasi Kendaraan Listrik Infrastruktur Elektrifikasi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Pabrik Baterai Dan Perakitan Changan Di Chongqing Cina

Kunjungan ke pabrik baterai dan perakitan Changan Chongqing: Fasilitas 770.000 m² dengan 5G, 1.400 robot, otomatisasi 100%, produksi EV/REEV hingga 280.000 unit/tahun.

3 hari yang lalu


Berita
Kendaraan Listrik Bakal Kena Pajak, Ini Tanggapan Chery Group

Chery Group tanggapi rencana pajak kendaraan listrik Permendagri 11 Tahun 2026. Perusahaan siap hadapi kebijakan, tapi tunggu implementasi dan respons pasar.

4 hari yang lalu


Terkini

Berita
DI AUTO CHINA 2026, ICAR V27 REEV SETIR KANAN DITAMPILKAN

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

3 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

23 jam yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu