Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tidak Mau Lagi Ada Masalah Inden, Hyundai Tingkatkan Produksi Ioniq5 1.000 Unit per Bulan

Peningkatan pasokan Ioniq 5 juga menjadi bagian dari kesiapan perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah
Berita
Minggu, 16 April 2023 14:05 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Beberapa waktu lalu, sempat viral di media sosial terkait keluhan konsumen Hyundai yang membeli Ioniq 5 karena menunggu begitu lama. Masalah ini dialami langsung oleh musisi dari Band Seringai, Sammy Bramantyo, menceritakan bahwa inden mobil listrik ini cukup panjang dengan estimasi enam bulan. Namun, hingga bulan ke-10 masih belum juga diterima mobilnya. 

Sammy juga dibuat terheran-heran dengan ulah, yang disebutnya oknum diler atau sales Hyundai yang menjanjikan unitnya datang lebih cepat jika mau membayar mahar lebih. Pihak Hyundai pun sempat menjawab masalah tersebut, “Terus terang kalau masalah itu saya susah untuk berkomentar. Karena kalau memang dari sales sampai ada yang melakukan itu kami juga harus mengecek kondisi di lapangan seperti apa,” jelas Makmur selaku Chief Operating Officer PT HMID ketika diwawancarai pada acara buka bersama media, Selasa (11/4).

Terkait masalah itu juga, akhirnya Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengumumkan peningkatan pasokan Ioniq 5 menjadi hingga 1.000 unit per bulan. Kebijakan itu dilakukan demi mengurangi waktu tunggu atau inden, sehingga konsumen yang melakukan pemesanan bisa mendapatkan model kendaraan listrik ini dengan lebih cepat.

"Maka dari itu, untuk menjawab permintaan pasar dengan lebih baik, HMID akan menyuplai lebih banyak unit IONIQ 5 yang telah jadi salah satu kendaraan listrik paling populer di Indonesia saat ini," ujar President Director PT Hyundai Motors Indonesia, Woojune Cha dikutip dari keterangan resmi, Minggu (16/4).

BACA JUGA

Peningkatan pasokan Ioniq 5 juga menjadi bagian dari kesiapan perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah mengenai pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kendaraan listrik. HMID mengklaim berkomitmen untuk mendukung skema insentif pajak dari pemerintah, di mana konsumen akan mendapat keringanan PPN dari sebelumnya 11 persen menjadi 1 persen.

"Dengan kesamaan visi pemerintah dan Hyundai dalam mendorong era elektrifikasi di industri otomotif Indonesia, Hyundai siap mendukung implementasi kebijakan insentif pajak yang diharapkan dapat menciptakan dampak positif luas terhadap kemajuan industri, termasuk memberikan nilai tambah bagi konsumen," papar Cha.


Tags Terkait :
Inden Hyundai Ioniq5 Mobil Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
Tidak Mau Lagi Ada Masalah Inden, Hyundai Tingkatkan Produksi Ioniq5 1.000 Unit per Bulan

Peningkatan pasokan Ioniq 5 juga menjadi bagian dari kesiapan perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Wuling Air ev Jadi Mobil Full Elektrik Terlaris di Indonesia

Kuasai 78% segmen EV di Tanah Air

3 tahun yang lalu


Berita
Denza D9 Sudah Ada Di Pasar Mobkas, Harganya Malah Lebih Mahal Rp 100 Juta

Denza D9 kini sudah ada di pasar mobil bekas daring. Uniknya, harga bekasnya malah lebih mahal.

1 tahun yang lalu


Berita
Begini Strategi Hyundai Bersaing di Pasar Mobil Listrik, 'Jaga Inden Tidak Terlalu Lama'

Hyundai memiliki banyak strategi untuk bersaing di pasar tanah air. Ada beberapa langkah yang dilakukan Hyundai saat ini.

2 tahun yang lalu


Berita
Beli Ioniq di Hyundai Gowa Cash, Berkesempatan Dapat Ioniq 5 Gratis

Hyundai Gowa menawarkan undian berhadiah Ioniq 5 buat para konsumen yang membeli Ioniq dengan cara cash.

2 tahun yang lalu


Berita
Angka Inden Capai 4.000 Unit, Hyundai Janjikan Tingkatkan Produksi Hingga 3 Kali Lipat

Hyundai Ioniq 5 menjadi mobil listrik yang paling populer di Indonesia.

3 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Ioniq 5 Di Mark Up Sales, HMID Belum Bisa Banyak Berkomentar

Sempat viral di media sosial terkait keluhan konsumen Hyundai yang membeli Ioniq 5 karena menunggu begitu lama.

3 tahun yang lalu


Berita
Beberapa Alasan Yang Membuat Harga Hyundai Ioniq 5 Di Mark Up Oknum Dealer

Sempat viral beberapa waktu lalu calon konsumen Hyundai yang mengeluhkan pemesanan Ioniq 5 yang tak kunjung datang. Konsumen malah ditawari membayar lebih mahal Rp 50 juta untuk lebih cepat.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition Makin Mewah, Partisi Baru Bikin Kabin Lebih Lapang dan Eksklusif

Di ajang GIIAS 2026, Maxus Mifa 9 Lombardi Edition diperkenalkan dengan sejumlah penyempurnaan yang membuat MPV listrik premium ini terasa semakin eksklusif.

3 menit yang lalu


Berita
Chery Tiggo V Diperkenalkan di Indonesia, Mobil Yang BIsa Jadi MPV Hingga Double Cabin

Chery Tiggo V resmi diperkenalkan dalam wujud prototipe di ajang GIIAS 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

12 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

12 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

13 jam yang lalu