Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bus Kota Singapura Makin ‘Hijau’

Komitmen tinggi dari operator dan pemerintah diperlukan untuk reduksi karbon
Berita
Senin, 10 April 2023 15:20 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Sebagai salah satu kota bisnis utama dunia, perhatian pemangku kebijakan di Singapura terhadap angkutan massal yang ramah lingkungan terus bergulir. Upaya untuk mengurangi karbon ternyata telah didorong lebih jauh denga pemanfaatan panel surya di puluhan bus kota.

Ada 52 unit bus kota di jajaran armada penyedia jasa bus kota Go-Ahead yang dilengkapi dengan panel surya ultra tipis untuk mengurangi jejak karbon kendaraannya. Hal ini yang tercatat sampai bulan April ini.

Upaya reduksi karbon tersebut mengikuti jejak uji coba yang pernah dilakukan di jaringan bus kota Southampton di Inggris. Setiap bus dipasang panel ultra tipis untuk mengevaluasi kinerja dan efektivitas bus dalam memanfaatkan dan menggunakan energi matahari guna mengurangi emisi karbon dan konsumsi bahan bakar di bawah iklim tropis dan kondisi lalu lintas Singapura.

 Panel surya ultra tipis itu akan mengubah energi matahari menjadi listrik untuk menyalakan aki bus. Hal itu akan mengurangi beban pada alternator bus, pada gilirannya menghemat bahan bakar dan meminimalkan emisi gas rumah kaca.

BACA JUGA

Berdasarkan temuan Go-Ahead, sejauh ini telah dicapai penghematan bahan bakar 3 persen hingga 4 persen per tahun. Itu setara 3,7 hingga 4 ton emisi karbon per tahun dari setiap  bus. Oleh karena itu, operator bus sudah memutuskan untuk memasang panel surya di lebih banyak bus armada mereka. Sebab itu sejalan dengan ambisi Go-Ahead untuk menjadi bisnis tarnsportasi secara “Net-Zero Carbon” pada tahun 2045. Dan itu sejalan juga dengan komitmen pemerintah Singapura untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

"Memasang panel surya yang dipasang di atap pada bus bertenaga diesel adalah salah satu alternatif di mana kami dapat membuat bus lebih ramah lingkungan dan lebih efisien hingga akhir masa pakainya," kata Direktur Pelaksana Go-Ahead, Andrew Thompson.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Hino Hibahkan Simulator Differential Carrier Hingga Komponen Utama Engine (5C) ke Universitas Trisakti

Alat praktif bagi mahasiswa Fakultas Teknik Mesin

2 tahun yang lalu


Pikap
Fitur Lengkap Mitsubishi Triton Educar Gudang Berjuta Ilmu

Garapan Delima Jaya, fitur luar biasa

2 tahun yang lalu


Berita
Isuzu Bikin Pelatihan Pengemudi Kendaraan Komersial

Demi meningkatkan kompetensi mengemudi serta kepatuhan berlalu lintas

2 tahun yang lalu

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Daihatsu Ajak Komunitas Pulang Kampung Bareng

Menjelang lebaran 2026, Daihatsu mengajak anggota komunitas untuk mudik bersama.

48 menit yang lalu


Berita
Toyota Sempat Jadi Calon Mitra Agrinas Untuk Koperasi Merah Putih, Sayang Tidak Deal

Proyek pengadaan mobil untuk PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk 105.000 unit terus menjadi sorotan.

1 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HONDA Terbaru (Maret 2026)

Honda merupakan salah satu merek dengan penjualan terbesar di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Toyota Mulai Tawarkan Sedan Listrik Termutakhirnya: bZ7

Harganya jika dikonversi ke rupiah paling mahal sekitar Rp500 jutaan

3 jam yang lalu


Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

21 jam yang lalu