Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bukan Subsidi, Perbanyak SPKLU Dapat Menarik Masyarakat Beli Mobil Listrik.

Kendaraan listrik roda empat tidak memerlukan lagi insentif tambahan agar bisa menarik pembelian. Pasalnya, dengan banyaknya SPKLU bisa memberikan daya tarik masyarakat dalam membeli mobil listrik.
Berita
Sabtu, 24 Juni 2023 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Jakarta, OTODRIVER - Salah satu kendala yang mungkin bisa menghambat perkembangan kendaraan listrik adalah infrastruktur. Memang, dari segi biaya saat ini pemerintah tengah membantu dengan memberikan Subsidi. Namun, ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dapat memicu pembelian mobil listrik di Indonesia.

Hal itu dikatakan Ketua I Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, kendaraan listrik roda empat tidak memerlukan lagi insentif tambahan agar bisa menarik pembelian. Pasalnya, dengan banyaknya SPKLU bisa memberikan daya tarik masyarakat dalam membeli mobil listrik.

"Kami tadi usulkan bahwa contoh gedung perkantoran swasta, hotel, dan mal kenapa tidak diminta satu persen untuk lahan parkirnya memasang charger, kalau misalkan ada tempat parkir 300, tiga pasang, ada 500, lima pasang. Pasang yang murah saja gak perlu yang mahal, tak perlu yang fast charging,” kata Jongkie saat acara diskusi bersama Kadin dikutip dari Antara, Jumat(21/6).

Ia juga menambahkan, jika SPKLU sudah merata pada tiap tempat akan menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke gedung-gedung yang memiliki fasilitas charging.

BACA JUGA

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Bobby Gofar Umar mengatakan selain SPKLU, skema ganti rugi dalam insentif kendaraan lisrtik juga menghambat. Memang PPN yang dibebankan ke konsumen memang hanya 1 persen, tetapi dalam prosesnya pihak dealer menanggung PPN sebesar 10 persen kemudian mendapatkan restitusi alias ganti rugi dari pemerintah.

Dengan skema tersebut dapat menimbulkan kemacetan pencairan pajak. Dia mengusulkan pemerintah menyederhanakan prosesnya agar lebih lancar.

"Tapi ini, kan, menjadikan ada 'bottleneck'. Kenapa enggak dari ujung itu langsung 1 persen sehingga tidak perlu ada restitusi dan sebagainya. Itu memper-simplify prosedur," papar Bobby.


Tags Terkait :
SPKLU Mobil Listrik Subsidi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Pemprov DKI Jakarta Terus Dorong Pembangunan SPKLU Dan SPKL

Pemprov DKI Jakarta dorong pembangunan SPKLU dan SPKL untuk dukung populasi kendaraan listrik, targetkan reduksi emisi 50% pada 2030.

6 hari yang lalu


Berita
Changan Deepal S05, Siap Jadi REEV Pertama Yang Dijual Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV Indonesia diperkenalkan sebagai REEV pertama di Tanah Air. Teknologi range extender dengan mesin generator, baterai LFP 27,28 kWh, jangkauan hingga 1.000 km.

2 minggu yang lalu


Berita
Pemakaian SPKLU Selama Musim Lebaran 2026 Naik 4 Kali Lipat, Ini Alasannya

Lonjakan pemakaian SPKLU mudik Lebaran 2026 4 kali lipat dari 2025, capai 303.234 transaksi dan 7,16 juta kWh, ungkap Direktur Utama PLN.

2 minggu yang lalu


Truk
Pakai Truk Listrik Tak Lagi Mahal Karena Bisa Pilih Skema Sewa Pakai

Pihak operator tinggal mengoperasikan kendaraan listrik yang sesuai kebutuhan.

3 minggu yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

4 minggu yang lalu


Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

1 bulan yang lalu


Berita
Denza B5 Dipastikan Akan Rilis Resmi Semester Kedua 2026

Denza B5 dipastikan rilis resmi di Indonesia semester 2 2026, kata President Director BYD. SUV hibrida body-on-frame ini tawarkan tenaga 677 PS dan jarak tempuh 1.200 km.

1 bulan yang lalu


Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
SUV Termewah Dan Terbesar Xpeng GX Resmi Diluncurkan, Harga Mulai Rp 1 Miliar-an

GX merupakan SUV terbesar dan termewah dengan dimensi lebih besar dari Range Rover dan coeficien drag lebih kecil dari Prius.

1 jam yang lalu


Berita
AION Pastikan i60 dan N60 Bakal Dijual di Indonesia

AION i60 N60 Indonesia: GAC International pastikan kedua SUV baru BEV/REEV ini bakal dijual di Tanah Air, lanjutan AION V dan Y Plus.

2 jam yang lalu


Berita
Cat Spider Gebrak IMX Prambanan 2026 Hadirkan Warna Nusantara

Cat Spider IMX Prambanan 2026 usung Warna Nusantara terinspirasi budaya Jawa di Candi Prambanan. Perkenalkan produk chrome premium, demo live painting, dan kolaborasi modifikator lokal.

2 jam yang lalu


Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

6 jam yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

11 jam yang lalu