Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kronologi Lengkap Hyundai Ioniq 5 Yang Alami Baterai Drop

Hyundai Ioniq 5 kini merupakan mobil listrik yang tengah naik daun.
Berita
Selasa, 11 Oktober 2022 16:30 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Hyundai Ioniq 5 kini merupakan mobil listrik yang tengah naik daun. Namun di tengah euphoria tersebut, ternyata ada satu Ioniq 5 yang terkendala masalah cukup serius setelah beberapa waktu lalu tertimpa masalah mengenai cat terkelupas.

Kasus ini juga viral di dunia maya. Tepatnya di akun TikTok @jeeplife.id pada Senin (10/1) sebuah nampak sebuah Ioniq 5 tengah didorong oleh beberapa pria. Video berdurasi 46 detik menyertakan caption tentang kasus baterai drop dan tidak bisa dicas dari EV yang mogok tersebut.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Kami pun berhasil melakukan wawancara sang pemilik Hyundai Ioniq 5 yang bernama Ashram. Berdasarkan komunikasi yang dilakukan oleh tim OtoDriver dengan Ashram, ia menjelaskan kondisi mobil dan tipikal penggunaannya sehari-hari.

“Hyundai Ioniq 5 saya ini delivery unit bulan Juni 2022. Kilometer berjalan 7.000. Mobil ini sering saya gunakan commuting Jakarta-Bandung,”papar Ashram.

Dan, beginilah kronologi lengkap kerusakan Hyundai Ioniq 5 milik Ashram ini

“Seperti biasa, sepulang dari Jakarta saya charge di rumah pada malam hari. Keesokan paginya baterai level sudah di  85-90 persen. Lalu mobil saya kendarai dengan jarak hanya 6 km. Tepat di hari minggu pagi tanggal 2 Oktober, supir saya mencuci mobil lalu dipindahkan ke garasi karena saya mau gunakan siang hari. Itu kondisi baterai di 80 persen. Lalu adik saya ngecek mobil seketika baterainya 0 persen,” ujarnya

“Saya awalnya belum tahu, saya kan mau pakai siang harinya, saya nyalain mobil dan tiba-tiba baterai 0 persen. Saya tanya supir saya dia bilang tadi pagi baterainya di 80 persen saat saya cuci. Saya coba charge dan gak mau nge-charge. Bukan tidak naik, malah dia seperti nge-cut arus listriknya dan Wall Mount Charger saya mati,” tambah Ashram.

“Saya telfon Hyundai untuk derek dan saya jelasin masalahnya seperti apa. Mereka merekomendasikan ke dealer Hyundai di Leuwipanjang di sana ada layanan 24 jam Hyundai Before Service. Tapi saya bilang ke mereka, sebelum saya bawa ke dealer, saya mau bawa ke PLN dulu untuk memastikan apakah alat Wall Mount Charging saya yang rusak,” jelasnya.

“Lalu saya charge di PLN mobil tidak turun dari towing. Lalu sama seperti Wall Mount di rumah saya, charger di PLN tersebut mendadak mati. Ya sudah, mobil saya bawa ke dealer Hyundai Leuwipanjang,” pungkas Ashram.

“Mobil dari rumah benar-benar tidak ada daya sama sekali. Naik derek di tarik dan di dealer pun kita dorong. Saya jelaskan ke orang dealer bahwa mobil saya baterai-nya drop. Lalu di cek menggunakan alat diagnosa mereka dan muncul beberapa fault seperti ‘Open Poor Connection between BMA and BMO, ‘Poor Connection Temperature’, ‘Faulty Temperature Sensor’, ‘Faulty Cooling Fan’, dan lain-lain. Tapi ini semua masih kemungkinan dan belum ketahuan juga,” jelasnya lagi.

“Mobil sempat di reset juga lalu kita dorong ke Wall Mount Charging dan ternyata bisa nge-charge. Kita tunggu tidak sampai setengah jam tiba-tiba mati lagi Wall Mount Charger-nya. Akhirnya saya memutuskan untuk meninggalkan mobil tersebut,” imbuh Ashram.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak Hyundai menjanjikan mobil pengganti ketika Ioniq 5-nya ini berada di dealer.

“Mereka menjanjikan mobil pengganti sementara, tetapi bukan mobil listrik,” kata Ashram.

Saat artikel ini disusun, Hyundai Ioniq 5 pria yang berdomisili di Bandung Jawa Barat tersebut sudah berada di dealer selama 9 hari dan berikut Analisa menurut pihak dealer.

“Mobil sudah 9 hari di dealer. Berdasarkan Analisa mereka, kerusakan kemungkinan di modul. Modul itu seperti otak-nya. Karena ada malfungsi, menurut mereka sel baterai-nya ada yang rusak,” paparnya.

Kendati demikian, Ashram juga mengeluhkan bahwa masalah ini bakal memakan waktu yang lama.

“Mereka juga bilang mau coba diganti modul ini dilihat bagaimana. Kalau masih ada kendala, kemungkinan dari baterainya. Saya langsung berpikir, wah bakal lama nih masalahnya. Karena observasi sparepart-nya satu per satu,” pungkasnya.


Tags Terkait :
Hyundai Ioniq 5
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Baterai Kona Electric Sudah Buatan Lokal, Selanjutnya Ioniq 5?

Hyundai Kona Electric segera hadir di Indonesia tepatnya pada ajang GIIAS 2024 mendatang.

1 tahun yang lalu


Berita
Pakai Baterai Lokal, Harga Hyundai Ioniq 5 Bakal Turun?

Penggunaan baterai produksi dalam negeri akan pangkas production cost

2 tahun yang lalu


Berita
Hyundai dan LG Siap Produksi Baterai EV di Indonesia Tahun 2024

Semua lini produk EV Hyundai yang dibuat di Indonesia akan gunakan baterai dalam negeri

2 tahun yang lalu

Berita
Hyundai Luncurkan EV Harga Lebih Terjangkau Untuk Indonesia Tahun Depan

Produk EV kedua Hyundai di Indonesia akan muncul semester I 2024

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Hyundai Siapkan Pabrik Baterai Mobil Listrik Sendiri di Indonesia, Intip Bocorannya

Battery pack yang diproduksi sendiri akan membuat peningkatan produksi mobil listrik yang sangat signifikan di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Waduh, Hyundai Berhentikan Produksi Kona Electric Di Negara Ini

Hyundai Korea menghentikan produksi Kona Electric di negara tersebut.

4 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Kona Electric Dengan Baterai Buatan Indonesia Mulai Diproduksi

Hyundai Electric tak hanya menjadi mobil listrik kedua yang dirakit di Indonesia, namun juga menjadi mobil pertama yang gunakan baterai buatan lokal

1 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Akui Tertarik Jual Mobil Listrik 7-Seater, Stargazer EV?

Sejauh ini Hyundai sudah memiliki pabrik yang kompeten untuk memproduksi baterai mobil listrik. Ada kemungkinan line up terbaru hadir? Berikut penjelasan pihak Hyundai

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jaecoo Bakal Boyong SUV 7 Seater Dengan Bekal Teknologi Elektrifikasi Lagi Tahun Ini

Jaecoo rencanakan rilis SUV 7 seater elektrifikasi di Indonesia 2026. Model NEV hadirkan teknologi HEV hingga BEV, ungkap Business Unit Director Jim Ma.

14 jam yang lalu


Berita
Seperempat Dari Populasi Volvo EX30 Di Indonesia Terkena Recall Karena Baterai

Recall Volvo EX30 Indonesia baterai: Seperempat dari 85 unit tahun 2024 terdampak cacat produksi modul sel yang berpotensi panas berlebih. Volvo hubungi konsumen.

15 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 07 EV Dengan Blade Battery Gen 2 Resmi Meluncur, Lebih Hemat Dan Canggih

BYD Seal 07 EV resmi dijual dengan blade battery generasi terbaru. Apa saja keunggulannya?

17 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga NISSAN Terbaru (Maret 2026)

Baru-baru ini Nissan menghadirkan anyar andalannya di Indonesia, yakni All New Nissan X-Trail.

18 jam yang lalu


Berita
Xpeng G6 Kini Punya Varian EREV Di Cina

Xpeng resmi meluncurkan G6 EREV

19 jam yang lalu