Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

AXCR 2022: Rifat Sungkar Finish Tanpa Sokbreker Belakang, Mitsubishi Triton Buktikan Kekokohan Sasis dan Gardan

Salah satu pembuktian kontruksi Triton
Berita
Kamis, 24 November 2022 19:15 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Ajang Asian Cross Country Rally (AXCR) 2022 dipilih sebagai ajang debut perdana Mitsubishi Ralliart setelah resmi dinyatakan bubar pada 2010 silam. ‘Reborn’ Mitsubishi Ralliart ini pun dilakukan dengan menerjunkan tiga unit Mitsubishi Triton di ajang yang masih punya DNA dengan reli Dakar ini.

Bukannya tidak mampu melakukan ubahan ekstrim pada unit Triton yang diturunkan. Namun kondisi paling standar yang bisa dilakukan dianggap hal yang paling ideal pada debut awal Tiga Berlian ini. Tujuannya untuk mengetahui kekuatan sasis, mesin ataupun perangkat lainnya dengan sentuhan modifikasi minimalis mendekati spek masal 'brojolan' pabrik.

Keunggulan Triton pun terungkap sebelumnya, saat digunakan untuk survey hingga 1.000 kilometer. Perangkat telemetri dengan sensor untuk mendeteksi keretakan ataupun perubahan struktur pada sasis tidak mengisyaratkan adanya retakan ataupun twist sasis tangga ini.

“Mobil yang aku pakai ini didapuk jadi mobil pertama dan sekaligus juga mobil yang dijadikan eksperimen untuk keperluan reli ini,” ungkap Rifat Helmy Sungkar, pembalap Indonesia yang didapuk oleh Hiroshi Matsuoka, legenda reli Dakar yang juga sebagai sang pangasuh tim baru ini.

BACA JUGA

Tampil minimalis sengaja diambil Mitsubishi untuk mengetahui kinerja optimal kontruksi mulai sasis, kaki-kaki, mesin dan juga transmisi. Ini bagaikan laboratorium bagi Mitsubishi untuk digunakan pada pengembangan produk khususnya pikap di masa yang akan datang.

Ujian sesungguhnya pun dimulai pada 21 November 2022, saat tim Mitsubishi Ralliart melakukan start hari pertama yang dilalui dengan mulus tanpa sedikitpun kerusakan dan menempatkannya di posisi 8 overall. Selanjutnya pada stage ke dua dimulai keesokan harinya. Stage ini dikatakan sebagai pintu gerbang balapan yang sesungguhnya lantaran punya jarak ratusan kilometer dan melintasi berbagai kondisi jalanan.

Sayangnya masalah menerpa, di mana ban belakang sebelah kanan pecah. Sebelumnya Rifat merasakan ada masalah suspensi pada titik yang menopang ban tersebut.

Bersama dengan navigatornya, Chupong Chaiwan dari Thailand, Rifat pun memutuskan untuk melarikan besutannya hingga rest zone sejauh kurang lebih 15 kilometer. Akhibatnya pelek lansiran Work ambyar dan hanya menyisakan piringan pelek yang bisa dibawa ke post perbaikan. 

Kerusakan ternyata dialami pada tiga sokbreker yang ada di roda belakang. Sayang kondisi ini tak bisa ditangani lantaran bakal menyita waktu banyak.

Walau demikian, tidak ada kerusakan struktur dasar dari mobil ini dan double cab yang diawasi pengembangannya secara penuh oleh Mitsubishi Jepang ini pun kembali ke arena hanya dengan mengandalkan satu sokbreker belakang saja.

“Yang bermasalah ada di bagian parts aftermarket dan braket sokbreker maupun konstruksi mobil secara umum aman,” ungkap pembalap pembesut Xpander AP4 ini

Perjalanan mobil dengan nomor lambung 118 ini lanjut, namun tak mulus. Satu-satunya sokbreker belakang pun ikutan bermasalah 50 kilometer jelang garis finish. “Kita kehilangan semua sokbreker di bagian belakang,” ungkap Chupong.

Walau demikian Triton ini pun belum menyerah dan melaju tanpa peredam kejut pada bagian belakang.

“Bagian belakang benar-benar menjadi liar tanpa peredaman suspensi. Beberapa kali kami nyaris terjelembab. Rifat hanya menggeber mobil saat di jalanan aspal yang halus, selebihnya pelan-pelan bahkan hingga di bawah 40 kpj apabila di jalanan yang tidak rata,” tambah navigator yang sudah ikutan reli lintas negara ini selama 27 tahun.

“Di garis finish kami disambut dengan meriah oleh para kru lantaran mobil ini bisa finish setelah benar-benar disiksa jalan tanpa sokbreker,” sambung Rifat.

“Tak ada kerusakan pada sasis ataupun gardan bengkok, demikian pula masalah pada transmisi. Dan mobil ini pun sudah bisa kembali utuh saat bertanding keesokan harinya,” tutupnya.

Pada hari kedua, Mitsubishi Ralliart besutan Rifat-Chupong berhasil finish di urutan 8, sedangkan rekan setimnya dengan nomor lambung 105 Chayaphol Yotha dan navigator Peerapong Sambutwong menempati posisi pertama.


Tags Terkait :
Mitsubishi Triton Ralliart AXCR 2022
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mudik In Style 2026 : Suspensi Empuk Dan Kualitas Audio Premium Bikin XForce Nyaman Buat Mudik

Review Mitsubishi XForce mudik jarak jauh di Mudik In Style 2026: suspensi empuk, audio Yamaha premium, ground clearance 222 mm, dan BBM 17,5 km/liter. Handling comfort-oriented.

3 minggu yang lalu


Berita
Hyundai Stargazer Facelift Hadir Di Thailand, Tanpa Embel-Embel Cartenz

Harga Hyundai Stargazer facelift Thailand mulai 719.000 baht (Rp300 jutaan) varian Trend hingga 799.000 baht Smart, tanpa emblem Cartenz.

4 minggu yang lalu


Berita
Mitsubishi Xpander HEV Dapat Facelift Di Thailand, Ini Peningkatannya

Facelift Mitsubishi Xpander HEV Thailand 2026 hadir di BIMS dengan 7 mode berkendara baru dan Active Yaw Control. Belum rilis di Indonesia.

4 minggu yang lalu


First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

1 bulan yang lalu


Berita
Daftar Harga MITSUBISHI Terbaru (Maret 2026)

Daftar harga Mitsubishi terbaru Maret 2026 naik pada semua model dibanding November 2025. Destinator baru mulai Rp 397 juta, Pajero Sport hingga Rp 789 juta.

1 bulan yang lalu


Berita
Kode Keras, Mitsubishi Luncurkan Mobil Hybrid Semester II 2026

Xforce HEV diduga keras akan diluncurkan di semester 2 tahun ini

1 bulan yang lalu


Van
Opel Zafira Yang Legendaris Itu Kini Jadi Melar

Bisa dijadikan kendaraan penumpang maupun angkut barang

2 bulan yang lalu


Berita
Hanya 300 Unit, Ini Keistimewaan Mitsubishi Destinator 55th Anniversary Edition

Harga Mitsubishi Destinator 55th Anniversary Edition Rp 520,5 juta OTR Jakarta. Edisi terbatas 300 unit basis Ultimate Premium dengan two-tone Quartz White, e-mirror DVR, dan ADAS lengkap.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

2 jam yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

7 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu