Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Australia Resmi Jadi Tujuan Ekspor Mobil Indonesia

Sebelumnya produk Indonesia sulit bersaing di negeri karena standar emisi
Berita
Sabtu, 5 Februari 2022 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Australia merupakan ladang ekspor mobil yang cukup menggiurkan. Pasar negeri Kangguru itu pada 2021 silam mencapai 1,049,831 unit. Dan semuanya merupakan hasil impor. Perlu dicatat bahwa saat ini Australia tak lagi punya pabrik mobil. Holden, Ford dan belakang Toyota pamit dari pasar Down Under itu.

Kekosongan ini merupakan peluang ekspor bagi industri otomotif termasuk Indonesia. Dan peluang ini pun menjadi kenyataan pada tahun 2022.

Dikutip dari industri.kontan.co.id, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Indonesia akan mengekspor mobil ke Australia dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (2/2/2022). 

Agus menyebutkan, mobil yang akan diekspor ke Australia tersebut telah menggunakan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 60%. 

BACA JUGA

"Saya ingin laporkan juga satu hal yang sangat menggembirakan, insya Allah sebentar lagi dan ini sejarah bahwa Indonesia akan pertama kali melakukan ekspor mobil ke Australia," ungkapnya.

Agus mengatakan bahwa perluasan ekspor ke Australia merupakan perjuangan panjang. Keputusan impor sepenuhnya berada di tangan prinsipal, khususnya brand-brand asal Jepang. “Kalau untuk melakukan ekspor untuk kendaraan-kendaraan berbasis produsen Jepang, itu keputusannya ada di Tokyo," tambah Agus. 

Ekspor mobil Indonesia ke Australia ini rencananya akan dilakukan pada kuartal pertama 2022.


Tags Terkait :
Ekspor CBU Indonesia.Indonesia Basis Otomotif
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
TKDN Produk Hino Hasil Perakitan Purwakarta Sudah Melewati 40 Persen

Seluruh rangkaian proses produksi berstandar Hino global, termasuk layanan purna jual.

3 bulan yang lalu


Berita
Indonesia Sukses Ekspor 473.000 Unit Mobil ke-80 Negara Sepanjang 2022

Indonesia sudah sepenuhnya membuka keran ekspor terutama untuk sektor otomotif sejak paruh kedua tahun 2022. Peningkatan yang dialami cukup drastis dibanding tahun 2021.

3 tahun yang lalu


Berita
DFSK Jadikan Indonesia Sebagai Pusat Produksi Pasar Global

DFSK alami kenaikan ekspor 80 persen

3 tahun yang lalu


Berita
Australia Resmi Jadi Tujuan Ekspor Mobil Indonesia

Sebelumnya produk Indonesia sulit bersaing di negeri karena standar emisi

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

24 menit yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

4 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu