Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Miris, Merek Chrysler Berpotensi Untuk Dilenyapkan

Chrysler masih dianggap punya harapan jika membuat mobil dengan platform aliansi dan berteknologi listrik
Berita
Selasa, 9 Februari 2021 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Stellantis saat ini merupakan kekuatan otomotif terbesar keempat di dunia. Grup ini muncul dari penggalangan kekuatan dari grup Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dan PSA Groupe.

Selain melakukan penggalangan kekuatan baru, tujuan Stellantis ini juga untuk membenahi masalah internal termasuk melakukan langkah untuk membereskan brand-brand yang bermasalah dalam aliansi yang masih seumur jagung itu. Harapannya semua merek yang berpayung di bawah Stellantis berportofolio  baik dan punya peluang masa depan yang cerah.

Namun sayangnya, salah satu brand paling menonjol yakni Chrysler tengah mendapat sorotan lantaran dibilang sebagai merek paling bermasalah dalam keluarga. Artinya merek yang dulu punya superioritas menjadi sakaguru bagi Dodge dan Jeep ini tengah terancam tereliminasi.

Potensi pemangkasan Chrysler ini sudah diterendus sejak awal pembentukan Stellantis. Tak hanya itu marek lain yakni Lancia pun masuk daftar untuk dijagal eksistensinya.

Sebagai brand yang paling berpengaruh dalam aliansi kondisi Chrysler  ini tentu menjadi hal yang cukup emosional bagi beberapa pihak. Dan sepertinya formasi baru Stellantis cukup berhati-hati dalam menangani hal tersebut.

Seperti dikutip motor1, chairman of the Stellantis National Dealer Council, David Kelleher baru-baru ini menyatakan keyakinannya bahwa Chrysler masih punya peluang untuk diselamatkan. Kelleher mengungkapkan brand yang didirikan oleh Walter Chrysler pada 1925 ini dapat diselamatkan jika berbagi lebih banyak platform dan teknologi dengan PSA Group. Dia bahkan mengatakan akan merasa "dilanggar" jika merek itu benar-benar diturunkan.

Pernyataan Kelleher cukup beralasan karena merupakan nama utama yang melabeli merek dari gank Detroit (Chrysler, Dodge, Plymouth) yang selalu dibawa ke mana-mana. Masih ingat kerjasama Daimler-Chrysler AG dan FCA? Dua nama tersebut mencantumkan Chrysler di dalamnya. Kelleher mengisyaratkan bahwa tidak ingin nama besar Chrysler dibuang begitu saja tanpa ada kesempatan untuk dibela.

Salah satu kesempatan adalah menjual lebih banyak mobil dengan teknologi elektrifikasi menjadi salah satu peluang untuk jadi pintu keluar bagi Chrysler.

Di masa lalu, Chrysler dikatakan sebagai kepala ‘gank’ dari Chrysler Corporation yang membawahi merek Chrysler, Dodge, Plymouth dan DeSoto. Di mana Chrysler diposisikan untuk produk high-endnya, DeSoto berada tepat di bawahnya, kemudian Dodge dan terakhir Plymouth.

Brand DeSoto dieliminasi pada 1961 karena salah kelola dan faktor lain di luar perusahaan. Sedangkan Plymouth rampung pada 2001 dengan sebab yang kurang lebih masalah yang hampir sama.


Tags Terkait :
Chrysler FCA Stellantis
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bukan Ikon Hari Raya Kurban. Ini Brand Mobil Yang Gunakan Kambing Sebagai Logonya

RAM Truck fokus pada produk truk dan pikap saja

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
RAM Siap Tarung Di Laga Pikap EV

RAM Revolution merupakan wakil FCA dalam persaingan pikap EV

3 tahun yang lalu


Berita
Demikian Investigasi Stellantis Pada Kecelakaan Jeep Grand Cherokee Summit Di Indonesia

Tidak ditemukan gejala malfungsi dari insiden tersebut

4 tahun yang lalu


Berita
Miris, Merek Chrysler Berpotensi Untuk Dilenyapkan

Chrysler masih dianggap punya harapan jika membuat mobil dengan platform aliansi dan berteknologi listrik

4 tahun yang lalu


Berita
Wuih, Tiga Besar Mobil Terlaris AS Dikuasai Pikap Lokal

Menariknya penyumbang tiga besar penjualan mobil tertinggi di sana dikuasai pikap double cabin dari brand lokal di sana. Bahkan lima dari 10 produk terlaris dikuasai tipe double cabin.

4 tahun yang lalu


Berita
Peugeot dan Fiat Bekerja Sama Demi Selamatkan Produk Mulai 2021 Awal

Perjanjian merger atau penggabungan antara Fiat Chrysler Automobile (FCA) dan Groupe PSA diharapkan bakal selesai pada akhir kuartal pertama 2021.

5 tahun yang lalu


Berita
Fiat Chrysler Automobiles Denda Rp 4,3 Triliun Karena Terbukti Manipulasi Uji Emisi

Fiat Chrysler Automobiles (FCA) harus menelan pil pahit setelah terbukti bersalah, dan harus membayar denda sekitar 300 juta dolar AS (Rp4,3 triliun).

3 tahun yang lalu


Berita
Jeep Commander Diungkap Di India. Inikah Yang Digadang Masuk Indonesia Jadi Rival Fortuner?

Inilah mobil yang sempat disebut sebagai Grand Compass oleh APM Jeep di Indonesia

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Holiday In Style 2025, Solusi Pintar Plesiran Dengan BAIC BJ30e

BAIC BJ30e merupakan mobil SUV yang tangguh di segala medan dan dijual dengan harga yang terjangkau.

9 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Akui Akan Luncurkan SUV Baru Di 2026, Pajero Atau Pajero Sport?

“Kami akan meluncurkan SUV off-road baru pada tahun 2026 ini,” ungkap Presiden Mitsubishi Motor Corporation, Takao Kato.

10 jam yang lalu


Berita
Sailun Group Gedor Ke Semua Segmen Ban Di Indonesia

Kapasitas terpasang pabrik baru besarnya jutaan unit per tahun untuk membuat ban kendaraan penumpang sampai alat berat.

11 jam yang lalu


Berita
Chery Buka Pemesanan Untuk Fulwin T9L, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual Di Indonesia

Chery segera menjual Fulwin T9L. Mobil ini kemungkinan juga masuk pasar Indonesia, mengingat Chery memiliki banyak line up SUV.

12 jam yang lalu


Berita
Changan Punya Komitmen Jangka Panjang Di Indonesia

Changan bakal investasi besar di Indonesia dengan menghadirkan beragam line up dan pabrik perakitan.

15 jam yang lalu