Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Indonesia Bidik Eksport CBU 1 Juta Unit Di 2025

Indonesia digadang sebagai sentra industri otomotif dunia
Berita
Senin, 18 Oktober 2021 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI targetkan ekspor mobil completely build up (CBU) sebanyak 1 juta unit di 2025. Salah satu upaya untuk mencapai target tersebut adalah dengan melobi pelaku usaha kendaraan otomotif Indonesia.

"Target ekspor kendaraan CBU 1 juta unit pada 2025, merupakan salah satu cara untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan bermotor. Terlebih kendaraan ramah lingkungan," kata Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Menperin) dalam sambutannya di Webinar Forwin, “Quo Vadis Industri Otomotif Indonesia di Era Elektrifikasi,” (15/10).

Agus menyebutkan bahwa saat ini Indonesia telah mengekspor produk otomotif roda 4 ke lebih dari 80 negera.

Optimisme pemerintah ini cukup beralasan karena eksport CBU indonesia mengalami trend kenaikan yang cukup menggembirakan. Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total ekspor mobil dalam bentuk CBU September lalu mencapai 22.399 unit. Ada peningkatan 18,4 persen dibanding bulan sebelumnya dengan jumlah 18.913 unit. Sedangkan total ekspor mobil CBU Januari-September 2021 mencapai 207,411 unit, naik 33,5 persen dibanding periode tahun sebelumnya sebanyak 155.382 unit. 

Kontributor terbesar ekspor mobil CBU Januari-September 2021 adalah Daihatsu (84.918 unit), Toyota (46.176 unit), Mitsubishi Motors (37.222 unit), Suzuki (30.536 unit), Honda (4.620 unit), Hino (2.640 unit), Hyundai (630 unit), DFSK (615 unit), dan Wuling (54 unit).

OtoDriver


Tags Terkait :
Ekspor CBU Indonesia.Indonesia Basis Otomotif
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
TKDN Produk Hino Hasil Perakitan Purwakarta Sudah Melewati 40 Persen

Seluruh rangkaian proses produksi berstandar Hino global, termasuk layanan purna jual.

1 hari yang lalu

Berita
Indonesia Sukses Ekspor 473.000 Unit Mobil ke-80 Negara Sepanjang 2022

Indonesia sudah sepenuhnya membuka keran ekspor terutama untuk sektor otomotif sejak paruh kedua tahun 2022. Peningkatan yang dialami cukup drastis dibanding tahun 2021.

2 tahun yang lalu


Berita
DFSK Jadikan Indonesia Sebagai Pusat Produksi Pasar Global

DFSK alami kenaikan ekspor 80 persen

3 tahun yang lalu


Berita
Australia Resmi Jadi Tujuan Ekspor Mobil Indonesia

Sebelumnya produk Indonesia sulit bersaing di negeri karena standar emisi

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

3 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

3 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

4 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

5 jam yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

6 jam yang lalu