Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ada PPKM Darurat, PO SAN Tak Alami Perubahan Jadwal Dan Layanan

Meski ada PPKM darurat, tapi saat ini perusahaan otobus (PO) Siliwangi Antar Nusa (SAN) menyatakan tetap beroperasi normal seperti biasa.
Berita
Sabtu, 3 Juli 2021 12:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Saat ini pemerintah mengumumkan untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Pembatasan tersebut dimulai tanggal 3-20 Juli 2021 untuk menekan penyebaran Covid-19. Efeknya akan berdampak langsung ke transportasi massal seperti bus AKAP.

Namun sampai saat ini perusahaan otobus (PO) Siliwangi Antar Nusa (SAN) menyatakan tetap beroperasi normal seperti biasa. Seperti disampaikan oleh Kurnia Lesani Adnan selaku Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera, induk PO SAN.

"Sementara ini kami belum ada perubahan baik jadwal maupun layanan. Kami sudah menjadikan SOP untuk menyikapi pendemi Covid-19 ini," katanya saat kami hubungi Kamis (1/7).

SOP tersebut tertuang dari regulasi yang dikeluarkan pemerintah. Dengan pengetatan protokol pencegahan COVID-19. Seperti pembatasan jumlah penumpang dan penyemprotan desinfektan dan wajib memakai masker.

BACA JUGA

Lebih jauh, PO SAN melayani penumpang antarkota antarprovinsi (AKAP_ di beberapa kota di Pulau Sumatra dan Jawa. Seperti Bengkulu, Pekanbaru, Jakarta hingga Jogjakarta.


Tags Terkait :
PO SAN Bus Bengkulu PPKM Darurat
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Ini Tarif Pasca Lebaran Rute Bengkulu Ke Jawa Dari PO SAN

PO SAN yang menghadirkan berbagai rute di Jawa dan Sumatra. Ada tiga kelas berbeda yang ditawarkan, yakni Bisnis AC, VIP dan AC Eksekutif.

5 tahun yang lalu


Bus
Bus Tronton SAN Sambangi 25 PO Di Sumatra, Ada Yang Dari Zaman Belanda

Menariknya di Sumatera Barat, bus ini akan menyambangi perusahaan otobus yang sudah sangat tua, yakni NPM. Di mana surat izinnya diterbitkan oleh Belanda sekitar tahun 1930-an.

5 tahun yang lalu


Bus
Bus Tronton PO SAN Ini Siap Keliling Sumatra, Ada Misi Apa?

Bukan trayek Jakarta-Bengkulu seperti biasanya. Namun bus ini akan berkeliling Sumatra.

5 tahun yang lalu


Bus
Persaingan Bodi Bus Baru Di GIICOMVEC 2020 Makin Seru

Karoseri Tentrem dan Adi Putro asal Malang serta Laksana dari Ungaran bersiap mengikuti ajang GIICOMVEC 2020 pekan ini. Masing-masing menyiapkan senjata andalannya.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

5 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

7 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

8 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

10 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

11 jam yang lalu