Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Suzuki Indonesia Kerek Harga Produk CBU-nya

"Di tahun ini fokus kami jualan produk yang kami produksi di Indonesia"
Berita
Jumat, 24 April 2020 16:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Virus Covid-19 masih merebak di Indonesia. Tentunya hal ini berdampak pada nilai tukar valuta asing terhadap mata uang Rupiah.

Pada sektor industri otomotif, tentunya hal ini paling berdampak pada produk yang tidak dirakit di dalam negeri alias impor. Lantas, apakah merek Suzuki melakukan penyesuaian harga terhadap produk mobil CBU?

Foto: Danu

"Harga di bulan April kita sudah menyesuaikan unit-unit yang CBU, faktornya banyak, seperti valuta asing, distribusi dan lain-lainnya. Memang dengan menyikapi kurs dolar ada penyesuaian harga unit Completely Build Up (CBU) terkena langsung imbasnya, tapi tidak banyak dan masih kompetitif harganya. Selain Ignis, ada unit lain seperti Baleno, New SX4 S-Cross dan Jimny, dengan range kenaikan Rp 2 juta-15 juta," ujar Sukma Dewi selaku Assistant to Department Head Sales 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat diwawancarai oleh tim OtoDriver (9/4).

Siasatnya adalah, Suzuki lebih fokus jualan terhadap produk yang dirakit di dalam negeri, seperti Ertiga, Carry, dan XL7.

"Di tahun ini fokus kami jualan produk yang kami produksi di Indonesia, ada Suzuki Carry, Suzuki Ertiga, Suzuki XL7, Suzuki Wagon R. Harapan kami bisa menjual kendaraan ini, karena kandungan lokalnya sudah 90 persen atau lebih. Sehingga kenaikan nilai tukar bisa kami jaga sesuai strategi kami," ujar Dony Saputra selaku 4W Marketing Director PT SIS.

Masih menurutnya, Suzuki tetap terus menstimulus pasar dengan menghadirkan berbagai model baru. "Diawal tahun kami melakukan penyegaran pada beberapa produk, Ertiga pada Januari 2020, Februari 2020 ada Suzuki XL7, dan sekarang ignis (April 2020-Red). Kami menstimulus terus market agar bisa merangsang pertumbuhan industri otomotif," tutup Dony.


Tags Terkait :
Suzuki Covid-19
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Sinyal Positif Kendaraan Komersial Pasca 2022

Angka pertumbuhannya naik berkelanjutan

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Jadi yang Teratas Dalam Penjualan Mobil Secara Global

Toyota telah menjual sekitar 5,14 juta kendaraan secara global pada paruh pertama tahun 2022.

3 tahun yang lalu


Berita
Intip Daftar Merek Mobil yang Memeriahkan GIIAS 2022

Berbagai industri otomotif ternama turut memeriahkan GIIAS 2022 dan akan ada kendaraan baru.

3 tahun yang lalu


Truk
Kamaz, Legenda Asal Rusia

Peserta tetap reli Paris-Dakkar

3 tahun yang lalu


Berita
Nissan Serena Mild Hybrid Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

Sebagai mobil ramah lingkungan, ada beberapa peningkatan yang dilakukan Nissan terhadap Serena. Simak bocoran spesifikasinya

3 tahun yang lalu


Berita
Tidak Saja Mobil Penumpang Baru, Mobil Niaga Akan Hadir Di GIIAS Tahun Ini

Perhelatan pameran otomotif ini lebih disambut dengan antusias oleh calon peserta.

3 tahun yang lalu

Berita
GIIAS 2022, Refleksi Kebangkitan Industri Otomotif Nasional

The Future is Brigth jadi tema GIIAS 2022

3 tahun yang lalu


Tips
Pilihan Mobil Bekas Merek Jepang Di bawah 50 Jutaan

Mulai membaiknya perekonomian pasca pandemi Covid-19, juga telah mendorong bergairahnya bisnis mobil bekas.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

3 jam yang lalu


Berita
Jeep Ajukan Paten Untuk Penempatan Winch Pada SUV EVnya

Winch dengan penempatan unik ini rencananya akan diperkenalkan pada Jeep Recon Trail Rate

4 jam yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

4 jam yang lalu


Berita
Maxus Buka Dealer Besar Di Jaksel, Fasilitasi Konsumen Premium

Maxus membuka dealer terbesar mereka. Terletak di kawasan strategis TB Simatupang.

5 jam yang lalu


Berita
Human-Centric Engineering: DNA Subaru dalam Setiap Perjalanan Mudik

Subaru Peace of Mind untuk mudik Lebaran: Symmetrical AWD, Boxer Engine, EyeSight, dan Jok Anti Pegal tingkatkan kestabilan serta kenyamanan perjalanan jauh.

6 jam yang lalu