Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjualan Otomotif Hingga Akhir 2020 Diprediksi Stagnan

Beberapa faktor diprediksi akan membuat penjualan otomotif stagnan pada 2020 ini. Apa saja?
Berita
Senin, 21 September 2020 15:50 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pengamat otomotif sekaligus akademisi dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu memprediksi bahwa penjualan kendaraan baru dan bekas hingga akhir tahun ini akan cenderung stagnan.

"Proyeksi penjualan kendaraan baru dan juga kendaraan bekas sampai akhir tahun 2020 cenderung tetap stagnan," kata Yannes dalam wawancara virtual kepada awak media, Minggu (20/9).

Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah adaptasi masyarakat terhadap kebijakan yang pada akhirnya akan ikut andil ke masalah daya beli mereka.

"Hal ini dikarenakan, masyarakat membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa membangun daya belinya kembali seperti sediakala," ujar Yannes.

Ia pun memberikan gambaran, dimana saat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap satu diberlakukan pada pertengahan April 2020, semua sektor termasuk otomotif terdampak turun di bulan Juni.

Lalu, di awal September 2020 sudah mulai lagi ada kebijakan baru PSBB tahap dua, walaupun terjadi hanya di sebagian wilayah saja.

"Jika model kebijakan, strategi komunikasi, dan cara persuasinya tetap sama, bukan tidak mungkin kita akan mengulangi hal yang sama dalam skala yang semakin berat. Semoga itu tidak terjadi," kata akademisi ITB itu.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis laju industri otomotif bakal melesat pada semester II tahun ini, kendati sektor tersebut terdampak pandemi COVID-19.

"Kami optimistis bahwa kinerja industri otomotif berkembang positif pada semester II tahun ini. Kalau periode sebelumnya terjadi perlambatan karena dampak dari pandemi COVID-19," ungkap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangan resmi di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menperin menyebutkan berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil dalam tiga bulan terakhir menunjukkan tren meningkat, setelah sempat terpukul akibat pandemi COVID-19.

"Penjualan mobil secara ritel atau dari dealer ke konsumen pada Agustus sebanyak 37 ribuan unit. Jumlah itu naik dibandingkan Juli sebesar 35.799 unit," tuturnya.

Sementara itu, penjualan wholesales atau distribusi dari agen pemegang merek (APM) ke diler pada Agustus 2020 tercatat 37.277 unit. Angka tersebut naik 47 persen dibandingkan penjualan Juli 2020 yang mencapai 25.283 unit.


Tags Terkait :
Penjualan Otomotif Wholesales
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Penjualan Meningkat, Daihatsu Resmikan 5 Outlet Relokasi

Market Share Daihatsu di Agustus 2016 mengalami kenaikan 0,9% dari periode yang sama tahun lalu, mendorong merek asal Jepang ini untuk memperkuat penjualan dengan meresmikan outlet baru.

9 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Mobil di Indonesia Turun 14 Persen

Gaikindo tetap menargetkan penjualan mobil 2015 sebanyak 1,1 juta unit walau terjadi penurunan penjualan.

10 tahun yang lalu


Berita
33 Merek Siap Ramaikan Pameran Otomotif GIIAS 2016

GIIAS 2016 siap digelar. Puluhan merek sudah mengkonfirmasi keikutsertaannya. Bahkan tahun ini didukung penuh OICA.

10 tahun yang lalu


Berita
GIIAS Bandung 2024 Resmi Dibuka, Didukung 19 Merek Kendaraan

Gelaran GIIAS Series diharapkan mampu menjadi sinyal positif pertumbuhan industri otomotif nasional

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
DI AUTO CHINA 2026, ICAR V27 REEV SETIR KANAN DITAMPILKAN

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

2 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

23 jam yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu