Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kolaborasi dan Dukungan Toyota untuk Perguruan Tinggi

Pabrik Toyota di Indonesia akan membantu penyediaan rantai pasok bahan baku ventilator yang dikembangkan oleh Universitas Gajah Mada dan Industri Kecil Menegah.
Berita
Senin, 13 April 2020 14:10 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota menaggapi panggilan Menteri Perindustrian Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita untuk turut serta dalam mendukung upaya melawan Covid-19 alias Virus Corona. PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi dalam pengembangan ventilator, agar bisa dibuat dalam negeri dengan skala besar.

Dalam keterangan pers dari Kementerian Perindustrian, dijelaskan kalau setidaknya ada empat perguruan tinggi yang akan melakukan proses produksi ventilator. Mereka adalah Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, dan Institut Teknologi Bandung.
“Kami mendapat laporan, tim dari perguruan tinggi sudah memiliki mitra dalam upaya memproduksi ventilator. Namun, mereka punya keterbatasan khususnya terkait ketersediaan bahan baku dan rantai pasok,” ujar Agus di Jakarta, Rabu (8/4).

Di sinilah pabrik 'tiga oval' mengambil peran. TMMIN akan membantu dalam penyediaan rantai pasok bahan baku, lewat kemitraannya dengan PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (YPTI) dan Universitas Gajah Mada. Kolaborasi ini disebut sudah masuk tahap pengembangan purwarupa yang diharapkan siap pekan depan.

(Baca juga: Pengamat: Pabrik Otomotif Harus Kerjasama dengan Produsen Alkes)

Pihak TMMIN sendiri merasa terhormat bisa menjalankan program kolaborasi ini. Direktur Administrasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam menuturkan pihaknya mengambil peran pendukung dalam pengembangan atau produksi alat bantu pernapasan tersebut. Mereka tidak terlibat langsung dalam pengembangan ataupun produksi alat-alat kesehatan seperti ventilator.

"Dukungan yang kami berikan berupa transfer pengetahuan dan pengalaman dalam kegiatan manufaktur yang efisien dengan harapan dapat membantu mempercepat pengembangan ventilator tersebut," ujar Bob.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohanes Nanggoi menjelaskan, salah satu supplier saat ini sedang melakukan pengembangan prototype ventilator yang dilakukan dengan skema reverse engineering. “Apabila bisa dijalankan, produksi akan dilakukan secepat dan sebanyak mungkin serta akan diproduksi menggunakan kapasitas perusahaan-perusahaan otomotif,” terangnya.


Tags Terkait :
Covid-19 Pabrik Toyota
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Usulan Pajak Kendaraan Turun Untuk Dongkrak Penjualan

Usulan penurunan pajak kendaraan dongkrak penjualan otomotif. Peneliti ITB: Pajak 40% terlalu tinggi, stimulus seperti saat Covid efektif gairahkan pasar lesu.

3 bulan yang lalu


Berita
Tahun 2024 Penuh Tantangan Bagi Industri Otomotif, Pabrikan Tetap Optimis

Tahun ini menjadi tantangan bagi industri otomotif Indonesia. Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara menyebutkan jika pihaknya merevisi target di 2024 dari 1,1 juta unit ke 850 ribu unit saja.

1 tahun yang lalu


Berita
Volkswagen Diambang Kebangkrutan

Volkswagen dikabarkan dalam ambang krisis dengan ancaman kebangkrutan.

1 tahun yang lalu

Berita
Mobil Listrik Terus Bertumbuh, Pasar ICE Tergerus

Chery mengungkapkan bahwa pasar mobil bermesin bensin konvensional terus tergerus.

2 tahun yang lalu


Berita
Pandemi Covid-19 Bawa Berkah dalam Pengembangan Toyota Yaris Cross

Pandemi justru ungkap performa kinerja TMMIN dalam pengembangan Yaris Cross

2 tahun yang lalu


Berita
Perjalanan Panjang Ford Fiesta Selesai, Pabrikan Fokus Kendaraan Listrik

Ford Fiesta resmi mengakhiri perjalanan karena Ford akan fokus ke kendaraan listrik.

3 tahun yang lalu


Berita
Volkswagen Group Kuasai Pasar Listrik di 2022, Ini Strategi Kuncinya

Bukan Tesla apalagi Toyota, produsen yang mengantongi pundi-pundi keuntungan dalam era mobil ramah lingkungn ini ialah Volkswagen Group.

3 tahun yang lalu


Berita
Meski Banyak Model Yang DIlaunching, Penjualan Hyundai Group Malah Turun. Apa Penyebabnya?

Hyundai Group mengabarkan penjualan tahun ini turun dibanding tahun lalu karena adanya masalah pasokan spare part.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Meluncur di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya

Varian hybrid akan hadir di Indonesia dan menjadi pelengkap varian Land Cruiser 300 Series di tanah air.

16 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Terbaru Sepertinya Bakal Mirip Hilux

Kali ini Fortuner dan Hilux akan berpenampilan serupa, tidak seperti pada model sebelumnya dimana yang sama hanya platform saja.

17 jam yang lalu


Berita
Omoda C7 Debut Di Malaysia, Kembaran Chery Tiggo 8 CSH cs

Setelah beberapa kali diperkenalkan melalui teaser, Omoda C7 dipastikan menjalani debut publiknya dalam ajang Kuala Lumpur Fashion Week (KLFW) 2026.

20 jam yang lalu


Mobil Listrik
Belum Komplit Perkenalkan E4, Lepas Umumkan Akan Bawa E6 di Q4 2026

Lepas E6 rilis Q4 2026 Indonesia sebagai BEV kedua setelah E4. SUV listrik ini tengah menjalani pengujian untuk disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas lokal.

21 jam yang lalu


Berita
Lepas L8 Resmi Umumkan Harga Rp 589 Juta, Sama Seperti Harga Prebooking

Lepas L8 akhirnya diumumkan harganya, konsumen di Indonesia kembali dihadapkan dengan SUV canggih di range harga Rp 500 jutaan.

1 hari yang lalu