Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kembali Recall, Kini Hyundai Tarik Kona Electric Lansiran 2019-2020 Karena Masalah Ini

Belum lama ini Hyundai melakukan recall untuk perbaikan pada baterai mobil listrik mereka. Dan kali ini ada recall lagi untuk kasus berbeda. Apa masalahnya?
Berita
Kamis, 10 Desember 2020 09:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Baru saja meredup berita seputar Hyundai yang melakukan recall akibat potensi kebarakan pada baterai di mobil listrik mereka. Kini Hyundai melakukan kampanye yang sama, namun dengan kasus yang berbeda.

Seperti dilansir Paultan, berdasarkan informasi dari Kementerian Transportasi Korsel, Hyundai berencana untuk menarik 50.864 unit Kona listrik dan Nexo karena sistem pengereman elektronik yang bermasalah.

Sistem pengereman mobil listrik ini, mungkin tidak berfungsi karena perangkat lunak yang cacat. Meskipun, belum diketahui apakah masalah tersebut telah menyebabkan kecelakaan karena belum ada laporan terkait kejadian tersebut.

Penarikan kembali di Korsel ini, akan mencakup sekitar 40 ribu unit Hyundai Kona Electric yang diproduksi antara Mei 2019 dan November 2020, dan 10.138 unit SUV hidrogen Nexo yang dibuat dari Januari 2018 hingga November 2020.

Sementara itu, di negara yang sama saudara Hyundai yaitu Kia juga berencana menarik kembali 1.895 unit Soul EV untuk masalah serupa.

Namun demikian, hingga kini belum diketahui pasti apakah penarikan kembali ini akan mempengaruhi kendaraan listrik Hyundai yang dijual di negara lain.


Tags Terkait :
Hyundai Kona Electric
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Hyundai Bangun Ekosistem EV Menyeluruh untuk Pengalaman Berkendara yang Aman dan Nyaman

Hyundai terus menghadirkan ekosistem EV yang menyeluruh di Indonesia.

11 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Melihat Lebih Dekat Produksi Baterai EV Hyundai Yang Terbesar Di ASEAN

Saat ini HLI Green Power merupakan pabrik battery cell kendaraan listrik terbesar dan pertama di Asia Tenggara.

1 tahun yang lalu

Berita
Hyundai Bawa Promo Menarik Di GIIAS Surabaya 2024

Hyundai hadir pada ajang GIIAS Surabaya 2024.

1 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Kona Electric Dengan Baterai Buatan Indonesia Mulai Diproduksi

Hyundai Electric tak hanya menjadi mobil listrik kedua yang dirakit di Indonesia, namun juga menjadi mobil pertama yang gunakan baterai buatan lokal

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Pengiriman Perdana DFSK E5 Plus Dimulai September, Konsumen Diajak Tur Pabrik

Pengiriman perdana DFSK E5 Plus September dimulai dengan undangan konsumen pertama ke pabrik DFSK di Cikande untuk melihat proses produksi PHEV.

3 jam yang lalu


Berita
Ini Harga Tiga Model Penyegaran Baru Daihatsu Di GIIAS 2026

Label harga baru yang disodorkan terbilang kompetitif untuk perubahan yang termasuk signifikan

5 jam yang lalu


Berita
Selama GIIAS 2026 Solar Gard Beri Diskon Sampai 50 Persen

Bisa juga dilakukan uji mutu dengan peralatan khusus di booth Solar Gard.

6 jam yang lalu


Berita
Menjajal Isuzu Link di Traga AC, Pemilik Armada Bisa Pantau Kendaraan Secara Realtime

Isuzu Link Traga AC memungkinkan pemilik armada pantau kendaraan realtime via MyIsuzuID. Sistem telematika ini pantau lokasi, kecepatan, dan operasional kendaraan.

7 jam yang lalu


Berita
Jetour Perkuat Layanan Purnajual dan Hadirkan Beragam Program Penjualan Menarik di GIIAS 2026

Jetour tawarkan harga Jetour T1 GIIAS 2026 sebesar Rp388 juta serta perkuat layanan purnajual dengan perluasan jaringan dealer hingga 40 showroom di GIIAS 2026.

8 jam yang lalu