Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hyundai Kembangkan AC Baru Yang Bisa Bantu Bersihkan Udara Kabin

Baru akan dipasangkan pada produk Hyundai, Kia dan Genesis yang dijajakan di Korea Selatan terlebih dulu
Berita
Sabtu, 1 Agustus 2020 15:05 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Hyundai baru saja mengumumkan sistem pendingin udara canggih baru yang meningkatkan kualitas udara interior. Teknologi ini pada awalnya baru akan tersedia pada model tertentu di Korea Selatan sebelum diluncurkan ke kendaraan Hyundai, Kia, dan Genesis di seluruh dunia.

Seperti dilansir carscoops (30/07), sistem anyar ini terdiri dari tiga teknologi pendingin udara yang dijuluki After-Blow, Mode Multi-Air, dan Indikator Debu Halus. Yang pertama, After-Blow, mengeringkan kondensat pada evaporator dan menekan pertumbuhan jamur di AC.

Lebih khusus lagi, sistem dipicu ketika mesin dimatikan. Umumnya kondensat pada evaporator mengalir secara alami selama sekitar 30 menit. Selama 10 menit, After-Blow akan diaktifkan untuk mengeringkan evaporator dan sisa kondensat di saluran udara. After-Blow menggunakan sensor baterai cerdas untuk memantau baterai dan secara otomatis berhenti berfungsi saat baterai hampir habis.

Teknologi kedua, Mode Multi-Air, melibatkan udara yang disebarkan melalui slot multi-udara yang baru ditambahkan di kursi pengemudi dan penumpang, di samping ventilasi udara normal. Sistem ini bertujuan untuk memberikan lingkungan yang lebih menyenangkan dengan angin sepoi-sepoi.

Terakhir, namun tidak kalah pentingnya, adalah Indikator Debu Halus, yang mengukur dan menampilkan tingkat konsentrasi dan polusi partikel ultrafine (PM 2.5) di dalam kendaraan. Jika tingkat partikel ultrafine melebihi ambang tertentu, mode pembersihan udara akan berjalan untuk memurnikan udara di dalam kendaraan. Itu dilakukan dengan secara otomatis mengubah kecepatan udara antara 3 dan 8 sambil juga mengaktifkan mode sirkulasi-udara dan mengaktifkan AC untuk mengurangi kelembaban. Jika ini tidak berhasil, pemilik akan diminta untuk mengganti filter pendingin udara dan membersihkan kursi atau karpet di dalam kendaraan yang disinyalir menjadi tempat debu bersarang.


Tags Terkait :
Hyundai AC
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kia Pamerkan Fleksibilitas PV5, Hadirkan Medical Purpose Vehicle di GIIAS 2026

Kia PV5 Medical Purpose Vehicle GIIAS 2026 ditampilkan sebagai kendaraan kesehatan bergerak hasil kolaborasi dengan Eka Hospital dan mitra lainnya.

3 hari yang lalu


Berita
Hadir di GIIAS 2026, Begini Bocoran Spesifikasi Hyundai Ioniq 3

Hyundai akan menghadirkan line up terbaru di GIIAS 2026. Salah satu yang menarik ialah kehadrian Ioniq 3. Sebelum tampil, berikut kami informasikan spesifikasinya.

1 bulan yang lalu

Berita
Hyundai i20 versi 2027 Muncul di Brazil

Hyundai i20 2027 Brazil muncul dengan platform H-Architecture, desain baru bertema Art of Steel, serta fitur keselamatan ADAS.

1 bulan yang lalu


Berita
Diperkirakan Harga Wuling EV Akan Di Bawah Rp200 Jutaan

Estimasi harga Wuling EV di bawah Rp200 juta beredar setelah model baru terlihat di Jakarta. Belum ada konfirmasi resmi dari Wuling Motors Indonesia.

1 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Perang Minion, Komparasi Dimensi dan Spek Wuling Air EV vs Changan Lumin vs DFSK Seres E1 vs VinFast VF3

Komparasi spesifikasi Wuling Air ev vs VinFast VF3 vs Changan Lumin vs Seres E1 mencakup dimensi, baterai, motor listrik, serta harga keempat mobil listrik mini tersebut.

2 bulan yang lalu


Tips
Begini Cek Spare Part Palsu Ala Produsen Genuine Parts

Produsen genuine parts ungkap cara cek spare part palsu di Indonesia. Perhatikan harga terlalu murah, kemasan rapuh, warna mencolok, dan seal mudah terbuka untuk hindari risiko keselamatan.

2 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Ioniq 3 Resmi Debut Dunia

Hyundai Ioniq 3 debut dunia sebagai EV terkecil seri Ioniq. Desain Aero Hatch efisien, jarak tempuh hingga 496 km WLTP, teknologi Pleos Connect.

3 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Stargazer Facelift Hadir Di Thailand, Tanpa Embel-Embel Cartenz

Harga Hyundai Stargazer facelift Thailand mulai 719.000 baht (Rp300 jutaan) varian Trend hingga 799.000 baht Smart, tanpa emblem Cartenz.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

7 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

8 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

9 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

11 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

12 jam yang lalu