Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ferrari dan Lamborghini Inisiatif Tutup Pabrik Sementara

Ferrari dan Lamborghini menutup pabrik sampai pekan depan.
Berita
Senin, 16 Maret 2020 08:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ferrari dan Lamborghini akan menghentikan sementara aktivitas di pabrik mereka. Inisiatif ini diambil dua pabrikan supercar asal Italia ini untuk mencegah penyebaran virus corona dalam negeri mereka.

Dua pabrik Ferrari di Maranello dan Modena akan berhenti beroperasi setidaknya sampai 27 Maret 2020. Setidaknya ada dua alasan kuat pabrikan berlogo kuda jingkrak ini akhirnya mengambil langkah tegas. Pertama, terkait rantai pasok yang macet untuk suplai komponen produksi dan alasan lainnya demi kebaikan para pekerja mereka.

(Baca juga: Besok Tak Ada Ganjil-Genap di Jakarta)

"Ini upaya kami menghargai mereka, demi ketenangan pikiran dan keluarga mereka, kami memutuskan mengambil keputusan ini," ujar CEO Ferrari, Louis Camilleri.

Sementara Bloomberg melansir, segala aktivitas perusahaan yang tidak berkaitan dengan proses manufaktur akan berlanjut seperti biasa. Ferrari juga memastikan tidak akan memotong upah 4.000 pekerjanya meski ada penghentian produksi ini.

Sebelumnya Ferrari juga sudah menutup museum mereka untuk umum. Langkah penutupan pabrik ini bisa dikatakan bijak, mengingat Kota Maranello berada tepat di sisi selatan wilayah Lombardy, tempat lebih dari 220 kasus virus corona di negara pizza ditemukan.

Lamborghini sudah lebih dulu
Pabrik senegara sekaligus saingan Ferrari, Lamborghini sudah lebih dulu mengambil langkah ini. Pabrikan berlogo banteng ini menutup pabrik mereka di Bologna terhitung 13 Maret 25 Maret 2020.

OtoDriver

“Langkah ini adalah tanggung jawab sosial dan kepekaan tinggi terhadap orang-orang kami,” kata chairman and CEO of Lamborghini, Stefano Domenicali dikutip dari Autocar. "Kami akan memonitor situasi agar bisa bereaksi dengan cepat dan fleksibilitas yang tepat," tambahnya lagi.

Secara umum Italia menjadi negara yang terdampak paling parah setelah China. Lebih dari 15 ribu orang sudah terinveksi COVID-19 dan lebih dari 1.200 di antaranya meninggal karena wabah ini. Pemerintah sudah memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran lebih heboh dari virus corona.


Tags Terkait :
Ferrari Lamborghini Virus Corona Pabrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Holiday In Style 2025, Hyundai Ioniq 5 N Jadi Mobil Paling Kencang

Hyundai ioniq 5 N menjadi pilihan Aditya Widiutomo pada ajang libur tahunan Holiday In Style 2025/2026.

1 hari yang lalu

Berita
McLaren Siapkan Penantang Urus dan Purosangue

McLaren bakal meluncurkan SUV berperforma tinggi yang akan berhadapan langsung dengan Ferrari Purosangue.

1 minggu yang lalu


Berita
Wah, Ada Mobil Seharga 50 Miliar Dibeli Orang Bandung

Belum diketahui pasti siapa empunya supercar itu

1 bulan yang lalu


Berita
Ferrari Testarossa Lahir Kembali, Kami Saksikan Langsung

Ferrari akhirnya merilis kembali nama Testarossa. Ini liputan langsung kami di Italia.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

14 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

16 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

17 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

18 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

19 jam yang lalu