Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Belum Resmi Dijual di Indonesia, Kia Kona Electric Alami Recall Karena Masalah Ini

Hyundai Motor menarik kembali Hyundai Kona Electric karena adanya kemungkinan resiko kebakaran. Apa penyebabnya?
Berita
Minggu, 11 Oktober 2020 13:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Hyundai Motor Co akan secara sukarela menarik kembali (recall) kendaraan listrik mereka, Hyundai Kona Electric karena adanya kemungkinan resiko kebakaran.

Seperti dilansir Reuters, hal ini disampaikan Kementerian Transportasi Korea Selatan yang mengatakan adanya kemungkinan korsleting yang disebabkan kesalahan produksi sel baterai bertegangan tinggi, yang dapat menimbulkan risiko kebakaran.

Mulai 16 Oktober, penarikan kembali yang mencakup pembaruan perangkat lunak dan penggantian baterai setelah inspeksi, melibatkan 25.564 unit Kona Electric yang dibangun antara September 2017 dan Maret 2020, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

"Penarikan kembali adalah tanggapan proaktif terhadap produksi yang dicurigai rusak dari baterai bertegangan tinggi yang digunakan dalam kendaraan, yang mungkin telah berkontribusi pada kebakaran yang dilaporkan," kata Hyundai.

Perusahaan menambahkan bahwa pihaknya akan mengerahkan semua tindakan yang diperlukan untuk mengidentifikasi penyebab api dan tangani kebutuhan pelanggan.

Sekitar 13 insiden kebakaran yang melibatkan Kona Electric, termasuk masing-masing di Kanada dan Austria, telah didokumentasikan, menurut anggota parlemen Jang Kyung-tae.

Kona Electric sendiri menggunakan baterai yang dibuat oleh LG Chem Ltd.

LG Chem mengatakan penyebab pasti dari kebakaran tersebut belum ditentukan dan percobaan pemeragaan yang dilakukan bersama dengan Hyundai tidak menyebabkan kebakaran, sehingga kebakaran tidak dapat dikaitkan dengan sel baterai yang rusak.

LG Chem mengatakan, pihaknya akan secara aktif berpartisipasi dalam penyelidikan masa depan dengan Hyundai untuk menemukan penyebabnya.

Di sisi lain, saham Hyundai turun 1,4 persen, mencerminkan kekhawatiran investor bahwa penarikan kembali dan penggantian baterai bisa mahal, karena baterai menyumbang sekitar 30 persen dari harga EV, kata analis.

Sebaliknya, dengan adanya hal ini malahan saham LG Chem naik 1,8 persen.

Kona Electric adalah SUV subkompak jarak jauh pertama dari produsen mobil Korea Selatan Hyundai.

Pada bulan Juli, pemimpin Hyundai Motor Group Euisun Chung mengatakan Hyundai Motor dan perusahaan aliansinya Kia Motors bertujuan untuk menjual 1 juta kendaraan listrik bertenaga baterai pada tahun 2025, menargetkan lebih dari 10 persen pangsa pasar global untuk kendaraan listrik.


Tags Terkait :
Hyundai Kona
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Pasang TPMS Di Mobil Kita, Bisa Mendeteksi Dini Sebelum Ban Pecah

Tekanan ban masih sering terabaikan meskipun bisa menyebabkan kecelakaan fatal. Ada solusi yang mudah untuk mengeceknya.

1 hari yang lalu


Berita
Insentif Mobil 2026, ICE dan Hybrid Dapat Banyak Insentif

Peta otomotif Indonesia tahun depan akan mengalami perbedaan dari tahun sebelummya. Ini buktinya.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Pasang Home Charging EV, Ini Hal Yang Perlu Diketahui Dan Diperhatikan

Pemasangan home charging ada syarat-syarat yang perlu diketahui

1 hari yang lalu

Mobil Listrik
Hyundai Elexio OE Segera Meluncur, Hasil Kolaborasi Hyundai Dengan BAIC

Elexio EO dibangun di atas platform EV milik Hyundai E-GMP dan menjadi produk EV kolabarasi pertama yang menyandang label Hyundai. Simak bocoran spesifikasinya.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Jetour T2 Versi PHEV Bakal Hadir Di Indonesia Tahun Ini

Jetour T2 saat ini sudah beredar di Indonesia

5 menit yang lalu


Berita
Alasan Aletra Absen Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show alias IIMS 2026 bakal dihelat sebentar lagi. Tapi Aletra absen. Ini alasannya

1 jam yang lalu


Berita
China Bakal Punya 28 Juta Tempat Pengisian Daya Listrik Pada 2027, Terbanyak Di Dunia

China punya target besar untuk membuat 28 juta tempat pengisian baterai pada tahun 2027.

10 jam yang lalu


Bus
Baterai CTC, Teknologi BYD Yang Paling Efisien Di Jagad Bus Listrik

Desainnya menambah jarak tempuh, konsumsi energi yang konsisten, dan hemat ruang

11 jam yang lalu


Berita
Kecepatan Mobil Di Speedometer Tidak Seakurat GPS, Ini Rahasianya

Kecepatan yang ditunjukkan pada mobil lebih cepat dibandingkan hitungan berdasarkan GPS.

12 jam yang lalu