Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Begini Penerapan Defensive Driving Saat Menghadapi Hujan dan Gelap

Karena kejadian berlangsung saat cuaca hujan dan malam hari. Sehinhga kondisi jalanan terbilang tidak ideal. Ditambah adanya objek berbahaya seperti korban tabrakan terrsebut.
Berita
Kamis, 26 November 2020 11:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kejadian tertabraknya orang yang diduga uji kebal oleh truk tangki di Jalan Raya Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Karangmalang, Jawa Timur pada Sabtu (21/11) menjadi catatan tersendiri bagi para pengemudi truk.

Karena kejadian tersebut berlangsung saat cuaca hujan dan malam hari. Sehingga kondisi jalanan terbilang tidak ideal. Ditambah adanya objek berbahaya seperti korban tabrakan tersebut.

Untuk itu penerapan defensife driving saat itu harusnya bisa lebih ditingkatkan. Setidaknya untuk meminimalisir fatalitas di jalan raya.

Seperti dikatakan Catur Wibowo, Defensive Driving Trainer dari ORD Training Center, menurutnya dalam kejadian tersebut dari sisi cuaca dan kondisi harusnya safety drivingnya lebih ditingkatkan.

BACA JUGA

"Karena membuat keterbatasan pandangan dan kelaikan jalan berkurang karena licin hujan," jelasnya saat kami hubungi Rabu (25/11).

Untuk itu, pengemudi harus melakukan langkah SEE (Search. Evaluate. Execute) lebih intensif karena kondisi jalan dan pandangan yang  menurun dibanding kondisi normal.

SEE sendiri merupakan unsur yang harus terpenuhi saat berkendara. Di mana langkah Search merupakan saat melihat dan mencari. Misalnya lebih memperhatikan kondisi saat jalan gelap dan hujan.

Kemudian ada Evaluate, atau langkah evaluasi sebelum memutuskan untuk bertindak jika ada sesuatu di jalan. Terakhir adalah Execute, atau mengambil tindakan. Hal ini yang merupakan langkah terakhir bagi pengemudi untuk bertindak.

Penerapannya bisa dengan melakukan pengurangan kecepatan saat berkendara. Mengingat titik pengereman yang lebih jauh karena beban yang berat. Lalu pengemudi juga harus mengambil risiko terkecil yang ditimbulkan dari pengambilan tindakan tersebut.

Dalam kejadian tersebut, asumsinya pengemudi diharuskan mengambil risiko paling kecil dengan meminimalkan jumlah korban. Sehingga hal-hal fatal seperti truk terguling karena pengereman atau manuver mendadak yang lebih berbahaya harus dihindari.


Tags Terkait :
Safety Driving Safety Driving Truk
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Mengemudi Pakai Bantuan GPS Justru Butuh Konseterasi Penuh, Ini Faktanya

Dilarang membiarkan perjalanan bergantung pada alat bantu navigasi

1 tahun yang lalu


Berita
Pandangan Pakar Safety Driving Terkait Larangan Penggunaan GPS

"Kegiatan ini sama saja dengan melihat spion, speedometer, apa harus ditilang juga?"

7 tahun yang lalu


Tips
10 Hal yang Ganggu Konsentrasi Mengemudi, GPS Tidak Termasuk

Berikut adalah 10 hal yang bisa mengganggu konsentrasi mengemudi.

7 tahun yang lalu


Berita
Menolak Perkembangan Teknologi Dengan Mengharamkan GPS

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi."

7 tahun yang lalu


Tips
Kenapa Mengemudi Harus Disebut 100% Full Time Job?

Rifat, Fitra Eri, Alinka Hardianti dan Hieronimus Girindra juga menyarankan agar selalu berkonsentrasi penuh pada saat mengemudi.

8 tahun yang lalu


Berita
Masih Pentingkah Peran Pengemudi Dalam Teknologi Autonomous?

Begini tanggapan pakar Safety Driving tentang peran pengemudi di mobil autonomous.

8 tahun yang lalu


Tips
Jadi Saksi Kejadian dengan Dash Cam. Ini Pilihannya

Dash cam merupakan sebuah kamera kecil yang merekam perjalanan. Ia bisa jadi saksi kecelakaan pula. Tertarik? Ini pilihannya di Indonesia.

10 tahun yang lalu


Bus
Spesifikasi Bus Citouro Trans Semarang Besutan New Armada

Baru dipesan 1 unit

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Denza Z Resmi Debut Di Goodwood, Hypercar EV Bertenaga 1.582 Hp

BYD memanfaatkan ajang Goodwood Festival of Speed untuk memperlihatkan ekspansi produk globalnya dengan menghadirkan Denza Z.

16 menit yang lalu


Berita
Tidak Ada Model Baru Maxus Untuk GIIAS 2026

Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 bakal dihelat sebentar lagi. Namun pesta otomotif ini tidak membuat Maxus ingin memperkenalkan model terbarunya.

1 jam yang lalu


Berita
Fokus Pada Fungsionalitas, Wuling Aira ev Pangkas Fitur WIND

Wuling Aira ev tanpa fitur WIND untuk mengutamakan fungsionalitas. Fitur voice command dihilangkan agar harga lebih kompetitif, dengan target di bawah Rp 200 juta.

2 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Fitur Hill Descent Control dan Cara Kerjanya

Cara kerja Hill Descent Control memanfaatkan sistem ABS dan kontrol traksi untuk mengatur pengereman otomatis saat kendaraan menuruni tanjakan curam secara presisi dan terkendali.

3 jam yang lalu


Berita
Demi Hindari Kebangkrutan, VW Group Pangkas Stengah Model Pada 2030

Volkswagen Group berencana mengurangi hingga 50 persen portofolio model mobil globalnya pada 2030.

11 jam yang lalu