Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

SUV Paling Kontroversional Dipertimbangkan Untuk Dihidupkan Kembali

Saking borosnya Lamborghini mengantipasi dengan tangki bensin 169 liter.
Berita
Minggu, 7 April 2019 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Lamborghini Urus bukan SUV pertama yang dibuat oleh pabrikan asal Sant’Agata Italia, sebelumnya Lamborghini pernah punya sosok SUV yakni LM002.

SUV yang pernah menjadi ruang pajang Lamborghini dari tahun 1986 hingga 1993 ini memiliki bentuk yang cukup kekar dengan ban super lebar sehingga dijuluki sebagai Rambo Lambo. LM002 bukan model yang sukses, sepanjang masa produksinya hanya 328 unit saja.

Namun seperti dilansir Motor1.com  (22/3) CEO Lamborghini Stefano Domenicali mengatakan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan sebuah SUV kasar baru dalam semangat LM002.

Menurut Domenicali, kendati telah mandeg produksi sejak 26 tahun silam, namun tak sedikit para pelanggan Lambo yang antusias membeli mobil yang dikenal sangat haus bahan bakar pada zamannya ini.

Jika rencana tersebut mendapatkan restu, konsepnya tidak akan jauh beda dengan LM002 orisinal, namun akan banyak sekali penyesuain dengan tuntutan kondisi saat ini terutama dalam hal fitur keselamatan. Selain itu mesin akan lebih efisien dan bertenaga.

Pada jamannya Lambo-Rambo dibekali dengan mesin V12 5.200 cc dan V12 7.200 cc. Kedua mesin tersebut dikenal sangat boros bahan bakar, sehingga Lamborghini mengantipasinya dengan memasangkan tangki bensin dengan volume 169 liter.


Tags Terkait :
Lamborghini Lambo-Rambo LM002
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Steinwinter Supercargo 20.40, Truk Berdesain Radikal Yang Tak Pernah Diproduksi Masal

Steinwinter Supercargo 20.40 adalah truk konsep semi-trailer berdesain radikal yang diperkenalkan pada 1983 namun tak pernah diproduksi masal karena kendala visibilitas.

1 bulan yang lalu


Berita
Produk Car Audio Artisan Jadi Simbol Status Baru

Satu paket produk bisa seharga mobil baru.

2 bulan yang lalu


Berita
Ini Dia Lamborghini Temerario, Sang Penerus Huracan

Lamborghini baru saja merilis model terbarunya, yakni Temerario.

1 tahun yang lalu


Berita
Menolak Gunakan Motor Listrik Murni , Lamborghini Kembangkan Mesin V8 Hybrid Baru

Sebagai pabrikan pencipta Supercar, Lamborghini seolah ogah untuk meninggalkan deru mesin pada model-model terbarunya.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser 300 Hybrid Meluncur di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya

Varian hybrid akan hadir di Indonesia dan menjadi pelengkap varian Land Cruiser 300 Series di tanah air.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Terbaru Sepertinya Bakal Mirip Hilux

Kali ini Fortuner dan Hilux akan berpenampilan serupa, tidak seperti pada model sebelumnya dimana yang sama hanya platform saja.

4 jam yang lalu


Berita
Omoda C7 Debut Di Malaysia, Kembaran Chery Tiggo 8 CSH cs

Setelah beberapa kali diperkenalkan melalui teaser, Omoda C7 dipastikan menjalani debut publiknya dalam ajang Kuala Lumpur Fashion Week (KLFW) 2026.

7 jam yang lalu


Mobil Listrik
Belum Komplit Perkenalkan E4, Lepas Umumkan Akan Bawa E6 di Q4 2026

Lepas E6 rilis Q4 2026 Indonesia sebagai BEV kedua setelah E4. SUV listrik ini tengah menjalani pengujian untuk disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas lokal.

8 jam yang lalu


Berita
Lepas L8 Resmi Umumkan Harga Rp 589 Juta, Sama Seperti Harga Prebooking

Lepas L8 akhirnya diumumkan harganya, konsumen di Indonesia kembali dihadapkan dengan SUV canggih di range harga Rp 500 jutaan.

18 jam yang lalu