Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sebab Pabrikan di Indonesia Harus Mulai Produksi Sedan

Negeri Kangguru punya pasar otomotif sebesar 1,4 juta dan nihil industri otomotif sejak tahun 2017. Artinya untuk pemenuhan kebutuhan akan moda transportasi mereka akan mengandalkan impor.
Berita
Jumat, 6 Desember 2019 14:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Di tengah kondisi pasar otomotif lokal yang menurun, Kementerian Perindustrian menekankan pentingnya orientasi pabrikan untuk menyasar pasar ekspor. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika menyebut Australia sebagai pasar potensial untuk ekspor mobil.

Negeri Kanguru itu punya pasar otomotif sebesar 1,4 juta dan nihil industri otomotif sejak 2017. Artinya untuk pemenuhan kebutuhan akan moda transportasi mereka akan mengandalkan impor.

Di lain sisi, Putu menerangkan kalau Indonesia punya keuntungan karena menjalin kerja sama ekspor dengan Australia. Pemerintah Indonesia dan Australia telah menyepakati kerja sama dagang melalui Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Salah satu komoditas yang mendapat keistimewaan bea masuk ke sana adalah otomotif.

"Cuma sayangnya, produk kendaraan kita belum sesuai dengan permintaan pasar Australia. Jadi Australia itu permintaannya SUV dan sedan. Sementara di negara kita produksinya MPV," kata Putu, dalam forum diskusi bertajuk Kesiapan Industri Otomotif Menuju Era 4.0, di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12).

Semakin penting dan terasanya kontribusi pasar ekspor ini dibuktikan Putu lewat data. Sepanjang 10 bulan pertama tahun 2019 penjualan kendaraan roda empat Indonesia secara keseluruhan mengalami penurunan sebesar 5 persen dibanding periode yang sama setahun sebelumnya. Produksi mobil dari Indonesia menyusut menjadi sekitar 1,075 juta unit, dengan pasar dalam negeri sekitar 849 ribu unit (turun 12 persen dibanding tahun sebelumnya).

Menariknya dalam kondisi seperti ini tingkat ekspor tetap meningkat. Berturut-turut ekspor CBU dan CKD mencapai angka 275 ribu (naik 29 persen) dan 397 ribu (naik 483 persen).

Tahun 2025 target pemerintah mencanangkan nilai ekspor sebanyak 310 ribu unit, yang nyatanya sudah dilewati saat ini. Hal ini mendorong Gaikindo menetapkan target untuk tahun 2025 ekspor mencapai 1 juta unit, yang sekarang jadi terlihat mungkin terjadi.


Tags Terkait :
Ekspor Sedan SUV
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Hongqi Segera Hadir Di Singapura, Simak Bocorannya

Merek mobil mewah asal Tiongkok, Hongqi, dipastikan akan resmi masuk ke Singapura.

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Kenalkan Urban Cruiser dan BZ4X Produksi Lokal di GIIAS 2025

PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali menunjukkan komitmennya terhadap perkembangan industri otomotif nasional.

4 bulan yang lalu

Berita
Bridgestone Indonesia: Ban Tidak Kena PPN 12 Persen

Ban Bridgestone punya kandungan lokal 55 persen

10 bulan yang lalu


Berita
Aion Punya Dua Pabrik Di ASEAN. Pabrik Indonesia Fokus Produksi SUV

Saat pabrik di Indonesia berdiri, ia bukannya satu-satunya fasilitas Aion di ASEAN. Sebelumnya Aion sudah punya di Thailand.

1 tahun yang lalu


Berita
Recall di Berbagai Negara Tidak Berpengaruh, Chery Tetap Laris Manis di Pasar Global

Chery mendapatkan kenaikan penjualan dari ekspor yang meningkat. Selain itu mobilnya mendapat penghargaan dalam hal keselamatan.

1 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Hyundai dan KIA Secara Global Meningkat, Inilah Model-Model Yang Paling Laris

Hyundai dan KIA sama-sama berhasil meningkatkan penjualan mereka pada tahun ini. Model apa saja yang paling banyak dipesan?

1 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Akusisi Pabrik GM Demi Produksi Lebih Banyak Model di 2024

Hyundai telah masuk pasar India sejak 1998, dan pada tahun ini mereka ingin meningkatkan jumlah produksi untuk mengedarkan lebih banyak model

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Ekspor 139.581 Unit Mobil, Tiga Model Ini Yang Paling Banyak Peminat

Dari ratusan ribu unit yang dikirim ke berbagai negara, Toyota mencatat ada tiga model yang memiliki volume terbanyak.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Kini Honda Brio Satya Bertarnsmisi CVT Ada Yang Di Bawah Rp 200 Juta

Honda diam-diam tambahkan varian baru untuk mobil LCGC andalan mereka yakni Brio Satya.

7 menit yang lalu


Berita
HiAce Gen V Telah Berumur 22 Tahun, Tetap Awet Ditawarkan Dan Dapat Penyegaran Di Jepang

Mobil berkode H200 diperkenalkan sejak 2004 tahun ini telah berumur 22 tahun tanpa adanya perubahan model yang berarti.

2 jam yang lalu


Berita
Inilah Tiga Besar Mobil Terlaris Di Tiongkok, Geely EX2 Peringkat Pertama

Berdasarkan data penjualan ritel, Geely Galaxy Xingyuan atau yang lebih dikenal dengan Geely EX2 di Indonesia dinobatkan sebagai mobil penumpang New Energy Vehicle (NEV) terlaris.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Raize Dapati Perubahan, Ini Detailnya

Toyota Raize mendapatkan sedikit pembaruan di tahun 2026 ini.

4 jam yang lalu


Berita
Ban Radial Akan Jadi Masa Depan Sailun Di Indonesia

Punya berbagai kelebihan yang ujung-ujungnya agar lebih bersahabat dengan kantong konsumen

4 jam yang lalu