Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Perpres Mobil Listrik Sah, Toyota dan Daihatsu Tak Mau Buru-buru

Toyota dan Daihatsu, dua pabrikan dengan market share terbesar di Indonesia punya rencana untuk mengembangkan mobil listrik di Indonesia, namun mereka tidak ingin terburu-buru.
Berita
Kamis, 8 Agustus 2019 16:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Presiden Joko Widodo dikabarkan akhirnya menandatangani Perpres Mobil Listrik pada Senin, 5 Agustus 2019 lalu. Hal ini tentu menjadi sinyal positif bagi para pelaku industri otomotif dalam negeri yang mulai mengambil ancang-ancang untuk menghadirkan kendaraan listrik di Tanah Air.

Meski lampu hijau sudah diberikan untuk kendaraan ramah lingkungan di Indonesia, nyatanya sang pemimpin pasar, Toyota memilih untuk menunggu. "Tanggapan kami positif tentang berita ini. Namun kami masih menunggu detil dan isi peraturan nya sendiri seperti apa," ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy saat dihubungi OtoDriver (8/8).

Dia menerangkan kalau pihaknya masih mau menunggu dan mempelajari detail dari Perpres ini. Hal-hal seperti waktu implementasi, kategori, aturan turuanan sampai petunjuk pelaksaan dari kebijakan ini diharapkan akan segera keluar dan dapat menjadi rujukan dalam waktu dekat.

"Intinya Toyota punya line up dan teknologi lengkap untuk produk elektrifikasi. Kita akan coba menyesuaikan produk maupun produksi lokal yg sesuai dengan kondisi di indonesia dan juga aturan terkait," tambah Anton lagi.


Sama dengan "Si Kakak", Daihatsu juga tidak mau terburu-buru. Mereka bahkan menilai perlunya pengembangan industri pendukung terlebih dahulu. 

"Industri pendukung, kata Pak Jokowi, kan harus disiapkan. Terutama pabrik baterai. Terus daya beli (masyarakat) bagaimana? Harga mobil listrik itu lebih mahal 40 perse, lho," terang Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra kala dihubungi di waktu terpisah.

Baik Toyota maupun Daihatsu sudah tampak menunjukkan kesiapannya menyambut era mobil listrik di tanah air. Masih jelas dalam ingatan kita pada GIIAS 2019 lalu dua pabrikan ini gencar memamerkan produk hybrid yang cukup menyita perhatian. 


Tags Terkait :
Toyota Daihatsu Mobil Listrik
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

2 bulan yang lalu


Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

5 bulan yang lalu


Berita
Raport LCGC Di 2025, Produksi Turun Drastis

Produksi LCGC dari Januari - November 2025 lebih kecil dibandingkan periode yang sama di 2024

7 bulan yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga LCGC Terbaru (Desember 2025)

Segmen Low Cost Green Car (LCGC) kini masih diminati masyarakat karena harganya yang terjangkau, konsumsi BBM yang hemat, simpel dan ringkas untuk digunakan sehari-hari.

7 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

1 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

2 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

3 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

5 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

6 jam yang lalu