Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Konsep Terbaru BMW Usung Teknologi Mutakhir!

BMW Vision M NEXT bukan cuma menawarkan mesin PHEV ramah lingkungan, tapi juga kemampuan autonomous yang mutakhir.
Berita
Rabu, 26 Juni 2019 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Seiring terus berinovasinya teknologi, pengemudi akan dapat memilih apakah mereka ingin menyetir atau disetiri di masa depan. Dengan, BMW Group memperkenalkan BMW Vision M NEXT untuk mengungkapkan pandangannya tentang bagaimana kenikmatan berkendara di masa depan serta pengalaman berkendara secara autonomous.

BMW Vision M NEXT yang merupakan mobil konsep terbaru ini melakukan debutnya di event eksklusif #NEXTGen di BMW Welt, Jerman. Acara ini juga sekaligus ajang pamer keunggulan BMW Group dalam bidang desain, teknologi autonomous, konektivitas, elektrifikasi dan layanan mobilitas.

"BMW Vision M NEXT memberikan pandangan sekilas ke masa depan tentang pengalaman menyetir yang sporty," ujar Adrian van Hooydonk, Senior Vice President BMW Group Design.

“BMW Vision iNEXT mengilustrasikan bagaimana mengemudi secara autonomous diatur untuk mengubah kehidupan di atas kendaraan kita, BMW Vision M NEXT menunjukkan bagaimana teknologi canggih juga dapat membuat pengalaman mengemudi lebih murni dan lebih menarik secara emosional. Dalam kedua model, fokusnya kuat pada orang-orang di dalamnya. Desain dan teknologi pada kendaraan ini membuat pengalaman ‘EASE’ dan ‘BOOST’ lebih alami dan intens,” tambah Adrian.

BMW Vision iNEXT dan BMW Vision M NEXT Vision Vehicle mewakili versi prototipe konsep pengalaman masa depan BMW "EASE" dan "BOOST". EASE mencakup semua pengalaman selama perjalanan ketika kendaraan mengasumsikan sendiri tugas mengemudi. Di sini, kendaraan diubah menjadi ruang hidup di atas empat roda, dan para penumpang dapat merasa aman dan nyaman. Dari istirahat dan relaksasi, melalui berbicara, berinteraksi, dan menikmati hiburan di dalam mobil, hingga konsentrasi maksimum - pengalaman yang ditawarkan dengan konsep EASE sangat beragam sesuai dengan kebutuhan penghuni.

Sementara BOOST adalah manifesto dari ultimate active driving experience. Konsep EASE dan BOOST didukung dengan ukuran yang sama oleh blok-blok pembangun untuk masa depan BMW Group, yang terdiri dari bidang inovasi pengemudian otonom (Autonomous), Konektivitas (Connectivity), Elektrifikasi (Electrified) dan Layanan (Services) – ACES.

Pengalaman berkendara yang sebenarnya di BMW Vision M NEXT sama menariknya dengan penampilan luarnya. Sistem penggerak Power PHEV menawarkan pilihan antara penggerak all-wheel drive listrik dan penggerak roda belakang murni, dengan tenaga yang berasal motor listrik dan kekuatan mesin bensin empat silinder turbo dengan output tenaga 600 dk, kecepatan maksimal 300 km/jam. Jantung pacu ini juga memungkinkan BMW Vision M NEXT untuk berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu tiga detik.

Ada juga mode BOOST+ yang memberi kekuatan tambahan di setiap injakan pedal. Jarak maksimum saat berkendara dalam mode full listrik adalah 100 km - lebih dari cukup untuk menyelesaikan sebagian besar perjalanan murni dengan tenaga listrik. Ini berarti BMW Vision M NEXT adalah mobil sport yang juga akan cocok untuk digunakan di pusat kota dengan zona nol emisi mulai berlaku di masa depan.


Tags Terkait :
BMW Vision M Next
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BMW Seri 7 dan Seri 5 Listrik Akan Dijual Mulai 2022

Kedua sedan mewah ini akan dipasarkan dengan tenaga listrik mulai tahun 2022 mendatang. Bagaimana performanya?

5 tahun yang lalu


Berita
Mobil Konsep Terbaru BMW Usung Teknologi Mutakhir!

BMW Vision M NEXT bukan cuma menawarkan mesin PHEV ramah lingkungan, tapi juga kemampuan autonomous yang mutakhir.

6 tahun yang lalu


Berita
BMW Gandeng Intel dan Mobileye Untuk Wujudkan Vision Next 100 Autonomous?

Saat ini BMW sudah memulai kerjasama dengan perusahaan IT kenamaan untuk merancang level selanjutnya dari sistem autonomous mereka.

9 tahun yang lalu


VIDEO: Begini Visi MINI 100 Tahun Ke Depan

Kemungkinan besar kita tak akan ada 100 tahun lagi. Tapi kita bisa intip apa visi MINI untuk seabad ke depan.

Berita | 9 tahun yang lalu


Berita
BMW Vision Next 100 Belum Bisa ke Indonesia, Mobil Konsep Terbaru Apa di GIIAS?

Walau BMW Group Indonesia banyak menyinggung kecanggihan BMW Vision Next 100, tapi ternyata mobil berdesain agak aneh itu belum bisa hadir di Indonesia.

9 tahun yang lalu


Berita
Peringati Usia Seabad, BMW Bikin Visi Mobil 100 Tahun Ke Depan

Untuk merayakan 100 tahun usianya, BMW Group menciptakan sebuah mobil khusus yang diciptakan untuk mengintip masa depan.

9 tahun yang lalu


Berita
Ssst! Mazda Siapkan Mesin 6 silinder Untuk Bersaing Dengan BMW

Untuk pertama kalinya Mazda punya mesin 6 silinder inline.

6 tahun yang lalu


Berita
Intip Kehebatan Fitur ADAS Snapdragon Milik BMW iX3

BMW iX3 resmi melakukan debut dunianya.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

7 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

9 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

10 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

11 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

12 jam yang lalu