Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Hybrid Tak Dapat Insentif, Toyota Tak Panik

Meski tidak mendapat keuntungan dari Perpres Nomor 55 tahun 2019, Toyota menanti aturan turunan terkait PPnBM dan peraturan produksi yang diyakini akan mendukung model hybrid yang mereka pasarkan.
Berita
Jumat, 16 Agustus 2019 14:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Salinan Peraturan Presiden (Perpres) terkait Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik resmi dirilis ke publik. Salah satu hal yang diatur Perpres Nomor 55 tahun 2019 ini terkait insentif yang diharapkan dapat memacu perkembangan mobil ramah lingkungan di Indonesia.

Secara tegas kebijakan ini memaparkan kalau hanya Battery Electric Vehicle (BEV) alias kendaraan bermotor listrik berbasis baterai yang akan mendapat 'keringanan'. Hal ini terpapar pada Pasal 1 Ayat 3 yang membahas ketentuan umum.

Kabar ini menuntut pabrikan seperti Toyota untuk mulai merancang ulang strategi mereka. Hal ini mengingat, PT Toyota Astra Motor (TAM) masih menggantungkan harapan pada kendaraan hybrid --dan rencanya plug-in hybrid-- dalam menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia. Toyota Camry Hybrid, Alphard Hybrid, dan C-HR Hybrid contoh yang sudah mereka pasarkan.

Dijelaskan oleh Marketing Director TAM, Anton Jimmy Suwandi saat ini mereka tidak panik dan masih menunggu aturan turunan di level menteri ataupun pemerintahan lainnya.

"Dua yang lagi kita tunggu masalah PPnBM, kita dengar juga bocorannya di GIIAS kemaren dari Kemenkeu. Kemudian kedua bagaimana peraturan untuk produksi," terang Anton saat ditemui usai acara Toyota Fun/Code di Kuningan, Jakarta Selatan.

Anton juga cukup yakin kalau aturan turunan nantinya akan menyokong mobil listrik lainnya. Menurut dia hal ini semata-mata demi mendukung target 20 persen produksi kendaraan listrik tahun 2025 yang ditetapkan pemerintah.

"Untuk mencapai 2025, 20 persen rasanya ngga mungkin kalau tidak ada insentif support," ujarnya. "Jadi kita menunggu dua itu (PPnBM dan aturan produksi kendaraan listrik) dan mudah-mudahan masih sesuai dengan bayangan kita. Rasanya 20 persen elektrifikasi sangat possible karena kita melakukan production dengan TKDN yang tinggi. Kemudian ada PPnBM khusus buat yang co2-nya rendah pasti mengarah kepada mobil elektrifikasi, jadi ga cuma BEV, tapi juga hybrid dan lain-lain."


Tags Terkait :
Toyota Hybrid Mobil Listrik Pemerintah
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Suzuki Landy, MPV Kembaran Toyota Voxy

Kini tampilanya ada ubahan baru setingkat minor change dan spesifikasi mesinnya baru.

1 hari yang lalu


Berita
Nissan Evalia Bakal Hadir Kembali Dengan Teknologi PHEV Dan Kemampuan Off-road Ringan

Nissan Evalia PHEV off-road 2026 direncanakan kembali ke pasar China sebagai penerus NV200 dengan teknologi plug-in hybrid dan kemampuan off-road ringan.

1 hari yang lalu

Berita
IMV Sub Zero, Awal Dari Platform Toyota IMV

Toyota IMV Sub Zero platform menjadi konsep awal kendaraan modular berbentuk flatbed yang ditampilkan Toyota di Japan Mobility Show 2025.

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Hybrid Segera Melantai Dengan Tampilan Lebih Boxy

Toyota Fortuner Hybrid generasi baru tengah diuji di Thailand dengan desain lebih boxy. Peluncuran di India diperkirakan akhir 2026 atau awal 2027.

2 minggu yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Honda Belum Menyerah Dengan EV, Gandeng QuantumScape Untuk Solid-State Battery

Honda telah membatalkan sejumlah proyek kendaraan listrik murni beberapa waktu lalu. Namun pabrikan berlogo ‘H’ tegak ini tak sepenuhnya mundur dari persaingan EV dunia.

2 jam yang lalu


Berita
Pusat Riset BYD Berbenah, Antisipasi Penjualan Melemah

Guna mengatasi perlambatan penjualan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, BYD merombak struktur pusat riset dan pengembangan kendaraan listrik mereka.

3 jam yang lalu


Truk
Hino Buka Kelas Industri Hino Di SMKN 5 Makassar

Ketersedian tenaga ahli otomotif tidak bisa diciptakan dalam waktu singkat, butuh konsistensi usaha menjaring bibit unggul.

4 jam yang lalu


Bus
Ribuan Bus AKAP Masih Melanggar Izin Trayek dan KIR

Soal kelaikan teknis armada dan kepatuhan administratif masih jadi isu besar di dunia bus. Padahal keduanya jadi awal dari terjaminnya keselamatan perjalanan.

19 jam yang lalu


Berita
Baru Dijual di China, Intip Kehebatan BYD Great Tang SUV Listrik Canggih

BYD secara resmi menambah line up SUV listrik mereka. Yang terbaru untuk pasar Tiongkok ada BYD Great Tang.

1 hari yang lalu