Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Drift Berbasis Minibus? Ini Dia iMax N Drift Bus

Saatnya MPV jadi mobil drift.
Berita
Kamis, 24 Oktober 2019 16:00 WIB
Penulis : Christoper


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Melihat aksi drift menggunakan mobil sedan seperti BMW E36, Nissan Silvia atau Toyota AE86 sudah biasa. Bagaimana jika aksi drifting tadi dilakukan oleh sebuah mobil minibus yang berbasis Hyundai H1?

Bukan isapan jempol, ini dia iMax N Drift Bus yang diciptakan oleh Hyundai Australia.

Hyundai iMax N sendiri dikenal di Indonesia dengan nama Hyundai H1 yang tak lain adalah  kendaraan Multi Purpose Vehicle (MPV).

Seperti dilansir Carbuzz, mobil ini basicnya dipesenjatai mesin Diesel CRDi berkapasitas 2.500 cc dengan kapasitas angkut 8 penumpang. Namun dalam misi ‘gila’ ini dimodifikasi dengan cukup radikal.

BACA JUGA

Modifikasi yang dilakukan terutama pada bagian jantung pacu yang diganti dengan mesin V6 3.5 Twin-Turbocharged Twin-Diesel yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 402 dk dan Torsi maksimal 555 Nm. 

Tenaga besar tersebut ditransfer langsung ke roda belakang dengan transmisi otomatis 8 percepatan. Perubahannya tidak sampai disitu saja, sektor suspensi juga diganti menjadi sistem elektrik dan tentunya sistem pengereman agar sesuai dengan performa mesin yang buas.

“Drift Bus” ini juga mengalami ubahan pada pelek menjadi ukuran 19 inci sama dengan yang digunakan pada Hyundai i30 N. Pembagian distribusi berat 50-50 yang sempurna, membuat mobil ini mudah mendapatkan sudut-sudut maneuver dengan maksimal.

Kabarnya mobil ini bisa berakselerasi dari kecepatan 0-100 kpj hanya dalam waktu kurang dari 5 detik. Agar tidak penasaran, tonton video berikut.

Editor : Suryo Sudjatmiko


Tags Terkait :
Hyundai H-1 Drift
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Hyundai H-1 Resmi Berhenti Produksi Di Indonesia

Kiprahnya rampung setelah nyaris 14 tahun

1 tahun yang lalu


Berita
Hyundai H-1 Stop Produksi di Indonesia

Hyundai H-1 jadi komoditi eksport Indonesia

2 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Staria Akan Dirakit Di Indonesia. Gantikan H-1?

Kemungkinan akan dilaksanakan pada Juni atau Juli 2024

2 tahun yang lalu


Berita
Mengintip Staria Van, Varian Pekerja Di Eropa

Staria Van punya berbagai konfigurasi pilihan bodi

4 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Staria Punya Varian Blind Van

Di Indonesia, Staria berada di kategori van premium, tetapi kawasan Eropa memiliki versi 'pekerja' dengan versi Blind Van.

4 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Staria Akan Dirakit Di Asean. Di manakah Itu?

Myanmar akan jadi rumah bagi Staria

4 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Staria Bukan Pengganti H-1

Di Indonesia Staria difokuskan untuk disegmentasikan untuk kelas premium

4 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Staria Dibanderol Lebih Mahal Rp 30 Juta Dari Hyundai H1

Staria diposisikan untuk menggantikan Hyundai H-1

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Daihatsu Ajak Komunitas Pulang Kampung Bareng

Menjelang lebaran 2026, Daihatsu mengajak anggota komunitas untuk mudik bersama.

44 menit yang lalu


Berita
Toyota Sempat Jadi Calon Mitra Agrinas Untuk Koperasi Merah Putih, Sayang Tidak Deal

Proyek pengadaan mobil untuk PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk 105.000 unit terus menjadi sorotan.

1 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HONDA Terbaru (Maret 2026)

Honda merupakan salah satu merek dengan penjualan terbesar di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Toyota Mulai Tawarkan Sedan Listrik Termutakhirnya: bZ7

Harganya jika dikonversi ke rupiah paling mahal sekitar Rp500 jutaan

3 jam yang lalu


Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

21 jam yang lalu