Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mesin Turbo Daihatsu Kapan Meluncur?

Mesin turbo 1.000 cc yang diriset Daihatsu Indonesia bukan tak mungkin untuk dijejali ke model yang sudah ada.
Berita
Jumat, 8 November 2019 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Daihatsu mengakui sedang melakukan riset dan study terhadap mesin turbo. Salah satu metode pengujiannya adalah menggunakan media 2 unit produknya yang tak dijual di tanah air, yakni Thor dan Tanto.

Pada artikel sebelumnya pun PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang direpresentasikan oleh Amelia Tjandra sebagai Marketing Director mengatakan bahwa hasilnya positif. Namun positif di sini hanya dalam artian; mesin tersebut cocok untuk kondisi dan lingkungan Indonesia.

Lantas kapan mesin tersebut akan resmi muncul di balik kap mesin model produksi massal yang bisa dimiliki konsumen? Amelia belum bisa menjawab pertanyaan ini.

"Kami masih mengamati respon masyarakat Indonesia. Karena yang mengeluarkan (menjual mobil) turbo ini kan ada beberapa brand ya. Kami masih mempelajari, kalau trendnya ternyata masyarakat Indonesia menyukai mesin kecil dengan turbo, pasti kita penuhi," jawab Amelia.

Ia menyebut mesin turbo 1.000 cc yang diriset pihaknya bukan tak mungkin untuk dijejali ke model yang sudah ada. Sebab Amelia tak sependapat dengan penerawangan awak media yang menyebut mesin turbo itu akan jadi bagian model dan segmen baru.

"Kalau kita lihat masyarakat yang pakai turbo kan umumnya mereka lebih suka performance, speed, nah orang-orang seperti itu umumnya anak muda. Intinya turbo itu cocoknya untuk yang berjiwa muda," imbuh Amelia yang kami temui di sebuah mall daerah Jakarta Pusat.

Pernyataan Amelia di atas sekaligus dipakainya untuk menepis prediksi bahwa mesin turbo itu akan dijejali ke model MPV seperti Xenia maupun Sigra.


Tags Terkait :
Daihatsu Sigra Mesin Xenia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

1 hari yang lalu


Berita
Raport LCGC Di 2025, Produksi Turun Drastis

Produksi LCGC dari Januari - November 2025 lebih kecil dibandingkan periode yang sama di 2024

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga LCGC Terbaru (Desember 2025)

Segmen Low Cost Green Car (LCGC) kini masih diminati masyarakat karena harganya yang terjangkau, konsumsi BBM yang hemat, simpel dan ringkas untuk digunakan sehari-hari.

1 hari yang lalu

Daftar Harga
Daftar Harga LCGC Terbaru (Juli 2025)

Segmen Low Cost Green Car (LCGC) kini juga menjadi tren yang ramai diminati masyarakat

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

9 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

9 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

10 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

11 jam yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

12 jam yang lalu