Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Kompon Pada Ban Mobil

Compoud ban tentukan jenis dan kegunaan ban.
Berita
Sabtu, 28 Desember 2019 15:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tiap pabrikan ban selalu punya formulasi khusus untuk menentukan Rubber Compound atau biasa disebut compound untuk membedakan spesies ban yang diproduksinya. Untuk menentukan tingkat kekenyalan ban, pabrikan menggunakan lapisan karet pada ban. Lapisan karet inilah yang lazim disebut compound.  Lapisan compound tak hanya bicara mengenai satu bagian ban saja, namun secara keseluruhan, yakni telapak ban, dinding, bagian dalam maupun luar ban.

“Compound ini terbuat dari berbagai macam bahan dan tentu bahan baku utamanya adalah karet alam ataupun karet sintetis yang dicampur dengan berbagai bahan kimia semisal karbon hitam, belerang, minyak dan beberapa bahan kimia lainnya,” tutur Zulpata Zainal, PG-On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk. “Dari bahan-bahan inilah komposisi ban dengan tingkat kekenyalan yang diinginkan saat diracik,” lanjutnya.

Penggolongan terbesar pada jenis compound ban terdapat pada telapak ban serta dinding samping ban termasuk juga compound di lapisan dalam ban.
Pada compound di telapak ban, ada beberapa fungsi yang disesuaikan dengan target kemampuan ban.

“Dari compound inilah performa dan kegunaan ban ditentukan. Semisal ban yang digunakan untuk balap akan beda dengan ban yang digunakan pada mobil penumpang yang fokus pada bahan bakar yang lebih efisien,” lanjutnya. “Ban balap punya compound ban yang lebih kenyal agar punya cengkraman yang baik pada permukaan jalanan, sebaliknya ban dengan fokus hebat bahan bakar lebih berfokus untuk mengurangi hambatan gulir (RCC: rolling resistance coefficient),” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa salah satu rumusan penting pada struktur ban adalah compound dan pada bagian inilah pabrikan melakukan rumusan dan ‘oprekan’ untuk menunjukkan keistimewaan suatu ban mobil.


Tags Terkait :
Ban Compound Performance
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
GT Radial Luncurkan Ban Yang Tangguh Offroad dan Onroad Secara Bersamaan

GT Radial meluncurkan generasi baru ban All Terrain Toughness & Performance di tahun 2023 yang diberi nama Savero A/T Pro. Ini keunggulannya

2 tahun yang lalu


Berita
Jenis Dan Kemampuan Ban Ditentukan Oleh Bahan Ini

Ban terbentuk dari paduan beberapa komposisi compound, untuk menentukan daya cengkram dan fungsi lainnya.

5 tahun yang lalu


Berita
Mengenal Kompon Pada Ban Mobil

Compoud ban tentukan jenis dan kegunaan ban.

5 tahun yang lalu


Berita
Ban Michelin Terbaru ini Bisa Buat Balapan Sekaligus Harian

Pilot Sport 4 adalah ban performa tinggi dari Michelin yang resmi digunakan untuk balap BMWCCI One Make Race 2018.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Waspada Titik Lelah Saat Masuk Tol Wilayah Jawa Tengah

Jalur arteri juga patut diwaspadai karena pengguna jalannya sangat bervariasi

10 menit yang lalu


Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

14 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

14 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

15 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

16 jam yang lalu