Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lama Inden Suzuki Jimny di Indonesia Makin Tak Masuk Akal

Suzuki Jimny seakan menjadi produk mobil paling kontroversial di Indonesia.
Berita
Sabtu, 21 Desember 2019 13:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Suzuki Jimny seakan menjadi produk mobil paling kontroversial dan paling dicari-cari di Indonesia. Bagaimana tidak, rumor yang beredar mengatakan bahwa inden Jimny kini bisa mencapai 4 tahun lamanya.

Donny Saputra selaku 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales ketika diwawancarai di Jakarta Selatan menceritakan bahwa salah satu dealer-nya mendapatkan antrean inden yang sangat panjang.

“Kemarin saya dapat update. Ada salah satu dealer Suzuki di Jakarta yang sudah menerima inden Jimny 250 unit. Kalau misalkan satu bulan datang satu unit, berarti indennya 250 bulan atau 20 tahun,” ungkap Donny

Menariknya, konsumen tersebut masih tetap mempertahankan nomor antrean. “Dan konsumen tersebut masih ngotot. Kita sudah informasikan berapa unit indennya akan tetapi konsumen masih tetap memesan Jimny,” tutur Donny.

“Antrean-antrean panjang ini biasanya terjadi di kota-kota besar,” jelasnya menggambarkan betapa mengularnya dan tak masuk akalnya pemesanan SUV yang namanya melegenda ini.

Namun fenomena inden panjang Jimny ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di negara asalnya pun, Jimny dijual dalam keadaan tidak ready stock. Konsumen di negeri matahari terbit tersebut juga harus melakukan inden meski tak sepanjang di Indonesia.


Tags Terkait :
Suzuki Jimny
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
Nissan Tekton, SUV Compact Dengan Karakter Patrol

Untuk pasar Australia akan hadir dengan nama Renault Duster.

2 minggu yang lalu


Komparasi
Toyota Land Cruiser FJ vs Suzuki Jimny JC74, Perbandingan Dimensi dan Performa SUV Ladder Frame Kecil

Keduanya merupakan SUV ladder frame di mana Land Cruiser FJ merupakan anggota SUV legendaris Toyota termungil.

1 bulan yang lalu


Berita
Hyundai Creta Next Gen Bakal Lebih Bongsor

Hyundai Creta generasi 3 2027 dikembangkan dengan dimensi lebih besar menggunakan platform baru K3. Prototipe tengah diuji di India jelang debut awal 2027.

1 bulan yang lalu


Tips
Cara Mudah Membersihkan Debu Rem Yang Menempel di Pelek

Cara membersihkan debu rem di pelek menggunakan wheel cleaner: dinginkan pelek, bilas air bertekanan, semprot cleaner, lalu gosok. Tips pakar otomotif.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Honda Bidik Penjualan Lebih Besar di GIIAS 2026, Andalkan DP Ringan hingga Cicilan Mulai Rp1 Jutaan

Honda berikan berbagai promo menarik sepanjang GIIAS 2026 berlangsung.

4 jam yang lalu


Berita
Harga LEPAS E4 EV di Indonesia Rp339 Juta, Klaim Jarak Tempuh 600 Km

LEPAS Indonesia resmi meluncurkan LEPAS E4 EV di GIIAS 2026 dengan harga Rp339 juta. SUV listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 600 km (CLTC).

5 jam yang lalu


Berita
Hal-hal Menarik Yang Bikin Wuling Aira EV Jadi Pusat Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Aira EV diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai city car listrik entry-level dengan harga di bawah Rp200 juta. Simak spesifikasi dan fitur harga Wuling Aira EV GIIAS 2026.

6 jam yang lalu


Berita
Rahasia di Balik Konsumsi BBM Hemat Suzuki XL7

Suzuki XL7 dengan mild hybrid yang dimilikinya mampu menghemat BBM lebih baik. Sehingga mobil ini jadi yang paling hemat di kelasnya.

7 jam yang lalu


Berita
Deretan Mobil Suzuki Yang Menarik Dicoba di GIIAS 2026

Suzuki memiliki line up terbaru yang bisa dicoba di GIIAS 2026.

7 jam yang lalu