Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kenapa MPV Laris di Indonesia? Ini Kata Pengamat

"Mangan ora mangan yang penting kumpul"
Berita
Sabtu, 15 Juni 2019 11:00 WIB
Penulis : Yulian Lahardi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sejauh ini penjualan MPV (Multi-Purpose Vehicle) di Indonesia terbilang paling laris ketimbang model lain. Seperti yang telah diberitakan OtoDriver beberapa waktu lalu, bahwa Jonfis Fandy selaku Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, mengakui meski trend penjualan MPV 7 penumpang turun, tetapi mobil jenis ini masih mendominasi pasar.

“Lima tahun lalu, kontribusi penjualan mobil 7 seater mencapai 72 persen. Namun kini proporsinya hanya 60 persen,” imbuhnya saat diwawancarai di Karawang, Jawa Barat (26/3). Selain itu, penjualan tertinggi produk 7 seater di Indonesia masih dipegang oleh merek mobil asal Jepang, seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi dan Honda. 

Foto: Yulian Lahardi

Menyikapi larisnya MPV 7 penumpang di Indonesia, Bebin Djuana selaku pengamat industri otomotif pernah buka suara dalam sebuah kesempatan. Katanya, ada sejumlah faktor yang menjadikan larisnya sebuah produk. Amelia Tjandra selaku Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor lebih senang dengan menyebut tren larisnya MPV karena adanya ungkapan mangan ora mangan yang penting kumpul di masyarakat Indonesia.

"Kebutuhan terhadap kendaraan keluarga, serta kekuatan brand image dan reputasi merek yang dibangun bertahun-tahun menjadi urutan pertama masyarakat tertarik membeli sebuah produk," ungkap Bebin. Lanjutnya, meski begitu, brand image tersebut juga harus dibarengi dengan model yang kekinian.

Foto: Yulian Lahardi

Baca juga: Honda: Mobil 7 Seater Bukanlah Kebutuhan

"Keterbukaan arus informasi internet, sehingga masyarakat dengan mudah bisa mengakses dan membandingkan satu produk dengan produk lainnya, termasuk melakukan komparasi desain dan harga," jelas Bebin yang pernah menjabat posisi strategis di Suzuki dan Hyundai ini.

Masih menurutnya, ketersediaan spare parts dan tersebarnya jaringan aftersales service juga bisa menjadi penentu laris atau tidaknya sebuah kendaraan.

Bagaimana menurut Anda?


Tags Terkait :
Toyota Daihatsu Suzuki MPV LMPV
Y

Yulian Lahardi

contrib

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Komparasi
Antara Ignis, Agya, Brio dan Ayla, Mana yang Paling Oke Untuk Melibas Genangan Air?

Dalam perbandingan kali ini, ground clearance dijadikan patokan awal untuk mengetahui kemampuan keempat city car melibas genangan air.

7 tahun yang lalu


Berita
Suzuki Karimun Generasi Terbaru Segera Diproduksi Massal?

Hatchback generasi baru itu disebut akan masuk ke lini produksi massal.

7 tahun yang lalu


Berita
20 Mobil Terlaris di Awal 2018. Xpander 'Tempel' Avanza!

Pembukaan tahun 2018 ini, Avanza benar-benar kedatangan pesaing baru dari Mitsubishi

8 tahun yang lalu


Berita
12 Mobil Baru Paling Fenomenal di Indonesia Selama 2017

Redaksi OtoDriver telah mencatat ada beberapa mobil yang kemunculannya menuai angka pembaca yang tak sedikit selama 2017.

8 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Goda Pengunjung GIIAS Dengan Menampilkan EV Prototype 7-seater, IONIQ 3 dan Program Kredit

Hyundai membawa beberapa model baru dalam gelaran GIIAS 2026 mendatang. Ada juga beragam program pembiayaan ringan yang mereka rilis.

1 jam yang lalu


Berita
Dikenal Sebagai Pionir di Dunia, Ini Evolusi Dan Perkembangan Teknologi Dual Mode BYD dari DM-i, Dmo dan DMp

Evolusi teknologi hybrid BYD DM generasi 5 menelusuri perjalanan BYD sebagai pionir PHEV dunia dari F3DM hingga efisiensi termal 46,06 persen dan jarak tempuh lebih dari 1.800 km.

3 jam yang lalu


Berita
Respol, Bosch, Toyota dan BMW Tes Bahan Bakar Sintetik, Solusi Cepat Pertahankan ICE

Bahan bakar sintetik diklaim bisa menghasilkan emisi nyaris nol.

3 jam yang lalu


Berita
EV & DM - Teknologi yang Saling Melengkapi dalam Ekosistem NEV BYD di Indonesia

Teknologi BYD DM Electric First Indonesia mengintegrasikan motor listrik sebagai penggerak utama untuk pengalaman berkendara EV yang responsif dan efisien di berbagai kondisi perjalanan.

5 jam yang lalu


Berita
Teknologi DM dari BYD, Solusi Pelengkap Elektrifikasi Indonesia Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Teknologi DM BYD solusi elektrifikasi Indonesia menggabungkan EV dan hybrid dengan pendekatan electric-first untuk mobilitas efisien di medan bervariasi dan lalu lintas padat.

6 jam yang lalu