Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jaguar Land Rover Rumahkan Ribuan Pekerjanya Karena Keterpurukan

Sepanjang tahun 2018 ternyata Jaguar Land Rover mengalami banyak sekali masalah dan kini mereka semakin terpuruk.
Berita
Minggu, 13 Januari 2019 15:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Jaguar Land Rover bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) lagi gara-gara merosotnya penjualan mereka di Tiongkok, selain beberapa sebab lainnya. Menurut yang dikabarkan Reuters (10/1), bahwa pabrikan otomotif terbesar di Inggris tersebut akan melakukan pengurangan jumlah karyawan yang mencapai ribuan orang. 

Mereka berasal dari berbagai level jabatan. Staf produksi di pabrik tidak akan terkena imbas ‘pada tahap ini’. Jaguar Land Rover mengambil langkah tersebut karena menghadapi penurunan penjualan dengan persentase dua digit di China sebagai efek perang dagang negara tersebut dengan Amerika Serikat. Di samping itu, permintaan terhadap mobil-mobil diesel di Eropa yang berkurang drastis juga mempengaruhi.

Sebagai gambaran, penjualan di ‘Negeri Tirai Bambu’ pada Juli sampai September terjun bebas 44 persen. Ini merupakan penurunan terbesar Jaguar Land Rover dibandingkan pasar mereka yang lain di seluruh dunia.

Torehan buruk itu membuat China berubah status dari pasar terbesar Jaguar Land Rover menjadi yang terkecil.  Eksekutif pabrikan ini, pada Oktober, sempat mengatakan pabrik di Changsu sempat tidak beroperasi demi membiarkan stok di fasilitas perakitan maupun di dealer berkurang terlebih dahulu.

Ditambah lagi semakin tidak populernya mobil diesel di Eropa juga turut memukul bisnis Jaguar Land Rover. Pasalnya, model-model diesel selama ini bisa berkontribusi 90 persen terhadap penjualan mereka di Inggris dan 45 persen di pasar global.

Kondisi yang tidak mengenakkan di China, Eropa plus isu British Exit (Brexit) membuat mereka rugi 354 juta pound sterling (Rp 6,36 triliun) selama April – September, melakukan PHK 1.000 orang di Inggris, sempat menutup pabriknya di Solihull selama dua minggu dan mengurangi jumlah hari kerja di salah satu pabriknya yaitu Castle Bromwich.

Melihat ini, perusahaan otomotif milik Tata Motors tersebut juga telah mengungkap rencana memotong biaya serta meningkatkan aliran kas hingga 2,5 miliar pound sterling (Rp 44,93 triliun). Caranya antara lain dengan mengurangi biaya pegawai dengan mereduksi jumlah pekerja di berbagai level.

Semua kendala ini membuat penjualan Jaguar Land Rover secara global berkurang 4,4 persen selama 11 bulan pertama 2018 hanya mencapai 540.548 unit. Prediksi mencapai total produksi 1 juta unit pada akhir dekade pun kemungkinan meleset.


Tags Terkait :
Jaguar Land Rover Pabrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Barisan Peserta IIMS 2024, Start Sehari Usai Coblosan Pemilu

Event berlangsung tanggal 15-25 Februari 2024

1 tahun yang lalu


Berita
Pameran IIMS Kembali Digelar Februari 2024, Ada Dua Brand Baru Ikut

Di antara brand yang ikut terdapat ada dua merek baru yang siap memulai kiprahnya di tanah air yaitu BYD dan Vinfast.

1 tahun yang lalu


Berita
Ratusan Ribu Mobil Ditarik Kembali di Korea Selatan, Termasuk Sorento

Ada beberapa mobil yang harus mendapatkan recall di Korea Selatan. Termasuk Kia Sorento yang juga dijual di Indonesia.

3 tahun yang lalu


Berita
V-Kool Resmi Jadi Standar Delapan APM Di Indonesia

Silver Series sudah diluncurkan sejak 2018 silam

4 tahun yang lalu


Berita
Jaguar Land Rover Tuduh VW Group Gunakan Hak Patennya Tanpa Izin

Jaguar Land Rover meminta Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat untuk memblokir penjualan beberapa SUV Volkswagen.

5 tahun yang lalu


Berita
Cina Pulih dari Virus Corona, 90% Pabrik Mobil Kembali Beroperasi

Merek-merek otomotif terkenal yang memiliki pabrik di China, sudah kembali memulai aktivitas produksi.

5 tahun yang lalu


Crash Test
Melihat Fitur Keselamatan 5 Compact SUV Ternama. Siapa Paling Safety?

Kelima compact SUV masing-masing memiliki fitur keselamatan modern dan memperoleh bintang 5 dalam tes keselamatan. Siapa terbaik?

6 tahun yang lalu


Berita
4 Negara Finalis Piala Dunia 2018, Inilah Berbagai Merek Mobilnya

Inilah perbandingan industri otomotif dari keempat negara finalis Piala Dunia 2018

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jaecoo Bakal Boyong SUV 7 Seater Dengan Bekal Teknologi Elektrifikasi Lagi Tahun Ini

Jaecoo rencanakan rilis SUV 7 seater elektrifikasi di Indonesia 2026. Model NEV hadirkan teknologi HEV hingga BEV, ungkap Business Unit Director Jim Ma.

14 jam yang lalu


Berita
Seperempat Dari Populasi Volvo EX30 Di Indonesia Terkena Recall Karena Baterai

Recall Volvo EX30 Indonesia baterai: Seperempat dari 85 unit tahun 2024 terdampak cacat produksi modul sel yang berpotensi panas berlebih. Volvo hubungi konsumen.

15 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 07 EV Dengan Blade Battery Gen 2 Resmi Meluncur, Lebih Hemat Dan Canggih

BYD Seal 07 EV resmi dijual dengan blade battery generasi terbaru. Apa saja keunggulannya?

17 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga NISSAN Terbaru (Maret 2026)

Baru-baru ini Nissan menghadirkan anyar andalannya di Indonesia, yakni All New Nissan X-Trail.

18 jam yang lalu


Berita
Xpeng G6 Kini Punya Varian EREV Di Cina

Xpeng resmi meluncurkan G6 EREV

19 jam yang lalu