Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Sebab Indonesia Gunakan Posisi Kemudi Sebelah Kanan

Aturan ini diterapkan sejak jaman penjajahan Belanda
Berita
Kamis, 7 Maret 2019 16:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat ini 60% populasi mobil di dunia menggunakan posisi setir alias kemudi di sebelah kiri. Namun mengapa Indonesia malah menggunakan posisi kemudi minoritas yakni di sebelah kanan?

Penggunaan posisi kemudi di Indonesia erat hubungannya dengan regulasi yang diberlakukan oleh pemerintah Hindia Belanda saat menjajah Indonesia.

Sebelumnya kita singgung asal muasal penamaan regulasi penempatan setir kendaraan ini. Di kita kenal istilah Left Hand Drive (LHD) atau Right Hand Drive (RHD), di mana penamaan ini dilabelkan pada letak posisi kemudi pada sebuah mobil.

Dilansir dari sejumlah sumber, ternyata yang melatarbelakangi sebelumnya adalah pengaturan berjalan maju, sehingga dikenal sebagai Left Hand Traffic (LHT) dan Right Hand Traffic (RHT).

Pengertiannya, LHT adalah berkendara (jalan maju) di mana pengemudi menggunakan lajur kiri jalan untuk berkendara, hal ini mengharuskan posisi setir atau kemudi berada di sebelah kanan. Sedangkan RHT adalah sebaliknya.

Aturan RHT dan LHT ini diberlakukan sejak zaman jalanan dikuasai oleh kuda dan kereta kuda yang  kemudian diberlakukan hingga saat ini.

Kembali ke sejarah Indonesia, seperti dikutip dari id.qoura.com yang bersumber dari berbagai literatur. Pada abad 16, sistem berkendara di sebelah kiri diberlakukan oleh Belanda di Indonesia. Aturan ini berlaku di semua wilayah jajahan Belanda lainnya seperti Suriname.

Kekalahan Belanda pada Prancis di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte pada 1806 membawa banyak dampak hingga aturan berkendara. Di bawah jajahan Perancis inilah Belanda mengganti posisi mengemudinya di sebelah kanan.

Perubahan di negeri kincir angin ini ternyata tidak diikuti di negara jajahannya termasuk Indonesia, begitupun ketika negeri ini mulai mengenal kendaraan bermotor pada abad 19.

Aturan ini terus dipakai hingga saat ini, di mana kita mengemudi di sebelah kiri dengan posisi setir di sebelah kanan.


Tags Terkait :
Letak Kemudi Aturan Lalu Lintas Setir
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Ini Sebab Indonesia Gunakan Posisi Kemudi Sebelah Kanan

Aturan ini diterapkan sejak jaman penjajahan Belanda

7 tahun yang lalu


Berita
Mobil Stir Kanan Vs Stir Kiri, Lebih Bagus Mana?

Di katakan bahwa posisi kemudi di kiri lebih baik dari kemudi di kanan

5 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Belum Komplit Perkenalkan E4, Lepas Umumkan Akan Bawa E6 di Q4 2026

Lepas E6 rilis Q4 2026 Indonesia sebagai BEV kedua setelah E4. SUV listrik ini tengah menjalani pengujian untuk disesuaikan dengan kondisi jalan dan lalu lintas lokal.

3 hari yang lalu


Truk
Bukan Hanya Rambo, REO M35 Jadi Bintang di Film-Film Perang Hollywood

REO M35 bintang film perang Hollywood tampil dalam berbagai film perang Vietnam. Truk militer legendaris ini juga digunakan TNI sejak era 1970-an.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

9 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

10 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

11 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

11 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

13 jam yang lalu