Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Honda Sensing Tetap Butuh Peran Aktif Pengemudi

Walau Accord generasi terbaru punya keunggulan pada fitur keselamatan yang tergolong canggih dan pintar, namun sedan terbaru ini bukan berarti bisa "dilepas" begitu saja saat di jalanan.
Berita
Minggu, 28 Juli 2019 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Walau Honda Accord generasi terbaru punya keunggulan pada fitur keselamatan yang tergolong canggih dan pintar, namun sedan terbaru ini bukan berarti bisa "dilepas" begitu saja saat di jalanan.

Adanya Honda Sensing yang meliputi seabrek fitur untuk membantu pengemudi menghindari dan meminimalisir potensi kecelakaan saat berkendara, pihak Honda Indonesia tetap menyebut peran pengemudi sebagai penentu keselamatan berkendara.

Contohnya pada kerja Lane Keeping Assist System (LKAS). Walau sistem pintarnya akan mengkoreksi kemudi saat mobil akan melewati batas marka jalan, namun reaksi pengemudi tetap diperlukan supaya mobil tetap berjalan dengan semestinya.

Begitu juga pada kerja Collision Mitigation Brake System (CMBS). Pada fitur yang terintegrasi dengan Forward Collision Warning (FCW) ini akan berhenti setelah 5 kali kerja membantu mengurangi potensi tabrakan depan. 

Hal itu tidak aneh. Justru komputer Honda Sensing menganggap ada yang tak beres jika sampai 5 kali kejadian reaksi rem atas potensi bahaya terjadi sampai 5 kali. Bisa jadi sang pengemudi mengalami kekurangan konsentrasi. CMBS akan kembali kerja normal setelah mesin mati dan kemudian berjalan normal dengan 5 kali kesempatan kerja lagi.

Selain dua kebolehan di atas, sistem Honda Sensing meliputi fungsi Road Departure Mitigation System (RDM) yang terintegrasi dengan Lane Departure Warning (LDW), Adaptive Cruise Control (ACC) yang terintegrasi dengan Low Speed Follow (LSF) dan Auto-High Beam.

Fitur keselamatan pada Accord generasi kesepuluj ini bekerja dengan sebuah kamera monokular dan wave-milimeter radar untuk terus menerus memantau dan menilai berbagai kondisi lalu lintas di depan kendaraan. Jika diperlukan, sistem ini akan bekerja secara simultan dan kooperatif dengan fitur-fitur lain seperti VSA, EPS dan Brake Assist untuk memberikan peringatan audio dan visual, atau melakukan tindakan korektif untuk membantu pengemudi menghindari tabrakan.


Tags Terkait :
Honda Accord
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Penyebab Kap Mesin Model Ini Tak Lagi Digunakan Pabrikan Mobil

Saat ini model kap mesin seperti ini tidak lagi banyak digunakan pabrikan otomotif dunia

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HONDA Terbaru (November 2025)

Honda merupakan salah satu merek dengan penjualan terbesar di Indonesia.

3 minggu yang lalu


Berita
Honda Accord Dapat Tambahan Fitur Baru Di Thailand

Honda Accord mendapatkan revisi ringan di Thailand.

2 bulan yang lalu


Berita
Honda Boyong Prelude Di GIIAS 2025, Simak Sejarahnya

Pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 mendatang, PT Honda Prospect Motor (HPM) akan menghadirkan Prelude Generasi VI untuk menyapa khalayak Indonesia.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

6 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

8 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

9 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

10 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

11 jam yang lalu