Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BMW Indonesia Masih Ragu Hadirkan Mobil Listrik di Tanah Air

Hal tersebut rupanya juga dialami  oleh BMW Group Indonesia. Mereka merasa bahwa memasarkan mobil listrik di Indonesia masih sulit.
Berita
Minggu, 10 Februari 2019 15:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Problematika konsep mobil listrik di Indonesia seakan belum usai. Skema pajak yang masih bersifat wacana membuat para Agen Pemegang Merek seolah belum berani untuk memasarkan produk mobil listrik ke Indonesia secara jor-joran.

Hal tersebut rupanya juga dialami oleh BMW Group Indonesia. Mereka merasa bahwa memasarkan mobil listrik di Indonesia masih sulit.

"BMW sangat mendukung itu karena pasti akan menjadi prestasi untuk Indonesia, tapi yang menjadi concern ini yang langsung ke kendaraan listrik (full electric vehicles) dan ini menurut kami masih sulit," ujar Vice Presiden of Corporate Communication BMW Group Indonesia saat diwawancarai di Jakarta Barat (7/2).

Meski demikian, mobil ‘setengah listrik’ dari BMW telah dipasarkan di Indonesia meski payung regulasinya yang belum jelas. “BMW i8 Coupe dan i8 Roadster kita sudah luncurkan di Indonesia berdasarkan pengalaman kami masih ada keraguan untuk mengarah ke full electric, dan apabila payung regulasi sudah ada kita harus lihat lagi, detailnya seperti apa," tambah Jodie.

"Jumlah pelanggan yang ada di Indonesia itu apakah cukup menguntungkan untuk BMW untuk berinvestasi memproduksi kendaraan di Indonesia. Saat ini saja belum bisa dipastikan berapa banyak, maksudnya saat ini belum ada yang bisa meyakinkan kita untuk investasi," tutupnya.         

Tak heran jika produk mobil Hybrid seperti BMW i8 dikenakan harga jual yang mahal. Hal tersebut dikarenakan beban pajak yang dikenakan lebih pada mobil tersebut dikarenakan memiliki 2 tenaga penggerak.


Tags Terkait :
BMW Mobil Listrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mengenal Lebih Dekat Dengan Range Extender Electric Vehicle (REEV)

REEV disebut sebagai jembatan untuk merasakan kelembutan dan kesenyapan EV tanpa ada range Anxiety.

1 hari yang lalu


Berita
BMW i5, iX1, Hingga Volvo EX30 Diskon Besar-Besaran Nyaris Stengah Harga

Mobil listrik memang bisa dikatakan sedang banjir di pasaran Indonesia. Itu juga yang membuat beberapa pabrikan menjual dengan harga diskon.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal ID. Era 9X, Crossover VW Bertenaga Listrik

Diklaim bisa jadi pilihan yang sangat menggoda buat pasar mobil Tiongkok dan Asia.

1 hari yang lalu


Berita
Produk Elektrifikasi Mendominasi Singapore Motorshow 2026

Singapore Motorshow 2026 sebagai bagian dari fondasi menuju bebas karbon 2040.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Changan Deepal S05 Lawan BYD Atto 3, Kemungkinan Hadir Di IIMS 2026

Changan Deepal S05 merupakan SUV crossover yang cocok dengan karakter pasar di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Kini Honda Brio Satya Bertarnsmisi CVT Ada Yang Di Bawah Rp 200 Juta

Honda diam-diam tambahkan varian baru untuk mobil LCGC andalan mereka yakni Brio Satya.

4 jam yang lalu


Berita
HiAce Gen V Telah Berumur 22 Tahun, Tetap Awet Ditawarkan Dan Dapat Penyegaran Di Jepang

Mobil berkode H200 diperkenalkan sejak 2004 tahun ini telah berumur 22 tahun tanpa adanya perubahan model yang berarti.

6 jam yang lalu


Berita
Inilah Tiga Besar Mobil Terlaris Di Tiongkok, Geely EX2 Peringkat Pertama

Berdasarkan data penjualan ritel, Geely Galaxy Xingyuan atau yang lebih dikenal dengan Geely EX2 di Indonesia dinobatkan sebagai mobil penumpang New Energy Vehicle (NEV) terlaris.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Raize Dapati Perubahan, Ini Detailnya

Toyota Raize mendapatkan sedikit pembaruan di tahun 2026 ini.

8 jam yang lalu