Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Anjuran Bensin Untuk Daihatsu Xenia Facelift Agar Tembus Standar Euro 4

Seiring dengan berjalannya standar emisi gas buang yang diterapkan oleh pemerintah, maka jenis bensin apa yang dianjurkan untuk LMPV ini?
Berita
Rabu, 20 Februari 2019 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia mendapatkan berbagai penyegaran di awal tahun 2019 ini. Dari Anda semua pastinya sudah mengetahui apa saja hal baru pada duo LMPV kembar ini. 

Namun, salah satu yang tetap dipertahankan adalah jantung pacunya yang masih sama dengan versi sebelumnya. Baik Avanza dan Xenia tetap menggunakan mesin berkapasitas 1.300 cc dan 1.500 cc berkode NR yang disebut-sebut produsennya punya kandungan lokal cukup tinggi.

Seiring dengan berjalannya standar emisi gas buang yang diterapkan oleh pemerintah, lantas apa jenis bensin yang paling pas untuk dikonsumsi oleh dua LMPV 'kembar' ini?

“Pemerintah menetapkan semua mobil yang diproduksi setelah bulan Oktober 2018 sudah menerapkan emisi gas buang Euro 4. Emisi gas buangnya hanya 50 Part per Million (PPM),” ujar Bambang Supriyadi. Head,Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) ketika ditemui di Sibolga, Sumatera Utara pekan lalu.

Tak hanya Daihatsu Xenia, rupanya model apapun di Indonesia harus menggunakan minimal BBM RON 98 untuk lulus emisi Euro 4.

“Nah, untuk memenuhi standar tersebut, semua mobil harus menggunakan bahan bakar dengan oktan 98, di Indonesia hanya tersedia jenis BBM Pertamax Turbo. Namun kenyataannya, jenis BBM ini sulit ditemukan,” lanjut Bambang.

“Untuk semua model Daihatsu, pemerintah juga menganjurkan pemakaian BBM Pertamax Turbo, termasuk LCGC dan Xenia,” tutupnya.

Pemerintah mencanangkan peraturan emisi gas buang ini sejak tahun 2018 silam. Namun sedikit tragis jika untuk lolos emisi, BBM jenis RON 98 sendiri jarang ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.


Tags Terkait :
Daihatsu Xenia Bensin
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Used Car
Mobil Bekas Apa yang Paling Dicari-cari Hingga Akhir 2019?

Mobil sejuta umat masih menjadi kendaraan roda empat yang paling populer di pasar mobil bekas sekalipun.

5 tahun yang lalu


Used Car
Mau SUV Ladder Frame Bekas Seharga LMPV? Ini Pilihannya

Walau lebih berumur, namun SUV menyuguhkan keunggulan dalam medan jelajah yang lebih ekstrim.

6 tahun yang lalu


Used Car
Panduan Membeli Honda Mobilio Bekas

Mobilio bekas menjadi mobil yang layak dimiliki.

6 tahun yang lalu


Used Car
Panduan Membeli Toyota Avanza Generasi Pertama

Walau sudah berumur, harga jual Avanza lawas ini tetap terjaga.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jaecoo Bakal Boyong SUV 7 Seater Dengan Bekal Teknologi Elektrifikasi Lagi Tahun Ini

Jaecoo rencanakan rilis SUV 7 seater elektrifikasi di Indonesia 2026. Model NEV hadirkan teknologi HEV hingga BEV, ungkap Business Unit Director Jim Ma.

4 jam yang lalu


Berita
Seperempat Dari Populasi Volvo EX30 Di Indonesia Terkena Recall Karena Baterai

Recall Volvo EX30 Indonesia baterai: Seperempat dari 85 unit tahun 2024 terdampak cacat produksi modul sel yang berpotensi panas berlebih. Volvo hubungi konsumen.

5 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 07 EV Dengan Blade Battery Gen 2 Resmi Meluncur, Lebih Hemat Dan Canggih

BYD Seal 07 EV resmi dijual dengan blade battery generasi terbaru. Apa saja keunggulannya?

7 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga NISSAN Terbaru (Maret 2026)

Baru-baru ini Nissan menghadirkan anyar andalannya di Indonesia, yakni All New Nissan X-Trail.

8 jam yang lalu


Berita
Xpeng G6 Kini Punya Varian EREV Di Cina

Xpeng resmi meluncurkan G6 EREV

9 jam yang lalu