Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Rencana Mobil Listrik Nasional: Gaikindo Tak Mau Indonesia Jadi "Tukang Jahit"

"Di dunia yang bisa bikin batera ini hanya tiga negara, China, Korea (Selatan) dan Jepang."
Berita
Jumat, 25 Mei 2018 11:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Rencana memasarkan mobil listrik di Indonesia menuai beragam tanggapan. Dari pihak asosiasi, Gaikindo, sebenarnya tak memandang rencana penjualan atau bahkan produksi mobil listrik secara pesimistis.

Sebab, pihak Gaikindo seolah merasa pihaknya kerap dicap tak mendukung niat pemerintah menegakkan mobil ramah ligkungan, termasuk mobil zero emisi. Hal ini diungkap langsung oleh Yohanes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo pada konferensi GIIAS 2018 pada Selasa (22/5) lalu.

"Yang kami inginkan, jangan lah mobil combustion engine dimatikan. Karena saya dengar ada rencana bahwa mobil bermesin konvensional ini akan langsung dimatikan pada (tahun) 2030 atau 2040 kira-kira seperti itu, sementara yang ini (mobil listrik) belum jelas mau ke mana," ujar Pak Yo, sapaan Yohanes.

Ia menekankan bahwa pihaknya sangat mendukung rencana pemerintah mendorong industri nasional untuk membuat mobil nasioanl lokal. Atau bahkan jika ada APM yang berniat merakit mobil listrik dan menjualnya, Gaikindo menyilakan saja.

"Saat ini yang dipakai mobil listrik adalah Lithium baterai. Di dunia yang bisa bikin baterai ini hanya tiga negara, China, Korea (Selatan) dan Jepang," sambung Pak Yo. Dengan demikian, ia sangat berharap, pemerintah mau menggagas lebih dahulu pembuatan baterai Lithium di dalam negri.

"Kita mendukung sekali mobil listrik, apalagi kalau Indonesia menjadi negara keempat di dunia yang menghasilkan baterai (lithium), menjadi negara kedua atau ketiga di dunia yang mendaur ulang baterai," seru pria yang punya latar belakang karir di PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Ia tak mau Indonesia hanya jadi "tukang jahit", "Baterai impor, komponen ini - itu impor, ini hanya merugikan Indonesia. Untungnya kecil sekali," tutup Pak Yo.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Gaikindo
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Deretan Mobil Ramah Lingkungan Yang Tampil Di GIIAS Semarang 2025

Gelaran GIIAS Semarang 2025 resmi dibuka pada 24 September 2025. Pameran yang menjadi bagian GIIAS The Series ini digelar di Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Semarang.

7 bulan yang lalu


Berita
Elon Musk: Kesuksesan Mobil China Bisa Hancurkan Produsen Otomotif Lainnya

Salah satunya BYD yang berhasil mengalahkan Tesla dalam penjualan mobil listrik.

2 tahun yang lalu


Berita
Kenapa Mobil Listrik Asal China Begitu Perkasa?

Jelang akhir tahun ini semua mobil elektrifikasi BYD sudah mengantongi penjualan 431.603 unit, atau meroket 23 persen dari periode sebelumnya.

2 tahun yang lalu


Berita
Mobil Listrik Lokal Berkembang, Membuat Mitsubishi Tutup Pabrik di China

Strategi Mitsubishi saat ini adalah fokus pada mobil hybrid dan mobil listrik di pasar Asia Tenggara.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Cargloss Rayakan Kiprah 40 Tahun Di Industri Otomotif Indonesia

Cargloss rayakan 40 tahun industri otomotif Indonesia lewat perayaan dan transisi kepemimpinan ke generasi muda, kuatkan inovasi serta distribusi.

5 jam yang lalu


Truk
Mitsubishi Fuso Akhirnya Rambah Wilayah Kolaka

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors resmikan Fuso Service Center Kolaka pertama di Sulawesi Tenggara, dukung zero downtime armada pertambangan nikel dan perkebunan sawit.

6 jam yang lalu


Berita
Melihat Langsung Mazda EZ-60 Di Tempat Kelahirannya (15 FOTO)

Kunjungan langsung ke markas Changan Chongqing ungkap spesifikasi Mazda EZ-60 Changan: basis Deepal S07, dimensi 4.750 mm, EV 255 hp jarak 600 km CLTC, desain Kodo premium.

8 jam yang lalu


Berita
Masih Seumur Jagung Di Indonesia, Intip Prestasi Changan Berikut Ini

Changan baru di Indonesia, tapi prestasi global Changan 2025 mencatat penjualan 2,913 juta unit, NEV 1,1 juta, dan dominasi R&D dengan 24.000 tenaga ahli.

9 jam yang lalu


Mobil Listrik
Xpeng GX Belum Ke Pasar Indonesia, G9 Kemungkinan Bakal Masuk Duluan

Bos besar Xpeng mengatakan kemungkinan SUV G9 untuk pasar Indonesia

10 jam yang lalu