Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

OtoDriver Dapat Kesempatan Mencoba Aston Martin DBS Superleggera di Jerman

OtoDriver telah mencobanya namun kami belum bisa ungkapkan bagaimana rasanya mobil ini.
Berita
Sabtu, 21 Juli 2018 11:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

OtoDriver kemarin berkesempatan mencoba produk baru Aston Martin yaitu DBS Superleggera di Jerman. Namun Anda baru bisa mengetahui bagaimana impresi berkendaranya di bulan Agustus mendatang karena adanya embargo dari pihak Aston Martin. 

Mobil ini memiliki basis yang diambil dari DB11 varian bermesin V12  dan langsung menjadi varian tertinggi dari Aston Martin. Mobil ini menjadi sebuah segmen Super GT yang akan bersaingan dengan Ferrari 812 Superfast.

Nama DBS Superleggera sendiri dipilih karena memiliki banyak arti yang istimewa bagi Aston Martin karena dua kata tersebut menghidupkan kembali dua nama terkenal, yaitu “DBS” dan “Superleggera”. DBS,merupakan salah satu mobil ikonik Aston Martin yang pertama kali muncul pada tahun 1967 setelah beberapa generasi sebelumnya yang berawal dari DB4, DB5, DB6 Mark I. 

Sementara Superleggera adalah sebuah kata dari bahasa Italia yang memiliki arti super ringan. Tapi kata tersebut tidak hanya memiliki arti super ringan akan tetapi juga proses saat memproduksi mobil tersebut dengan struktur konstruksi yang membuat bobot mobil menjadi semakin ringan. 

Namun teknologi Superleggera jaman dahulu tidak lagi digunakan sekarang karena konstruksi sistem keringannya tidak akan memenuhi standar keselamatan modern saat ini, belum lagi biaya pembuatan dan risiko karat antara panel aluminium dan rangka bajanya.

Kini dengan perkembangan zaman kini konstruksinya dibuat dengan bahan duralumin yang merupakan salah satu jenis paling awal dari paduan aluminium yang dikeraskan secara alami berdasarkan usia. Kemudian penggunaan carbon fiber pada kap mesin, pintu bagasi, kopel, pilar dan kulit atapnya membuat DBS Superleggera menjadi lebih ringan hingga 73 kg dibandingkan dengan DB11 biasa.

Dalam hal tampilan pun DBS Superleggera juga tampil berbeda dengan DB11. Mulai dari wajahnya yang berbeda total berkat grillnya yang berukuran besar namun tetap mempertahankan bahasa desain grill khas Aston Martin dan juga ada pengaruh dari produk terbaik mereka yaitu Vulcan.

Perubahan grill ini juga diikuti dengan perubahan desain kap mesin dan bumpernya yang menjadi satu berbahan carbon fiber sehingga mengejar bobot yang ringan. Tidak sekedar bobot, perubahan tampilan ini juga diklaim karena dipengaruhi oleh peningkatan kualitas aerodinamika karena menurut insyinyur yang menggarap eksterior DBS Superleggera, performa tidak hanya dari mesinnya saja.

“Peningkatan performa tidak hanya dari mesin tapi juga tingkat aerodinamis sebuah mobil sehingga walaupun perubahan mesin yang sedikit akan memberikan pengaruh yang berbeda,” jelas Julian Nunn selaku Lead Exterior Design Aston Martin DBS Superleggera saat ditemui OtoDriver.

Tampilan belakangnya pun juga dibuat berbeda dengan DB11 dengan model spoiler baru yang disbeut Aeroblade II. Sebenarnya aeroblade yang aslinya ada di DB11 memiliki motor elektrik yang akan naik secara otomatis, namun kini mendapatkan model fix yang dianggap lebih efektif dalam hal aerodinamika karena ukurannya pun dua kali lebih besar daripada yang dimiliki DB11.

Selain itu diffuser di belakang juga memiliki desain yang lebih advanced bahkan lebih baik dari Vulcan sendiri sehingga bisa dibilang dalam hal downforce DBS Superleggera lebih baik daripada Vulcan.

Untuk mesinnya sendiri juga menggunakan mesin yang sama persis digunakan oleh DB11 yaitu unit 5.200 cc V12 Twin-Turbo. Namun mesin ini ditingkatkan kemampuannya sehingga kini menghasilkan tenaga 715 dk dengan torsi 900 Nm! 

“Peningkatan tenaga itu berkat input software baru pada komputernya dan penggantian exhaust sehingga kini menghasilkan tenaga yang berbeda dibanding mesin DB11 sebagai basisnya,” ujar Matt Becker selaku Chief Engineer & Vehicle Engineering DBS Superleggera kepada OtoDriver.

Tenaga sebesar itu disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis dari ZF 8 percepatan. Uniknya penempatan tranmsisinya ada dibelakang karena diciptakan untuk memberikan pembagian bobot mobil yang lebih sempurna.


Tags Terkait :
Aston Martin Superleggera
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Biaya Bea Balik Nama Supercar Setara Dengan 1 Unit Confero Hingga BMW Seri-5!

Namun bukan hanya saja banderol harganya, untuk membuat mobil tersebut menjadi keadaan On The-Road, sang pemilik harus mengeluarkan kocek ekstra Bea Balik Nama Kendaraan Baru (BBNKB).

7 tahun yang lalu


Berita
Wow, Aston Martin Berikan Garansi Aftersales Seperti Wuling!

Namun siapa sangka, mobil sekelas Aston Martin rupanya memberikan gratis jasa servis dengan tenggang waktu yang sama dengan Wuling?

7 tahun yang lalu


Truk
Di GIICOMVEC 2026 Ada Demo Area Untuk Impresi Pertama Pengunjung

Membantu memastikan kesesuaian kebutuhan operator dengan spesifikasi armada yang tersedia.

4 minggu yang lalu


Berita
Kiprah Speedometer Digital Pertama Di Dunia, Nyaris Melumpuhkan Aston Martin

Speedometer digital pertama Aston Martin Lagonda Series 2 (1976) nyaris lumpuhkan produksi akibat kendala dashboard, meski raup 76 pesanan.

1 bulan yang lalu


Berita
Supercar Buatan Malaysia Resmi Dirilis

Malaysia kini punya supercar. Berikut spesifikasinya.

8 bulan yang lalu


Berita
Aston Martin Ini Terlahir Kembali Dengan Nafas Amerika

Aston Martin yang satu ini boleh dibilang murtad tapi tampilannya cantik dan punya performa tinggi.

8 bulan yang lalu


Berita
Menikmati Langsung Toyota 2000GT, Karya Seni Anak Bangsa

Kami melihat sebuah karya seni yang dibuat detail dan penuh dengan ketekunan

1 tahun yang lalu


Berita
Angka Penjualan Melemah, Citroen Terpaksa Pamit Di Negara Tetangga

Citroen memutuskan untuk mundur dari Australia.

1 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

5 jam yang lalu


Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

8 jam yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

9 jam yang lalu


Berita
Lepas Resmikan Dealer ke-4 di Indonesia, Targetkan 40 Showroom Sepanjang 2026

Lepas resmikan dealer baru Lepas MAS Pluit di Jakarta Utara, dealer ke-4 di Indonesia dengan layanan 3S. Targetkan 40 showroom hingga akhir 2026.

10 jam yang lalu


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

12 jam yang lalu