Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Land Rover Kembangan Sistem Autonomous Khusus Off-Road

Bukan hanya untuk digunakan di jalan raya, sistem otonom ini akan memiliki kemampuan untuk off-road.
Berita
Rabu, 6 Juni 2018 19:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Land Rover sedang melakukan pengembangan teknologi autonmous, tapi bukan seperti yang banyak dikembangkan oleh para pabrikan otomotif saat ini. Karena bisa dibilang ini satu tingkat lagi di atasnya, Land Rover tengah mengembangkan teknologi autonomous yang dikhususkan untuk melibas jalur off-road.

Menurut yang diberitakan TheDrive, teknologi canggih yang tengah diriset oleh perusahaan asal Britania Raya ini dilabeli Cortex. Proyek Cortex diharapkan tidak hanya dapat menjajal segala jenis medan juga bisa beradaptasi dengan beragam cuaca dan kondisi tanpa hambatan. 

Medan off-road yang identik dengan kondisi jalanan yang ekstrem, teknologi Cortex dirancang demi mengakomodasi mobil-mobil Land Rover yang memang identik untuk menerabas jalanan yang tidak rata, bebatuan, lumpur, jalanan berlubang, genangan air dan medan berat lainnya.

Untuk melancarkan pengembangannya ini, Land Rover menggunakan perangkat multidimensional 5 dimensi untuk mendukung teknologi Cortex. Lima perangkat ini mencakup sistem video, sensor akustik, kamera, distance sensing (LiDAR) dan pendeteksi cahaya. 

Nantinya, kelima dimensi ini akan bekerja berdasar waktu aktual (real time) yang mampu memberi data ke sistem Cortex. Dengan memanfaatkan lima perangkat ini, Land Rover berharap teknologi yang sedang dikembangkannya ini mampu menemukan ‘jalan’ dan menavigasi dengan tepat di tengah kondisi yang ekstrem seperti hujan, kabut, atau salju sekalipun. 

Tak hanya itu, melalui akses ke data gabungan ini, diharapkan sistem Cortex bisa menerima sejumlah informasi dan lebih awas terhadap kondisi lingkungan yang akan dilewati oleh mobil.

Chris Holmes selaku Connected and Autonomous Vehicle Research Manager of Jaguar Land Rover mengatakan bahwa pengembangan ini merupakan hal yang mereka anggap penting untuk masa depan industri otomotif yang sedang gembar-gembor terhadap pengembangan kendaraan 'autopilot'.

"Penting bagi kami untuk mengembangkan kendaraan self-driving kami dengan kemampuan dan kinerja yang sesuai dengan yang diharapkan pelanggan kami dari semua lini produk Jaguar dan Land Rover," ujar Holmes. 


Tags Terkait :
Range Rover Land Rover
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Land Rover Freelander Reborn, Proyek Besar Chery Group

Jaguar Land Rover resmi menghidupkan kembali nama Freelander sebagai merek energi baru.

1 hari yang lalu


Berita
Chery Incar Pabrik Jaguar Land Rover Untuk Meningkatkan Produksi

Sebelumnya juga sudah ada kolaborasi berbagi platform.

1 hari yang lalu


Berita
Chery vs Range Rover, Tidak Semua Bisa Ditiru

Bukan rahasia lagi apabila beberapa produk otomotif China punya desain yang mirip dengan brand yang jauh lebih berumur.

1 minggu yang lalu


Berita
Jaecoo J5 EV, Mobil Listrik Bergenre Yang Berbeda Di Kelasnya

Jaecoo J5 EV telah resmi menyapa publik. Simak kehebatannya.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

4 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

10 jam yang lalu


Berita
Jeep Ajukan Paten Untuk Penempatan Winch Pada SUV EVnya

Winch dengan penempatan unik ini rencananya akan diperkenalkan pada Jeep Recon Trail Rate

11 jam yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

11 jam yang lalu


Berita
Maxus Buka Dealer Besar Di Jaksel, Fasilitasi Konsumen Premium

Maxus membuka dealer terbesar mereka. Terletak di kawasan strategis TB Simatupang.

12 jam yang lalu