Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BMW Klaim Konsumennya Tidak Akan Terganggu Aturan Pembatasan Impor Kendaraan

Karena telah melakukan perakitan secara lokal di Indonesia, aturan pemerintah soal pembatasan kendaraan impor tidak akan ganggu jualan BMW.
Berita
Sabtu, 8 September 2018 14:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Aturan baru pemerintah soal pembatasan kendaraan impor dengan kapasitas mesin 3.000 cc akan membuat banyak produk-produk mobil khususnya asal Eropa bisa absen di Indonesia. Namun aturan baru ini tampaknya tidak akan membuat perbedaan signifikan bagi PT BMW Group Indonesia.

Pasalnya BMW Indonesia mengklaim bahwa mereka tidak khawatir akan hal tersebut. Pasalnya line-up yang hadir di tanah air sudah dirakit secara lokal alias CKD. Bahkan hampir seluruh line-up BMW sudah dirakit secara lokal di pabrik PT Gaya Motor di Sunter, Jakarta Utara.

"Hingga saat ini ada enam model yang dirakit lokal dan menguasai lebih dari 80 persen penjualan BMW di Indonesia. Sementara pembatasan impor itu hanya pada kendaraan CBU dan untuk BMW pasarnya sangat terbatas,” kata Jodie O'Tania selaku Corporate Communications PT BMW Group Indonesia di sela-sela acara peresmian perakitan MINI Countryman di Indonesia (6/9).

Dijelaskan pula saat ini produk BMW yang akan terkena dampak aturan pembatasan kendaraan impor di atas 3.000 cc hanya ada satu yaitu BMW M5 yang merupakan sebuah sedan yang diracik oleh divisi M. Mobil ini pun diklaim juga tidak dihadirkan secara massal karena hanya akan tersedia jika ada konsumen yang menginginkan.

Sedangkan BMW M lainnya seperti M2, M3 dan M4 akan tetap tersedia karena aturan pemabatasan impor ini tidak akan memberikan dampak karena kapasitas mesin ketiganya yang tidak mencapai 3.000 cc.

Sebagai informasi, aturan yang dibuat pemerintah Indonesia adalah untuk mengendalikan impor kendaraan khususnya yang memiliki mobil berkapasitas lebih dari 3.000cc. Pengendalian tersebut salah satunya adalah karena defisit neraca perdagangan Januari – Juli yang mencapai 3,09 miliar Dolar AS (Rp 46,26 triliun).

Untuk mengatasi itu maka Kementerian Perindustrian berinisiatif untuk melakukan pembatasan kendaraan impor. Kementerian Keuangan pun meresponnya dengan melakukan penyesuaian PPh nomor 22 yang semula hanya 7,5 persen menjadi 10 persen dan mempengaruhi mobil impor CBU berkapasitas 3.000 cc serta sepeda motor 500 cc.


Tags Terkait :
BMW Impor Pabrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Indonesia Sukses Ekspor 473.000 Unit Mobil ke-80 Negara Sepanjang 2022

Indonesia sudah sepenuhnya membuka keran ekspor terutama untuk sektor otomotif sejak paruh kedua tahun 2022. Peningkatan yang dialami cukup drastis dibanding tahun 2021.

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Belajar Dari Thailand, Bagaimana Cara Meningkatkan Populasi Mobil Listrik?

Thailand membuat beberapa peraturan baru terkait mobil listrik guna meningkatkan populasi mobil ramah lingkungan tersebut dengan cepat. Apa saja yang dilakukan?

4 tahun yang lalu


Berita
BMW Recall Lebih Dari 20 Model Baru Mereka di China, Apa Penyebabnya?

Ada 22 model baru yang terkena imbas penarikan ini. Apa penyebabnya sehingga harus di recall?

4 tahun yang lalu

Berita
Ada Virus Corona, Bagaimana Kegiatan Produksi Suzuki?

Meskipun sebagian produsen memilih menutup pabrik mereka karena wabah virus Corona, namun hal tersebut tidak berarti bagi Suzuki.

6 tahun yang lalu


Berita
Ban Michelin Tetap Impor Walau Sudah Punya Pabrik Pengolah Karet di Cilegon

Meski bahan mentahnya diproduksi di dalam negeri, namun untuk produk ban Michelin ternyata masih diimpor dari luar negeri.

7 tahun yang lalu


Berita
BMW Recall Ratusan Ribu Seri-3 Karena Rawan Terbakar

Adanya masalah pada sistem AC membuat BMW harus melakukan recall karena berpotensi kebakaran

7 tahun yang lalu


Berita
BMW Klaim Konsumennya Tidak Akan Terganggu Aturan Pembatasan Impor Kendaraan

Karena telah melakukan perakitan secara lokal di Indonesia, aturan pemerintah soal pembatasan kendaraan impor tidak akan ganggu jualan BMW.

7 tahun yang lalu


Berita
4 Negara Finalis Piala Dunia 2018, Inilah Berbagai Merek Mobilnya

Inilah perbandingan industri otomotif dari keempat negara finalis Piala Dunia 2018

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

3 jam yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

8 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu