Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Begini Komentar Pihak McLaren Soal Mobil Mewah yang Menunggak Pajak

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pajak retribusi Daerah, setidaknya terdapat 744 unit mobil yang menunggak pajak.
Berita
Senin, 29 Januari 2018 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Publik sempat dibuat gempar oleh beredarnya kabar mengenai tunggakan pajak kendaraan roda empat yang dirilis oleh Badan Pajak dan Rertribusi Daerah. Berdasarkan data tersebut, setidaknya para wajib pajak memiliki total tunggakan pajak sebesar Rp 44,9 Milyar kepada pemerintah.

Penyumbang angka tersebut salah satunya berasal dari kategori mobil mewah. Sebagai salah satu 'pemain' mobil mewah berwujud supercar di Indonesia, bagaimana komentar pihak McLaren menanggapi hal tersebut?

Irmawan Poedjoadi selaku CEO McLaren Indonesia memberikan komentar bahwa penunggak pajak merupakan murni kesalahan para pemilik mobil mewah tersebut.

“Hal ini tidak akan membuat citra mobil sport tercemar. Kita terus menghimbau dan terus mendukung program pemerintah, salah satunya membayar pajar,” papar Imawan (27/1).

Irmawan turut menambahkan, tak hanya membayar pajak, namun program pemerintah yang harus didukung salah satunya adalah mentaati peraturan lalulintas.

“Contohnya begini, Saya tidak tahu ulang tahun Anda kapan, KTP Anda berlaku sampai kapan? Jadi kita hanya bisa menghimbau. Setiap dalam acara kami (McLaren) selalu menghimbau, bukan hanya bayar pajak. Tapi juga untuk terus mentaati peraturan lalulintas seperti menghargai pengendara lain, karena semua orang punya hak yang sama dalam menggunakan jalan raya," ujarnya.

Berdasarkan data penunggak pajak per 31 Desember 2017, setidaknya terdapat 744 unit mobil atas nama perorangan dan 549 unit atas nama badan perusahaan yang lalai untuk membayar pajak


Tags Terkait :
Mclaren 570S Pajak Mobil
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mencengangkan! Biaya Servis Sebuah McLaren Setara 2 Buah Toyota Avanza

Mahalnya biaya servis sebuah Mclaren yang setara 2 buah mobil toyota Avanza.

7 tahun yang lalu

Berita
Waduh, 2.763 Unit McLaren Kena Recall Karena Hal Ini

McLaren dikabarkan harus menarik kembali 2.763 produknya dari konsumen terkait masalah pada bantalan yang berada di bawah tangki bahan bakar.

5 tahun yang lalu


Berita
Inilah Keunggulan McLaren 570S GT4 Terbaru

McLaren 570S GT4 versi 2020 mendapatkan tambahan fitur keselamatan yang membuatnya mampu meningkatkan pengereman.

5 tahun yang lalu


Berita
Berbagai Tipe Supercar Dari McLaren Club Indonesia Susuri Keindahan Lombok

“Kami sangat menghargai usaha pemerintah daerah untuk meningkatkan pariwisata daerah Lombok."

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jaecoo Bakal Boyong SUV 7 Seater Dengan Bekal Teknologi Elektrifikasi Lagi Tahun Ini

Jaecoo rencanakan rilis SUV 7 seater elektrifikasi di Indonesia 2026. Model NEV hadirkan teknologi HEV hingga BEV, ungkap Business Unit Director Jim Ma.

4 jam yang lalu


Berita
Seperempat Dari Populasi Volvo EX30 Di Indonesia Terkena Recall Karena Baterai

Recall Volvo EX30 Indonesia baterai: Seperempat dari 85 unit tahun 2024 terdampak cacat produksi modul sel yang berpotensi panas berlebih. Volvo hubungi konsumen.

5 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 07 EV Dengan Blade Battery Gen 2 Resmi Meluncur, Lebih Hemat Dan Canggih

BYD Seal 07 EV resmi dijual dengan blade battery generasi terbaru. Apa saja keunggulannya?

7 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga NISSAN Terbaru (Maret 2026)

Baru-baru ini Nissan menghadirkan anyar andalannya di Indonesia, yakni All New Nissan X-Trail.

8 jam yang lalu


Berita
Xpeng G6 Kini Punya Varian EREV Di Cina

Xpeng resmi meluncurkan G6 EREV

9 jam yang lalu