Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ada Masa Ketika Inden Mitsubishi Xpander Banyak Dibatalkan

Kendati demikian, tingginya angka penjualan membuat konsumen harus rela inden unit setiap pembelian Xpander.
Berita
Sabtu, 10 November 2018 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tak bisa dipungkiri bahwa Mitsubishi Xpander merupakan calon mobil sejuta umat. Angka penjualannya pun kini mampu menyaingi Toyota Avanza. Hal tersebut lumrah saja terjadi, karena harus diakui Xpander sendiri menawarkan desain dan teknologi yang cukup revolusioner di kelas LMPV yang sudah lama cukup membosankan.

Kendati demikian, tingginya angka penjualan LMPV pertama Mitsubishi Indonesia itu sempat membuat konsumen harus rela inden unit setiap pembelian Xpander. Tak jarang juga konsumen yang membatalkan pemesanan unit.

Lantas, kapan kah puncak pembatalan inden Mitsubishi Xpander oleh konsumen? “Terus terang, puncak pembatalan Mitsubishi Xpander ada pada bulan Juni lalu, yakni saat menjelang lebaran,” ujar Imam Choeru Cahya, Imam Choeru Cahya, Head of Sales & Marketing Group PT MMKSI ketika diwawancarai di GIIAS Medan 2018 (31/10).

Membeli mobil baru untuk meningkatkan gengsi saat pulang ke kampung halaman menjadi faktor terbesar pembatalan inden LMPV Mitsubishi ini.

“Semua orang berlomba-lomba untuk membawa mobil barunya ke kampung halaman. Kita tidak bisa memenuhi 100 persen sehingga konsumen banyak yang membatalkan,” tambah Imam.

Kendati demikian Imam mengungkapkan bahwa pihaknya bakal meminimalisir waktu inden Mitsubishi Xpander secara bertahap. “Namun seiring perkembangan dan pengembangan kapasitas pabrik MMKSI, inden Xpander sekarang paling lama 1 hingga 2 bulan, konsumen pun mulai menyadari dan mau menunggu unit hingga datang,” tutupnya.

Saat pertama kali meluncur pada tahun 2017, kapasitas produksi pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Cikarang, Jawa Barat, untuk Mitsubishi Xpander sebanyak 5.000 unit per bulannya. Namun kini, kapasitas produksi Xpander telah mencapai 10.000 unit per bulan dan 30 persennya merupakan kebutuhan ekspor. 

Penambahan produksi ini pun menjadi 'obat' untuk mempercepat waktu inden Xpander di pasar dalam negeri.


Tags Terkait :
Mitsubishi Xpander
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Komparasi
Sama-Sama Dibuat Di Indonesia, Inilah Komparasi Mitsubishi Xforce HEV dan Toyota Yaris Cross HEV

Komparasi spesifikasi Mitsubishi Xforce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV buatan Indonesia: mesin hybrid Atkinson, dimensi, fitur ADAS, hingga harga di kisaran Rp 400 jutaan.

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga Compact SUV Non EV (Desember 2025)

Segmen compact SUV kini menjadi segmen paling ramai penghuninya.

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Dari HR-V Sampai Creta, Inilah Daftar Harga Compact SUV non EV Terbaru (Juli 2025)

Segmen compact SUV kini menjadi segmen paling ramai penghuninya.

4 bulan yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Jauh Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross Hybrid

Punya baterai yang lebih besar dari Yaris Cross.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

14 jam yang lalu


Berita
Tebar Jaringan Dealer, Jaecoo Mulai Rambah Wilayah Banten

Jaringan dealer di Banten ini merupakan gerai ke 25 dari 80 dealer di sepanjang 2026

16 jam yang lalu


Berita
Hyundai Tucson Ikuti Langkah Santa Fe, Gunakan Desain Kotak

Next gen Tucson punya desain bergaris tegas dan mengkotak laksana Santa Fe.

17 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

18 jam yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

19 jam yang lalu