Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Waduh, Nissan Perkarakan Pemerintah India Ke Ranah Hukum

Inilah hal yang membuat Nissan memperkarakan pemerintah India.
Berita
Rabu, 6 Desember 2017 15:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya pihak Nissan menempuh jalur arbitrase internasional terkait perkaranya dengan penerintah India mengenai janji insentif yang tidak dibayar mencapai sekitar 770 juta dolar AS atau Rp 10,4 triliun. Masalah ini berawal dari kesepakatan antara pihak Nissan dan pemerintah India sejak 2008 untuk mendirikan manufaktur mobil di bagian selatan wilayah Tamil Nadu.

Menurut yang diberitakan Reuters (2/12), melihat dari somasi yang dilayangkan Nissan kepada Perdana Menteri Narendra Modi disebutkan bahwa pabrikan tersebut meminta pembayaran insentif yang sudah dijanjikan dan disepakati. Dikatakan juga bahwa pihak Nissan sudah berulang-ulang kali meminta kepada pejabat negara terkait pembayaran yang dijadwalkan pada 2015 lalu. 

Bahkan Chairman Nissan yaitu Carlos Ghosn telah meminta bantuan kepada para pejabat India pada Maret 2016, dan lagi-lagi tanpa hasil. Para pejabat federal dari beberapa kementerian malah meyakinkan Nissan bahwa pembayaran itu akan dilakukan dan berharap kepada Nissan untuk tidak membawa ini ke ranah hukum. 

Namun sepertinya pihak Nissan sudah geram karena pada Agustus 2017 lalu Nissan mengultimatum India untuk menyiapkan arbitrator. Pasalnya sidang arbitrase pertama akan dilakukan pada pertengahan bulan ini.

Seorang pejabat senior Tamil Nadu mengatakan bahwa pemerintah berharap, bisa menyelesaikan perselisihan tersebut tanpa harus pergi ke arbitrase internasional.

"Tidak ada perbedaan sehubungan dengan jumlah yang harus dibayar, dan kami berusaha keras menyelesaikan masalah ini," kata pejabat tersebut kepada Reuters.

Kasus yang ditujukan kepada pemerintah India atas dugaan pelanggaran Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Jepang, adalah yang terbaru dalam serangkaian proses arbitrase internasional oleh investor.

Perselisihan antara Nissan dan pemerintah Tamil Nadu menunjukkan tantangan yang dihadapi perusahaan yang ada di India, dan bagaimana masalah lokal dapat merusak usaha pemerintah India untuk menarik investasi asing, dan menciptakan lapangan kerja baru.


Tags Terkait :
Nissan Pabrik
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Begini Wujud Mobil LIstrik Terbaru Mitsubishi

Beberapa tahun lalu, Mitsubishi menghidupkan kembali nama “Eclipse” melalui SUV crossover Eclipse Cross yang kemudian mendapat penyegaran desain pada 2020.

9 jam yang lalu


Berita
Nissan Elgrand Gen 4 Siap Meluncur, Lebih Enak Dikemudikan Ketimbang Alphard

Nissan Elgrand Gen 4 MPV tercanggih akan diluncurkan pertengahan tahun ini dengan teknologi e-Power serta desain premium yang dikembangkan di Jepang.

2 hari yang lalu


Berita
Ini Dia Produsen EV Baru Gabungan Perusahaan Tiongkok, Jepang, Dan Singapura

Emta Kei-Car EV rilis 2026 sebagai produk pertama dari kolaborasi perusahaan Tiongkok, Jepang, dan Singapura. Selain kei-car, tiga model EV lain direncanakan hingga 2029.

4 hari yang lalu


Berita
Chery Bakal Bikin Kei Car Pesaing BYD Racco Di Pasar Jepang

Chery bersama perusahaan patungan EMT dipastikan akan meluncurkan mobil mungil bergaya kei car bernama Emta pada tahun 2027 mendatang.

4 hari yang lalu


Berita
Kenali Dua Metode Kinerja Hybrid Paling Dasar Ini

Pada dasarnya mobil hybrid dibagi menjadi dua metode kerja yakni series hybrid dan pararel hybrid.

6 hari yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

1 minggu yang lalu


Berita
Steering By Wire Cocok Untuk Mobil Otonom

Steering by Wire mobil otonom gantikan mekanis dengan sinyal elektronik untuk integrasi AI presisi, keamanan tinggi, dan respons cepat. Uji Xpeng P7.

2 minggu yang lalu

Berita
Nissan Terrano Muncul Lagi, Bakal Jadi Sebuah PHEV

Nissan Terrano PHEV debut di Auto China 2026. Konsep SUV off-road klasik Nissan hadir dengan teknologi plug-in hybrid untuk medan kota dan tanah.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Kemungkinan Ini Adalah Sosok Honda Accord Generasi Ke-12

Desain Honda Accord generasi 12 dikabarkan lebih futuristik dengan gril lebih kecil, bonnet aerodinamis, serta siluet fastback yang terinspirasi dari prototipe hybrid sedan Honda.

59 menit yang lalu


Berita
Pertamina: Harga BBM RON 92 di Pasar Dunia Rp20 Ribuan

Pertamina ungkap harga BBM RON 92 di pasar dunia Rp20 ribu-Rp21 ribu per liter akibat konflik geopolitik. Batas atas Pertamax naik jadi Rp20.942 per liter pada Juni 2026.

4 jam yang lalu


Berita
Sebuah SU7 Ultra Kebakaran, Xiaomi Konfirmasi Bukan Masalah Dari Baterai

Sebuah unit Xiaomi SU7 Ultra mengalami kebakaran. Apa penyebabnya?

5 jam yang lalu


Berita
Begini Wujud Mobil LIstrik Terbaru Mitsubishi

Beberapa tahun lalu, Mitsubishi menghidupkan kembali nama “Eclipse” melalui SUV crossover Eclipse Cross yang kemudian mendapat penyegaran desain pada 2020.

9 jam yang lalu


Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

17 jam yang lalu