Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tujuh Terminal di DKI Ditutup, Ini Tanggapan Pengusaha Bus

Penutupan tujuh terminal bus ini berdampak langsung terhadap pola operasional bus-bus malam AKAP yang melayani penumpang tujuan Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Berita
Jumat, 13 Januari 2017 11:05 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Pulogebang Moh Faisol S Sos MSi sudah mengirim surat edaran kepada tujuh Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) tujuh terminal bus di Jakarta agar menutup loket penjualan bus antarkota antarprovinsi tujuan kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur di tujuh terminal tersebut, maksimal akhir Januari 2017 ini. Langkah ini diambil demi memaksimalkan operasional Terminal Terpadu Pulogebang di Jakarta Timur.

Tujuh terminal bus di Jakarta yang loket penjualan tiket ke penumpang tujuan Jateng dan Jatim yang ditutup adalah Terminal Grogol (Jakarta Barat), Terminal Tanjung Priok (Jakarta utara), Terminal Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Terminal Tanah Merdeka (Jakarta Timur), Terminal Pinang Ranti (Jakarta Timur) dan Terminal Rawa Buaya (Jakarta Barat).

Kebijakan ini tentu saja berimbas pada kegiatan operasional bus AKAP tujuan Jateng dan Jatim secara langsung. Misalnya pada operasional Perusahaan Otobus (PO) Haryanto yang banyak memiliki trayek bus malam tujuan kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Kudus, Rembang, Jepara, Pati, Pacitan, dan Ponorogo serta Madura.

Penumpang tujuan Jateng dan Jatim terkena dampaknya

Di akun facebook-nya yang kami kutip Jumat (13/1/2017), Manajer Operasional PO Haryanto, Rian Mahendra, menyatakan, pihaknya tidak keberatan terhadap kebijakan ini. Namun dia meminta dipertimbangkan ulang ketersediaan dan kesiapan moda pendukung dari Terminal Pulogebang tujuan berbagai wilayah di DKI Jakarta agar penumpang bus yang akan naik atau turun di Terminal Pulogebang tidak kesulitan mencari kendaraan untuk transportasi.

BACA JUGA

"Pengusaha bahagia Pak dengan keputusan kayak gini. Tapi apa Bapak nggak kasihan sama para pengguna jasa transportasi dari daerah-daerah yang Anda tutup, mengingat banyaknya jalur atau daerah yang Anda tutup tersebut sebagian besar masih memiliki kendala pada sistem transit mereka menuju Terminal Pulogebang,' sebut Rian Mahendra.

Rian menyarankan agar manajemen Terminal Pulogebang melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui media massa agar masyarakat pengguna jasa tahu mengenai aturan baru tersebut.

Terminal Pulogebang sendiri saat ini sudah dioperasikan sebagai terminal bus AKAP. Sejumlah perusahaan otobus (PO) sudah melakukan aktivitas menaikkan dan menurunkan penumpang dari terminal ini. Antara lain, PO Sinar Jaya, PO Harapan jaya, PO Pahala Kencana, PO Lorena, PO Akas Asri, PO Gunung Mulia, PO Garuda Mas, PO Haryanto, PO Jaya, PO Madu Kismo, PO Raya, PO Agra Mas dan lain-lain.


 


Tags Terkait :
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu


Berita
Intip Xpeng GX, SUV Canggih Yang Segera Diluncurkan

Xpeng resmi memulai produksi massal global untuk GX, sebuah SUV full-size enam penumpang yang sudah dibekali teknologi steer-by-wire generasi terbaru dari Bosch.

10 jam yang lalu


Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

1 hari yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu