Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Ancang-ancang Hadirkan MPV Listrik di Indonesia?

Toyota merasa siap membuat MPV listrik asalkan infrastruktur dan kebijakan pemerintahnya mendukung.
Berita
Jumat, 1 September 2017 09:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pemerintah Indonesia sedang bertekad memberikan dorongan pada industri otomotif untuk membuat mobil listrik. Hal ini dilakukan oleh pemerintah yang mentargetkan setidaknya 20 persen mobil yang ada di jalanan adalah mobil listrik.

Mengetahui hal ini, pihak PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyampaikan kesiapan mereka dalam memproduksi mobil listrik. Namun dengan catatan segala aturannya sudah dibuat dengan jelas.

"Asalkan infrastruktur dan kebijakan pemerintahnya mendukung, kami pasti akan siap. Karena apabila kita sudah siap dan ternyata kedua hal tersebut belum mendukung, sama saja bohong," ujar Bob Azam selaku Direktur Administrasi TMMIN yang dikutip dari DetikOto.

Namun banyak juga yang mempertanyakan apakah mungkin teknologi mobil listrik dibuat pada sebuah MPV? Menjawab pertanyaan tersebut, pihak TMMIN menyampaikan MPV bisa saja menjadi sebuah mobil listrik juga.

"Secara teknologi sih memungkinkan (produksi mobil listrik untuk MPV). Tetapi infrastrukturnya memungkinkan apa tidak. Itu yang menentukan, bukan ukuran dan tipe mobilnya. Kesiapan dan edukasi para pengendaranya juga penting," ujar Bob.

Dia pun menambahkan bahwa memang peralihan dari mobil bermesin bensin ke mobil hybrid saja juga masih membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Di Negara tetangga saja, Thailand, itu butuh waktu sekitar 4 – 5 tahun untuk dapat beralih dari mobil berbahan bakar minyak ke mobil hybrid. Memang butuh waktu," tambahnya.

Dengan sifat konsumen di Indonesia saat ini, tidak bisa diperkirakan berapa lama waktu yang harus dilalui untuk melakukan peralihan itu karena dipastikan membutuhkan waktu dan tidak bisa serta merta dirubah.

"Kita tidak bisa memperkirakan kapan semuanya akan siap. Tidak akan bisa loncat secara instan dari mobil bensin ke Electric Vehicle (EV). Pasti harus mempunyai tahap dan proses seperti ke tipe hybrid dulu, baru setelah itu ke EV," tambah Bob. 

Baca juga:

Nissan Gandeng Dongfeng Untuk Bikin SUV, Untuk Indonesia Kah?


Tags Terkait :
Toyota
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota Kijang Innova Reborn Masih Tetap Dipertahankan Di Indonesia

– Toyota Kijang Innova Reborn masih memiliki tempat penting di pasar Indonesia.

10 jam yang lalu


Berita
Nissan Fairlady Z24 Dapat Upgrade Dengan Sentuhan Leluhur. Indonesia Jadi Negara Pertama di ASEAN Yang Disapa

Nissan Fairlady Z facelift Indonesia GIIAS diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai peluncuran pertama di ASEAN dengan upgrade desain bumper G-nose terinspirasi generasi S30.

1 hari yang lalu


Berita
Menguji Ketangguhan Toyota Hilux 2026 di Lintasan Off-Road, Ini Keunggulannya

Kami merasakan langsung performa dari Toyota Hilux di lintasan off-road. Begini impresinya.

1 hari yang lalu


Berita
Alasan Toyota Belum Minat Terjunkan PHEV di Indonesia

PT Toyota Astra Motor (TAM) tampaknya masih melihat teknologi hybrid sebagai pilihan elektrifikasi yang paling sesuai untuk pasar Indonesia.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

3 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

4 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

5 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

7 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

8 jam yang lalu