Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Suzuki Indonesia Buka Suara Terkait Nasib Ertiga Diesel

Ini kata Suzuki Indonesia terkait nasib Ertiga penenggak solar.
Berita
Senin, 13 November 2017 10:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Suzuki Indonesia yang sudah punya produk bermesin diesel, sampai saat ini gaungnya kurang terdengar. Ternyata ada beberapa hal yang diakui Suzuki terhadap kondisi produk bernama Ertiga Diesel Hybrid itu.

Walau tak bisa dibilang tak laku, namun PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyebut penjualanya memang tak merata di penjuru Indonesia.

"Ertiga diesel, rata-rata main di (terjual) 150 unit per bulan. Itu juga di daerah-daerah orang yang concern dengan fuel consumption, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tapi konsentrasi tetap di pulau jawa karena terkait dengan kualitas bahan bakarnya," ungkap Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT SIS (10/11).

Dibawanya Ertiga peminum solar tersebut dari India bahkan diakui sebagai tes pasar alias pilot project. Dan sejak kemunculannya beberapa bulan lalu sampai sekarang ternyata disebut sebagai fase edukasi ke masyarakat.

"Kami masih jadikan Ertiga Diesel Hybrid sebagai pilot project. Edukasi ke masyarakat apakah sudah bagus atau tidak? Suzuki melihatnya bahwa untuk konsumen sendiri dalam menyambutnya belum begitu baik, sehingga kita perlu waktu lebih panjang lagi untuk si diesel itu (model bermesin diesel lainnya) apakah bisa masuk ke Indonesia atau tidak," sambung Harold Donnel, Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT SIS.

"Dari sisi penjualan (Ertiga diesel) kami tidak menemui kendala, hanya dari sisi edukasi saja," tutup Harold.
 


Tags Terkait :
Suzuki Ertiga
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
LMPV Masih Jadi Favorit, Inilah Rajanya Di 2025

LMPV masih menjadi mobil yang digemari di tanah air dan masih menyumbang penjualan yang cukup signifikan

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga LMPV terbaru (Desember 2025)

Meski banyaknya merek asal Cina yang merangsek pasar mobil Indonesia, namun segmen LMPV masih menjadi favorit di mana segmen ini didominasi oleh merek asal Jepang

1 hari yang lalu


Berita
Deretan Promo Spesial dari Mitsubishi, Toyota, Suzuki, Honda, dan BAIC di GIIAS Makassar 2025

Berbagai merek otomotif menghadirkan promo spesial di ajang GIIAS Makassar 2025. Mitsubishi, Toyota, Suzuki, Honda, dan BAIC menawarkan beragam program penjualan menarik dengan bonus eksklusif.

2 minggu yang lalu

Daftar Harga
Dari Avanza Hingga Stargazer, Inilah Daftar Harga LMPV Terbaru (Juli 2025)

Meski banyaknya merek asal Cina yang merangsek pasar mobil Indonesia, namun segmen LMPV masih menjadi favorit di mana segmen  ini didominasi oleh merek asal Jepang.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Geely Bakal Kembali Bawa Zeekr Dan Perkenalkan Brand Lynk & Co Di Indonesia

Zeekr dan Lynk & Co bakal hadir di Indonesia dibawah naungan Geely Group.

7 jam yang lalu


Berita
Dunlop Rilis Ban Blue Response TG, Penerus SP Sport LM705

Dunlop merilis ban baru yang bisa digunakan semua mobil, baik ICE maupun EV.

7 jam yang lalu


Berita
GAC-Toyota bZ7, Kolaborasi Teknologi Dengan Xiaomi Dan Huawei

GAC-Toyota bZ7, sedan listrik murni di segmen D, dijadwalkan meluncur resmi Maret mendatang.

12 jam yang lalu


Berita
Setelah G3 dan G3+, Polytron Bersiap Hadirkan Mobil Listrik Terbaru

Polytron bersiap meluncurkan mobil listrik terbaru tahun ini. Isyarat kuat mengarah ke segmen SUV listrik dengan produksi lokal CKD di Indonesia.

14 jam yang lalu


Berita
Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Tuntas, Tempuh 7.000 km Non Stop

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa resmi capai garis finish di Medan Sumatera Utara.

16 jam yang lalu