Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Selain SPBU, Shell Juga Akan Hadirkan Tempat Isi Ulang Mobil Listrik di Eropa

Tidak mau ketinggalan zaman, Shell juga ikut kembangkan teknologi pengisian baterai mobil listrik.
Berita
Rabu, 13 Desember 2017 15:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat ini kita tahu bahwa Shell adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas bisa dibilang sedikit bertolak belakang dengan kendaraan listrik yang saat ini sedang berkembang. Namun ternyata Shell tidak mau berdiam saja, karena mereka juga tengah mencari jalan untuk bisa ikut masuk ke dalam industri pendukung mobil listrik.

Menurut yang diberitakan AutoExpress, hal ini membuat Shell melakukan kerjasama dengan beberapa pabrikan mobil besar di dunia seperti BMW Group, Daimler, VW Group dan Ford dan setelahnya perusahaan ini akan meluncurkan jaringan pengisian daya mobil listrik di Eropa. Jenis charger atau pengisi daya yang dipilih Shell adalah fast charging layaknya yang ada pada fitur pengisian daya gadget.

Shell kabarnya akan menamai jaringan charger mobil listrik ini sebagai Ionity. Ionity diklaim mampu memberikan kapasitas pengisian daya hingga 350 kilowatt yang diklaim sanggup mengisi baterai hingga 80 persen hanya dalam waktu 15 menit saja.

Itu adalah durasi waktu yang sangat cepat untuk ukuran charging mobil listrik. Rencananya, Shell sudah memiliki Ionity di 400 titik lokasi stasiun pengisian di beberapa negara dalam lingkup benua Eropa pada 2020. Shell juga mengusahakan agar anjungan pengisian ini kompatibel dengan semua mobil listrik yang masuk dan terdaftar dalam protokol Combined Charging Standard (CCS). Standar yang digunakan pada mobil klasifikasi ini berbeda dengan standar pengisian yang digunakan oleh Tesla.

Sebagian besar stasiun Ionity akan berada di rest area jalan tol, dan lokasinya dipastikan berdekatan dengan SPBU bahan bakar fosil reguler milik Shell. 

Baca juga: Waduh, Toyota C-HR Kena Recall Di Amerika Serikat


Tags Terkait :
Shell SPBU
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Harga BBM Wilayah Jabodetabek Untuk 1 Maret Melonjak

Untuk SPBU Shell masih belum ada stok hingga saat ini.

1 hari yang lalu


Berita
Awal Februari Harga BBM Di Wilayah Jakarta Turun Lagi

Penurunan harga di bulan Februari termasuk signifikan jika dibandingkan harga bulan Januari

1 hari yang lalu

Berita
Sebelum Lebaran 2026 SPBU Swasta Bisa Jualan BBM Lengkap Lagi

Khusus solar akan diwajibkan pakai produk hasil kilang Pertamina.

1 hari yang lalu


Berita
BBM Non Subsidi Wilayah Jakarta Turun Harga Serempak

Harga yang naik ataupun turun secara berkala mengikuti tren harga minyak dunia dari nilai tukar rupiah.

1 hari yang lalu


Terkini

Daftar Harga
Daftar Harga HYUNDAI Terbaru (Maret 2026)

Hyundai menjadi salah produsen asal Korea Selatan yang tengah serius menggarap pasar otomotifnya di Indonesia.

2 menit yang lalu


Berita
Kementerian ESDM: Jangan Panic Buying Dalam Membeli BBM

Stok BBM nasional 20 hari lebih karena daya tampung kilang bukan kemampuan dalam menyediakan BBM

1 jam yang lalu


Berita
Imbas PPN Dihapus, Xpeng Naik Harga Hingga Rp 100 Juta

Xpeng merilis harga terbaru untuk G6 dan X9 yang masing-masing mengalami kenaikan harga.

17 jam yang lalu


Berita
Pemilik XPeng Gratis Pemeriksaan Kendaraan Selama Program Mudik 2026

Xpeng Indonesia merilis paket pemeriksaan secara gratis menghadapi mudik lebaran 2026.

17 jam yang lalu


Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

18 jam yang lalu