Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Proton Iriz Urung Berhadapan Dengan Honda Jazz Di Indonesia

Proton Iriz ternyata punya dua pilihan mesin di negara asalnya, Malaysia. Tapi kemungkinan besar hanya mesin terkecil yang masuk ke Indonesia.
Berita
Senin, 13 Februari 2017 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Proton Iriz yang tengah bersiap debut di Indonesia sepertinya bakalan punya perbedaan spesifikasi dengan yang ada di negara asalnya, Malaysia. Perbedaan mendasar ada di sektor dapur pacunya.

Seperti yang dibisikkan sumber terpercaya kami (9/2), city car ini hanya akan tersedia dengan mesin 1.300 cc. Padahal seperti yang dijelaskan di laman resmi Proton Edar Malaysia, Iriz punya dua pilihan mesin.

Proton MY

Di Negeri Jiran itu, Iriz tersedia dengan mesin 1.300 cc bertenaga 93 dk di putaran 5.750 rpm dan torsinya 120 Nm di 4.000 rpm. Dapur pacu inilah yang diduga kuat hadir di engine bay Iriz spek Indonesia.

Sementara pilihan kedua Iriz di sana adalah mesin 1.600 cc bertenaga 107 dk di 5.750 rpm dan torsi 150 Nm pada 4.000 rpm. Angka torsi tersebut bahkan lebih besar dibanding Honda Jazz yang bermesin 1.500 cc dan berdaya 118 dk di 6.600 rpm dengan torsi 145 Nm / 4.800 rpm. 

Alhasil Iriz bakal punya posisi di kelas Daihatsu Sirion dan Mitsubishi Mirage. Semakin menarik, karena kehadirannya seolah bareng dengan kemunculan cikal bakal Chevrolet Spark generasi terbaru yang tahun ini juga bakal dirilis. Maka semoga saja Proton Indonesia mematok harga yang kompetitif untuk calon hatchback andalannya itu.

Mesin Proton Iriz yang menganut konfigurasi empat silinder juga sudah berteknologi Variable Valve Timing (VVT). Tersedia transmisi otomatik CVT dan manual 5 percepatan untuk meladeni mesin tersebut. Satu lagi yang jadi point plus Iriz, ia punya rating 5 bintang dari uji tabrak ASEAN NCAP. 


Tags Terkait :
Proton Iriz Honda Jazz
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

VIDEO: Crash Test Proton Persona (ASEAN NCAP)

Proton Persona sukses menjalani uji tabrak dengan baik.

Crash Test | 4 tahun yang lalu

Berita
Komunitas yang Setia Menunggu Bangkitnya Proton Indonesia

Sampai sejauh ini geliat merek Proton seolah mati suri. Namun ternyata unit mobilnya masih eksis di Indonesia walau dalam jumlah yang tak banyak. Bahkan komunitasnya masih eksis.

6 tahun yang lalu


Berita
Begini Nasib Proton di Indonesia Sekarang

Menepis beberapa isu tak sedap, pihak Proton menyatakan keterangannya memalui keteranga tertulis.

6 tahun yang lalu


Berita
Cara Daihatsu Membuat Sirion Survive di Segmen City Car

Untuk tetap bertahan di segmen ini, Daihatsu pun memberikan jurus yang dianggap jitu pada Sirion.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Jaecoo Bakal Boyong SUV 7 Seater Dengan Bekal Teknologi Elektrifikasi Lagi Tahun Ini

Jaecoo rencanakan rilis SUV 7 seater elektrifikasi di Indonesia 2026. Model NEV hadirkan teknologi HEV hingga BEV, ungkap Business Unit Director Jim Ma.

3 jam yang lalu


Berita
Seperempat Dari Populasi Volvo EX30 Di Indonesia Terkena Recall Karena Baterai

Recall Volvo EX30 Indonesia baterai: Seperempat dari 85 unit tahun 2024 terdampak cacat produksi modul sel yang berpotensi panas berlebih. Volvo hubungi konsumen.

4 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 07 EV Dengan Blade Battery Gen 2 Resmi Meluncur, Lebih Hemat Dan Canggih

BYD Seal 07 EV resmi dijual dengan blade battery generasi terbaru. Apa saja keunggulannya?

5 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga NISSAN Terbaru (Maret 2026)

Baru-baru ini Nissan menghadirkan anyar andalannya di Indonesia, yakni All New Nissan X-Trail.

7 jam yang lalu


Berita
Xpeng G6 Kini Punya Varian EREV Di Cina

Xpeng resmi meluncurkan G6 EREV

8 jam yang lalu