Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pelumas Pertamina Lubricants Jajaki Pasar Afrika dan Eropa!

Penandatangan kerjasama distribusi sudah dilakukan untuk masuk pasar 2 negara ini.
Berita
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pelumas buatan Indonesia dengan merek Pertamina Lubricants siap masuk pasar Italia dan Afrika Selatan. Pada Senin (16/10), PT Pertamina Lubricants telah menandatangani satu kontrak kerjasama dan satu Memorandum of Understanding Distributorship di Kantor Kementerian Perdagangan untuk mendistribusikan produknya ke mancanegara.
 
Penandatangan pertama dilakukan dengan Italian Petrol Company untuk kerjasama kontrak pemasaran pelumas Pertamina di Italia selama periode tiga tahun dengan estimasi nilai sebesar USD 3 Juta. Penandatanganan dilakukan Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Afandi dengan CEO Italian Petrol Company Alessando Adinolfi.

 
Selanjutnya dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan calon distributor pelumas Pertamina dari Johannesburg, Afrika Selatan. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Afandi dengan Direktur JEBRS 13 GROUP Jarred Deacon.

"Dengan kedua kerjasama ini, kami berharap pelumas Pertamina dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dunia dan dapat meyakinkan konsumen global bahwa mutu dan kualitas produk Indonesia tidak perlu diragukan lagi, khususnya untuk sektor pelumas. Kami yakin, pelumas Pertamina dapat bersaing dengan baik dan akan terus berupaya membawa Pertamina mendunia. “ ungkap Afandi, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants dalam keterangan pers.


Tags Terkait :
Pertamina Pelumas Oli
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pertamax Green 92 Akan Dijual Lebih Mahal

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pangsa pasar jenis bahan bakar itu sulit untuk disubsidi.

2 tahun yang lalu

Berita
Siap-siap! Sebentar Lagi Beli Pertalite Akan Dibatasi

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Ia menyatakan bahwa siap untuk mengimplementasikan pembatasan pembelian BBM dengan RON 90 itu di Indonesia

3 tahun yang lalu


Berita
Kebijakan Pembatasan Pertalite Bisa Picu Masalah Baru

Salah satu usulannya adalah melarang mobil dengan kapasitas 2.000 cc ke atas untuk konsumsi Pertalite.

3 tahun yang lalu


Berita
Ini Cara Beli Pertalite dan Solar Tanpa Aplikasi Mypertamina

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan, pendaftaran tidak hanya bisa dilakukan melalui aplikasi MyPertamina.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
iCAR V23 Mendapat Penghargaan Dari Desainnya Yang Menarik

iCar V23 mendapatkan penghargaan karena memiliki desain yang menarik dan mencuri perhatian banyak pencinta otomotif.

59 menit yang lalu


Berita
Freelander 8, Hasil Kolaborasi Chery Dengan Jaguar Land Rover Segera Dijual

Freelander 8 segera dirilis ke pasaran setelah wujud produki massal mereka muncul ke publik.

1 jam yang lalu


Berita
Denza N9 SUV Lawan BMW X7 Terpergok Dalam Pengujian, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Denza N9 spesifikasi vs BMW X7 terungkap saat prototipe SUV PHEV tiga baris diuji di Australia dengan setir kanan, tenaga gabungan 680 kW, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik.

2 jam yang lalu


Berita
ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun

Pergerakan harganya secara langsung mengikuti tren harga minyak dunia.

6 jam yang lalu


Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

7 jam yang lalu