Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mitsubishi Klarifikasi Kabar Jumlah SPK Xpander Tak Valid

Sempat tersiar kabar bahwa puluhan ribu SPK Xpander tidaklah valid jumlahnya. Dan inilah respon Mitsubishi.
Berita
Kamis, 19 Oktober 2017 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mitsubishi Xpander yang tengah menuai jumlah pemesanan fantastis sempat mendapat berita miring. Ada kabar bahwa puluhan ribu SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) Xpander adalah tidak valid dan hanya sedikit yang terealisasi sampai ke konsumen.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) pun langsung membantah hal tersebut. Dalam keterangan tertulis (18/10), PT MMKSI menyebut adanya informasi mengenai 58% SPK Mitsubishi Xpander yang tidak valid, memastikan bahwa seluruh SPK Mitsubishi Xpander yang telah terkumpul hingga hari ini merupakan data yang valid.

"Dan seluruhnya telah melakukan pembayaran Down Payment (DP) minimal Rp 5.000.000 sebagai tanda jadi pemesanan yang tercatat di SPK," tulis PT MMKSI.

"Fokus kami adalah pengiriman unit Xpander kepada konsumen sesuai jadwal dengan urutan pemesanan dengan sistem first in first out. Untuk mempercepat jadwal pengiriman unit kepada konsumen, kami telah mempercepat penerapan shift dua di pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia yang memproduksi Xpander untuk meningkatkan produktivitas pabrik tersebut." ungkap Osamu Iwaba, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI.

Update terkini, LMPV pertama yang dirilis Mitsubishi Indonesia ini telah membukukan SPK lebih dari 27.000 unit. Dan sekali lagi, PT MMKSI memastikan data SPK ini adalah benar dan valid.


Tags Terkait :
Mitsubishi Xpander
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Desain Mobil Terbaik 2025 Di Jepang, Mitsubishi Destinator

Karakter desain eksterior yang solid ditambah unsur fungsionalitas maksimal jadi karakter utama.

9 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Bawa Deretan Model Terbaru Di JMS 2025, Dari Delica Hingga Outlander

Mitsubishi menghadirkan beberapa produk baru di Japan Mobility Show 2025. Apa saja?

9 bulan yang lalu


Pikap
Mitsubishi Perkenalkan "Triton Hiromi" Di Tokyo Auto Salon 2025

Desainnya hasil jajak pendapat terbuka tahun 2024

1 tahun yang lalu


Berita
Akankah Mitsubishi Bawa Produk Yang Dipamerkan Di Japan Mobility Show 2023 Ke Indonesia?

Mitsubishi hadir pada ajang Japan Mobility Show 2023 dan tentunya membawa model-model andalannya.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
BlackVue ELITE 10 Debut di GIIAS 2026, Dashcam Kini Dibekali AI Copilot

Keunggulan yang ditawarkan produk ini adalah hadirnya fitur AI Copilot yang terintegrasi dengan aplikasi BlackVue Fleeta.

15 menit yang lalu


Berita
Volvo EX90 Meluncur Di Indonesia, Harga Rp 2 Miliar

Volvo Car Indonesia menjadikan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai panggung bagi SUV listrik flagship mereka, Volvo EX90.

1 jam yang lalu


Berita
Honda Bidik Penjualan Lebih Besar di GIIAS 2026, Andalkan DP Ringan hingga Cicilan Mulai Rp1 Jutaan

Honda berikan berbagai promo menarik sepanjang GIIAS 2026 berlangsung.

10 jam yang lalu


Berita
Harga LEPAS E4 EV di Indonesia Rp339 Juta, Klaim Jarak Tempuh 600 Km

LEPAS Indonesia resmi meluncurkan LEPAS E4 EV di GIIAS 2026 dengan harga Rp339 juta. SUV listrik ini menawarkan jarak tempuh hingga 600 km (CLTC).

10 jam yang lalu


Berita
Hal-hal Menarik Yang Bikin Wuling Aira EV Jadi Pusat Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Aira EV diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai city car listrik entry-level dengan harga di bawah Rp200 juta. Simak spesifikasi dan fitur harga Wuling Aira EV GIIAS 2026.

11 jam yang lalu